CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Dosen Unpas Beri Langkah Preventif Dalam Tanggapi Kasus HIV

Nissa Ratna
15 September 2022
Dosen Unpas Beri Langkah Preventif Dalam Tanggapi Kasus HIV

Dosen Unpas Beri Langkah Preventif Dalam Tanggapi Kasus HIV (Foto: Unpas.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Kabar 414 mahasiswa Bandung positiv HIV yang mencuat beberapa pekan lalu membuat media sosial gempar.

Kabar tersebut mengacu pada data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung yang menyebut hingga Desember 2021, dari 5.943 warga Bandung pengidap HIV, mahasiswa menyumbang kasus sebanyak 6,97 persen atau 414 orang.

Namun, dikonfirmasi Ketua Sekretariat KPA Kota Bandung Sis Silvia Dewi, data itu merupakan akumulasi dari tahun 1991 sampai 2021 yang dikelompokkan berdasarkan pekerjaan.

Persentase mahasiswa justru paling banyak disorot meski relatif lebih kecil jika dibanding persentase pekerjaan lainnya. Karyawan swasta 30 persen, wiraswasta 15 persen, dan ibu rumah tangga 11 persen.

Penanggulangan HIV Belum Maksimal

Dosen Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Pasundan Charisma Asri Fitrananda, S.I.Kom., M.I.Kom. mengatakan, di satu sisi ia prihatin karena mahasiswa turut menyumbang kasus positif HIV.

Baca juga:   Pengenalan HIV Harus Dari Sejak Dini

Di sisi lain, ia menyayangkan tidak adanya konfirmasi oleh wartawan terkait data yang valid ke KPA Kota Bandung. Data yang beredar terlanjur viral dan membuat KPA Kota Bandung kesulitan menanggulanginya.

“Di Indonesia, penanggulangan HIV sulit dilakukan karena akan berbenturan dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Apalagi HIV muncul akibat aktivitas amoral, misalnya seks bebas, penggunaan jarum suntik bergantian, dan sebagainya,” katanya, Rabu (14/9/2022) dilansir dari Podcast Ilkom Unpas.

Berbagai langkah preventif yang selama ini diupayakan pun sering dianggap tabu. Minimnya edukasi inilah yang membuat penyuluhan tentang HIV tidak berjalan efektif.

Baca juga:   Tingkat Literasi Anak-anak di Jawa Barat Masih Rendah

Dari hasil penelitiannya, Charisma menemukan bahwa remaja hingga usia SMA belum bisa berekspresi dengan bebas karena masih berada di bawah pengawasan orang tua.

“Saat kuliah, mereka merasakan free life, sehingga kerap terjadi hipermoralitas atau kesan melumrahkan. Moral mahasiswa di lapangan sudah bias, mereka tidak dapat lagi membedakan mana yang baik dan buruk karena sudah hiper,” terangnya.

Apabila mahasiswa terjerumus ke pergaulan bebas, bahkan mendekati atau melakukan hal-hal yang berpotensi menularkan HIV, menurutnya langkah preventif yang paling mudah dan murah bisa diawali dari lingkungan keluarga.

“Keluarga berperan penting dalam melindungi dan mengingatkan,” sambungnya.

Baca juga:   Aqiqah Berbagi Solusi Cegah Stunting di Masa Pandemi

Pentingnya Memahami Komunikasi Kesehatan

Mengenai pemberitaan di dunia kesehatan, ia menilai perlu ada wawasan soal Komunikasi Kesehatan. Di Ilkom Unpas, Komunikasi Kesehatan merupakan mata kuliah baru yang terdapat dalam kurikulum MBKM.

Komunikasi Kesehatan tidak membahas medis dan kedokteran secara spesifik, melainkan kontribusi komunikasi di dunia kesehatan. Misalnya tindakan preventif yang bisa dilakukan insan komunikasi untuk menanggulangi penyakit, dan lain-lain.

“Jadi lebih mengarah ke penyebaran informasi berbasis digital. Biasanya informasi kesehatan yang diberikan oleh praktisi kesehatan kepada penyintas kurang efektif karena menggunakan bahasa medis. Maka dibutuhkanlah insan komunikasi yang bisa menganalisis dan mendekati khalayak dengan cara berbeda,” pungkasnya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: HIV


Related Posts

PASNUSANTARA

IAC Desak Kejagung Tuntaskan Penyidikan Dugaan Korupsi Obat AIDS

2 Maret 2020
PASBANDUNG

Pengenalan HIV Harus Dari Sejak Dini

2 Desember 2019

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.