BANDUNG,WWW.PASJABAR.COM–Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Andang Firman Triyadi mahasiswa program doktor Ilmu Sosial pada Kamis (7/7/2022).
Acara yang berlangsung di Aula Mandalasaba dr.Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung ini diketuai oleh Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi M.Si.
Adapun disertasi yang disidangkan berjudul Model Rasional Komprehensif Kebijakan Penanganan Kawasan Pemukiman Kumuh di Kabupaten Ciamis.
Tim promotor diketuai oleh Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi M.Si. dan Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si sebagai anggota.

Andang memaparkan bahwa dengan bertambahnya kebutuhan ruang terus menjadi isu yang tidak pernah berakhir (the endless problems) dan menjadi isu strategis hampir di setiap negara, khususnya penyediaan ruang bagi perumahan warga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menempati wilayah-wilayah padat penduduk.
“Fenomena inilah yang menarik peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul Model Rasional Komprehensif Kebijakan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Di Kabupaten Ciamis,” ucapnya.

Adapun masalah penelitiannya adalah Pertama, Bagaimana proses formulasi kebijakan penanganan kawasan kumuh yang telah dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, Ke dua, Faktor-faktor apa saja yang menentukan model rasional komprehensif kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Ciamis dan Ke tiga, Bagaimana model rasional komprehensif kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Ciamis yang tepat dan komprehensif?
“Selanjutnya tujuan penelitian ini adalah Pertama, teridentifikasinya proses formulasi kebijakan penanganan kawasan kumuh yang telah dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, Ke dua, teridentifikasinya faktor-faktor yang menentukan model rasional komprehensif kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Ciamis dan Ketiga, tersusunnya model rasional komprehensif kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Ciamis,” paparnya.

Sedangkan teori model rasional komprehensif yang digunakan dalam penelitian ini berupa teori yang disampaikan oleh Patton dan Sawicki (2013; 4).
“Metode penelitian yang digunakan berupa metode campuran (mixed methode) dengan pendekatan sekuensial eksploratori melalui fase kualitatif untuk mengeksplorasi faktor-faktor dan fase kuantitatif untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor melalui analisis faktor,” urainya.
Andang melanjutkan bahwa ada Faktor-faktor yang menentukan model rasional komprehensif kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Ciamis berupa tujuh indikator.
Indikator tersebut antara lain adanya tekanan-tekanan dari luar; lingkungan sosial; kebiasaan lama; sifat-sifat pribadi; keadaan masa lalu; tujuan yang akan dicapai; kelembagaan dan sumber daya; dan preferensi.

“Selain itu juga dalam penelitian ini ditemukan konsep baru (novelty) berupa dimensi yang dapat memperkuat indikator formulasi kebijakan antara lain adanya pembagian kewenangan, rencana pembangunan daerah, rencana aksi daerah, tematik kewilayahan, advokasi, serta monitoring dan evaluasi (monev) dalam setiap proses fomulasi kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Ciamis,” tandasnya
Hasil dari sidang ini, Andang Firman Triyadi dinyatakan lulus dengan IPK 3,69 dan hasil yudisium sangat memuaskan.
Andang yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis menyampaikan bahwa ia merasa senang selama menjalani perkuliahan di Pascasarjana Unpas.

“Senang sekali saya dapat berkuliah di Unpas, dosennya kooperatif, sehingga saya juga nyaman mengikuti pembelajaran,” ujarnya.
“Saya juga berharap semoga Unpas ke depan semakin bagus, semakin hebat dan menjadi universitas yang terbaik bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia,” pungkasnya. (tiwi)







