CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Harga Cabai Rawit Melambung Tinggi, Petani Resah Tanamannya Dicuri

Nurrani Rusmana
19 Juli 2022
Harga cabai rawit masih tinggi.

Tanaman cabai rawit di Sentra Pertanian Lembang, Kabupaten Bandung. (Foto: uby/pastv)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional masih tinggi. Seperti di Sentra Pertanian Lembang, Kabupaten Bandung, harga cabai kini mencapai Rp120.000 perkilogram. Kenaikan harga tersebut sudah terjadi sebelum Hari Raya Idul Adha.

Faktor cuaca menjadi penyebab harga cabai rawit mahal. Lantaran tanaman tidak tahan dengan hama patek pada musim pancaroba kali ini. Sehingga mengakibatkan batang dan daun tanaman kering serta buah cabai jadi busuk sebelum memasuki masa panen.

Baca juga:   Koswara: Pers sebagai Cahaya Informasi di Era Digital

“Harga cabai pasca Idul Adha melonjak hingga diatas Rp100.000 perkilogram. Penyebabnya hama yang menyerang hampir seluruh tanaman. Mulai dari ranting, daun, tanaman menjadi rusak dan busuk,” ujar Wawan, salah seorang petani cabai di Kampung Cibodas Manoko Lembang, Selasa (19/7/2022).

Dia mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi hama yang menyerang tanaman cabainya, yaitu dengan menyemprot pestisida. Namun upaya ini tidak membuahkan hasil.

Baca juga:   FOTO : Demo Buruh Tolak Upah Minimum 2021

Sebanding lurus dengan serangan hama, produksi cabai juga terus merosot. Sehingga berpengaruh terhadap volume penjualan ke pasar.

Menurutnya, di sisi lain, saat harga cabai yang sedang melambung tinggi membuat petani juga diresahkan ancaman pencurian tamanan miliknya. Sebab pencuri bukan hanya mengincar cabai yang masih bagus, tetapi buah yang terserang patek menjadi incaran para pencuri karena masih laku dijual.

Baca juga:   Satu Pegawai Positif COVID-19 Pemkot Bandung Minta Pabrik Pakaian Ini Tutup 

Para petani pun silih berganti melakukan penjagaan di area perkebunan untuk mengantisipasi pencurian. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: cabai rawitharga cabai rawitpetani


Related Posts

harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Nasional Berfluktuasi, Cabai Rawit Merah Masih Tertinggi

6 Mei 2026
harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Nasional Berfluktuasi, Cabai Rawit Merah Capai Rp64 Ribu

25 April 2026
harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Rawit dan Ayam Alami Kenaikan

26 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.