CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

KKN UNSIKA 2022: Ungkap Pemanfaatan Hama Telur Keong Mas

Tiwi Kasavela
17 September 2022
KKN UNSIKA 2022: Ungkap Pemanfaatan Hama Telur Keong Mas

KKN UNSIKA 2022: Ungkap Pemanfaatan Hama Telur Keong Mas (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Kelompok 1 KKN Universitas Singaperbangsa Karawang melakukan Workshop Pemanfaatan Telur Keong Mas Menjadi Pupuk Organik Cari (POC) belum lama ini di Café Bumdes Desa Curug.

Workshop mengambil tema ‘’Membangun Desa Curug Menuju Desa Yang Melek Literasi, Numerisasi, Science Dan Teknologi’’.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini untuk menambah wawasan kepada para Kelompok Tani agar bisa lebih memanfaatkan hama yang ada menjadi pupuk organic cair.

Pupuk organik cair dibuat menggunakan bahan bahan yang mudah didapatkan seperti saori saos tiram, micin, telur bebek, air, dan tentu saja telur keong mas.

Adapun pemateri yang hadir dalam workshop ini diantaranya Wakil Dekan Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Darso Sugiono, S.P., M.P selaku dan Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Huwaida Alifiah.

Selain itu, Kelompok 1 KKN di Desa Curug juga menghadirkan dosen pembimbing lapangan Kelompok 1, Iyan Rosita Dewi Nur, M.Pd , perwakilan GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) H. Uming, Patriot Desa Curug, dan Putri Octa selaku delegasi perwakilan dari kelompok-kelompok KKN yang ada di Desa Curug untuk berpartisipasi dalam rangka acara Workshop Pemanfaatan Telur Keong Mas Menjadi Pupuk Organik Cari (POC).

Baca juga:   Sekilas Paguyuban Pasundan: 9 (Sembilan) Rahasia Gemilang (1)

Darso Sugiono, S.P., M.P mengatakan bahwa pembahasan materi penyuluhan sesuai permasalahan dan kebutuhan petani, di mana hama utama padi salah satunya keong mas yang menyerang pada fase vegetatif tanaman sampai umur padi 10 hari setelah tanam.

“Materi yang disampaikan kita fokus ke telur keong mas yang memang belum banyak masyarakat petani mengetahui potensi telur keong mas bisa dijadikan pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk,” tuturnya.

Adapun kondisi pada saat ini mengeluhkan biaya produksi budidaya padi salah satunya mahalnya pupuk bahkan sering terjadi kelangkaan pupuk.

Baca juga:   Mantap! Kopma Unpas Raih Penghargaan Dari Pemkot Bandung

“Hal ini tentunya petani harus berpikir lebih kreatif menemukan solusi untuk mengatasi hal tersebut, maka salah satu alternatifnya petani harus membuat pupuk sendiri yang berasal dari masalah yang ada disawah yaitu hama keong mas,” ungkapnya.

“Ternyata pada telur keong mas memiliki kandungan unsur hara makro dan mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman padi, tentunya untuk bisa dimanfaatkan ada tahapan atau cara bagaimana telur keong mas tersebut bisa dijadikan pupuk yaitu dengan cara difermentasi dengan campuran beberapa bahan yang mudah didapatkan dan juga murah salah satunya dengan menambahkan micin,” tambahnya.

“Kenapa micin karena salah satu kandinganya adalah natrium yang sama sama terkandung juga pada telur keong mas,” imbuhnya.

Dimana natrium tersebut terang Darso kegunaanya bagi tanaman adalah dapat merangsang membukanya stomata sehinga unsur hara akan optimal diserap oleh tanaman dan proses metabolisme dalam tubuh tanaman akan bekerja secara maksimal dan pertumbuhan tanaman akan baik, sehingga diharapkan akan meningkatkan hasil produksi tanaman padi.

Baca juga:   HIMABI STKIP Pasundan Sertijab Pengurus Baru Periode 2021-2022

Sementara itu, perwakilan GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) H. Uming dengan senang hati mendukung program kerja Workshop Pemanfaatan Telur Keong Mas Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang dilakukan oleh mahasiswa atau mahasiswi KKN Unsika untuk menciptakan inovasi terbaru bagi para petani dalam mengelola hama yang ada menjadi pupuk.

“Program kerja ini sangat bagus. Menjadi ilmu bagi saya beserta petani di yang asalnya tidak pernah tahu cara pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan bahan dari telur keong mas yang mana telur keong mas ada di area petani. Pokoknya sangat-sangat bermanfaat bagi para petani,” tandasnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: KKN UNSIKA 2022


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.