CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Persib Susah Menang, Robert Alberts Banyak Alasan

Nurrani Rusmana
5 Agustus 2022
Persib Bandung.

Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung masih puasa kemenangan. Dua laga di Liga 1 2022/2023 diakhiri dengan sekali imbang dan sekali kalah di kandang.

Salah satu penyebab sulitnya Persib menang adalah keroposnya pertahanan. Sudah lima gol bersarang di gawang Persib dalam dua laga.

Yang jadi sorotan, mayoritas gol yang dicetak ke gawang Persib berawal dari serangan balik. Namun pelatih Robert Alberts membantahnya.

“Saya tidak merasa kami banyak kebobolan dari serangan balik,” ucap Robert, Kamis (4/8/2022).

Baca juga:   Head to Head Persib Vs Madura United: Maung Bandung Dominan

Ia lalu menyebut satu contoh gol yang bukan berasal dari serangan balik lawan. Gol itu adalah yang dicetak Sani Rizki, pemain Bhayangkara FC.

“Jika melihat laga melawan Bhayangkara kami harus kebobolan secara tidak perlu dari situasi set piece, bukan dari serangan balik,” ungkapnya.

Gol Sani saat itu memang krusial. Sebab, berkat gol itu kemenangan Persib seketika buyar. “Jika itu bisa diatasi, kami mampu meraih tiga poin,” cetusnya.

Baca juga:   Respon Robert Soal Ekspektasi Tinggi Usai Kalahkan Arema

Sedangkan saat kalah 1-3 oleh Madura United, ia beralasan pemainnya keasyikan menyerang. Sehingga tim ri akhir laga harus memuai malu di kandang sendiri.

“Di laga terakhir, ketika skor berubah menjadi 1-1, tim terlalu terpacu untuk naik menyerang, karena itu ada ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan oleh Madura untuk menembus pertahanan kami,” jelasnya.

“Itu adalah suatu kesalahan dan tidak seharusnya terjadi,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

Ia lalu menyinggung soal kerugian yang diderita Persib saat melawan Madura. Persib harusnya mendapatkan penalti, sedangkan Madura Unit3d tak seharusnya mendapatkannya.

Baca juga:   Tsimikas Patah Tulang Selangka, Bukayo Saka Minta Maaf

Tetapi seperti yang saya katakan, jika ada VAR saya rasa kami memenangi pertandingan itu. Dua penalti yang seharusnya diberikan (kepada Persib) diabaikan (wasit), sedangkan penalti yang didapat oleh mereka,” ungkaonya.

“Jika melihat dari video itu tidak seharusnya menjadi penalti karena tangan kiper meraih bola lebih dulu. Jadi itu adalah momen yang menentukan,” tandas Robert. (ars)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pelatih persibpemain persibpersibRobert Alberts


Related Posts

dukungan bobotoh
HEADLINE

Dukungan Bobotoh Menggema di GBLA Jelang Persib Hadapi Persija

7 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Buka-bukaan Pelatih Persib Bandung Jelang Lawan Persija

7 Mei 2026
Bojan Hodak
HEADLINE

Bojan Hodak Bicara soal Hinaan dari Suporter

7 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.