CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sekda Kota Bandung Khawatir Kondisi Keluarga di Kota Bandung

Yatti Chahyati
23 Juli 2022
Sekda Kota Bandung Khawatir Kondisi Keluarga di Kota Bandung

Anak - anak di kota bandung mengikuti puncak harganas Kota bandung di balaikota Bandung yang digelar DPPKB, Sabtu (23/7/2022). (Foto : PUT/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter

*) Peringatan Harganas DPPKB Kota Bandung

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pergeseran nilai dan kebudayaan di tengah masyarakat belakangan ini, merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan bagi Sekda Kota Bandung, Ema Sumrana. Hal itu diungkapkan dalam kegiatan Hari Keluarga Nasional ke 29 yang digelar Dinas Pengendàlian Pendudukan dan Keluarga Berencana Kota Bandung di Balaikota bandung, Sabtu (23/7/2022).

“Sekarang kehidupan kita sudah saangat terpegaruh dengan keberadaan gawai,” ujar Ema yang ditemui usai peringatan hari keluarga nasional di Balaikota Sabtu (23/7/2022).

Ema mengatakan kekhawatirannya, kegiatan dan kebersamaan bersama keluarga sekarang yang sebagai formaalitas. Sebagai contoh, Ketika makan malam bersama di luar rumah, saat sudah melihat menu masing-masing anggota keluarga sibuk dengan gawai masing-masing.

Baca juga:   Luar Biasanya Semangat Tempur Dari Persib Bandung

Selain itu, saat orang tua sampai ke rumah sepulang kerja, tidak langsung merinteraksi dengan anak-anaknya, melainkan langsung membuka gawai. Sehingga komunikasi dan interaksi dengan anak-anak snagnat kurang.

“Harus kita evaluasi, siapa tahu kita juga termasuk salah satu di antara yang seperti itu,” katanya.

Padahal lanjut Ema, keberadaan keluarga sebagai organikasi terkecil sangat penting dalam menghadirkan individu yang lebih baik.

Sekda Kota Bandung, Ema Sumrana. (Foto : PUT/PASJABAR)

Ema mengaku miris mendengan berita di beberapa daerah ada kasus bullying dan penyiksaan terhadap anak. Belum lagi ada kasus anak yang kabur karena kelaparan dan tidak bisa menapatkan makanan.

“Di mana peran keluarga dan lingkungan yang tidak bisa melindungi dan mengayomi anak-anak,” sesalnya.

Baca juga:   Pemkab Bandung Klaim Berhasil Tekan Inflasi Daerah Lewal OPM

Demikian halnya dengan beberapa kejadian kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi di tengah populasi anak jalanan di Kota Bandung. Unutk menyelesaikan masalah ini, Ema mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian sebagai bagian dari Forkopinda.

“Apalagi di jalanan sangat mudah anak terkontasimasi pengaruh buruk narkoba dan minuman keras. Di mana jika sudah berada di bawah pengaruh minuman beralkohol dan narkoba, maka otaknya juga tidak akan bisa digunakan dengan baik,” jelasnya.

Meski demikian, Ema menolak jika dikatakan Kota Bandung tidak aman.  “Tiak ya (Tidak aman,red) secara umum Kota Bandung masih dalam kondisi yang kondusif,” tegasnya.

(Foto : PUT/PASJABAR)

Untuk itu, lanjut Ema, Pemkot Bandung sudah menuangkan rencana pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kebijakan Umum Aanggaran (RKUA) yang berpihak pada pembangunan dan perkembangan anak dan kesejahteraan keluarga.

Baca juga:   23 Ribu Warga Bandung Disuntik Vaksin Tahap Dua

“Meski demikian, menanggulangi masalah anak dan keluarga tersebut bukan hal yang bisa diselesaikan satu SKPD,” teangnya.

Ema mencontohkan untuk pembangunan kampung KB, bukan berarti ada pembanguna secara fisik. Melainkan ada pembentukan mental dan psikologis terkait pembentungkan keluarga yang Tangguh.

“Di sisi lain, kita juga sudah memberikan perhatian lebih kepada P2TP2A sebagai UPT yang menangani kekerasan pada anak dan KDRT, sehingga bisa membantu menangnani atau mencegah bertambahnya kasus angka kekerasan di lingungan keluarga,” paparnya.

Dalam kegiatan ini DPPKB bersama Pemkot Bandung menggandeng www.pasjabar.com menjadi media partneh kegiatan.(put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPPKBHarganas. pemkot bandungSekda Kota Bandung


Related Posts

siaga banjir bandung
HEADLINE

Kesiapsiagaan Banjir: Sekda Bandung Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

30 November 2024
Tok, Ada 1508 Tak Boleh Nambah PKL Di Monju
PASBANDUNG

Tok, Ada 1508 Tak Boleh Nambah PKL Di Monju

23 Januari 2024
Forum RT dan RW Mitra Strategis Pembangunan di Kota Bandung
PASBANDUNG

Peringati Harganas: Kota Bandung Sukses Turunkan Angka Stunting

14 Juli 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.