CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Gerakan Pengambilan Ijazah untuk SMA/SMK Digencarkan

Nurrani Rusmana
21 September 2022
Kepala Bidang Pengembangan SMK Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edi Purwanto (kanan) di sela-sela acara Gebyar Pengambilan Ijazah, di SMKN 5 Kota Bandung, Rabu (21/9/2022).

Kepala Bidang Pengembangan SMK Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edi Purwanto (kanan) di sela-sela acara Gebyar Pengambilan Ijazah, di SMKN 5 Kota Bandung, Rabu (21/9/2022). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Guna memenuhi hak siswa mendapatkan ijazah, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) menggelar Gebyar Pengambilan Ijazah, Rabu (21/9/2022). Gerakan pengambilan ijazah SMA/SMK telah dilakukan di SMKN 5 Kota Bandung.

“Gerakan pengambilan ijazah ini akan dilakukan secara masif di tingkat SMK yang berada di Jawa Barat,” ujar Kepala Bidang Pengembangan SMK Disdik Jabar, Edi Purwanto di sela-sela acara Gebyar Pengambilan Ijazah di SMKN 5 Kota Bandung, Rabu (21/9/2022).

“Terlebih untuk mengambil ijazah sendiri, tidak ada beban yang harus ditanggung oleh orang tua atau para alumni lantaran pemerintah sudah menanggung biaya Pendidikan,” sambungnya.

Dilansir dari ANTARA, Edi mengatakan khusus lulusan SMK ada kecenderungan dunia kerja lebih melihat sertifikat kompetensi anak SMK untuk kerja di industri.

Baca juga:   Januari 2021, Jabar Siap Gelar Sekolah Tatap Muka

Kendati demikian, pihaknya menilai ijazah diperlukan, terutama untuk para alumnus yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jadi para alumni rata-rata langsung bekerja. Terus keasyikan bekerja, akibatnya ijazah masih berada di sekolah. Seolah-olah ditahan sama pihak sekolah. Padahal tidak sama sekali,” katanya.

Selama ini, pengambilan ijazah baik SMA, SMK, maupun SLB negeri tidak dipungut biaya. Namun sering kali para alumnus yang telah bekerja menunda mengambilnya di sekolah asal lantaran ijazah kelulusan justru tidak begitu diperhitungkan dalam industri.

SMKN 5 Menggelar Gebyar Pengambilan Ijazah

Berdasarkan kecenderungan itu, SMKN 5 Kota Bandung menggelar Gebyar Pengambilan Ijazah. Pihak sekolah itu juga menyiapkan inovasi layanan dari rumah ke rumah melalui kurir untuk ijazah yang belum diambil alumnus.

Baca juga:   SPMB 2025 Jangan Jadi Hambatan Akses Anak Sekolah

Kepala SMKN 5 Dini Yuningsih mengatakan pihaknya secara bertahap menyerahkan ijazah tersebut kepada para alumnus, sedangkan untuk tahun 2022, acara Gebyar Pengambilan Ijazah dilaksanakan sejak bulan Juli lalu.

“Lalu gebyarnya kami siapkan kembali untuk ngegas biar banyak lagi pengambilannya di bulan September tanggal 6, kemudian 19 September ada gebyar lagi untuk semua kompetensi keahlian dan semua tahun. Dan sekarang alhamdulillah di hari ini 21 September kami laksanakan gebyar kembali,” ujarnya.

Menurut dia, biasanya para alumnus yang belum mengambil ijazah diakibatkan sibuk bekerja, adapun ijazah-ijazah yang belum diambil pemiliknya kebanyakan lulusan 2022 dengan total sekitar 500 ijazah.

“Biasanya, kalau alumni SMKN ini, setelah lulus langsung bekerja ditempat PKL-nya dulu. Hanya berbekal sertifikat kompetensi. Padahal ijazah ini penting, kalau mau melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi kan butuh ijazah,” katanya.

Baca juga:   Penyaluran Bansos Rp1,2 Juta Disambut Antusias Warga Kota Bandung

Hingga saat ini, Dini mengungkapkan, jumlah ijazah yang sudah diambil mencapai 80 persen dari total sekitar 500 ijazah.

Pihaknya juga tengah mempersiapkan inovasi lainnya untuk menggencarkan pengiriman dari rumah ke rumah melalui kurir bilamana jumlah ijazah yang tersisa sudah puluhan lembar.

Salah seorang orang tua yang anaknya lulus dari SMKN 5 Kota Bandung, Ratih Sentani, membenarkan kendala pengambilan ijazah karena kesibukan anaknya yang sudah bekerja di luar kota.

“Iya memang, anak saya setelah beres sekolah langsung bekerja di luar kota. Oleh karena itu baru diambil sekarang, padahal sudah dari tahun lalu lulusnya. Adanya Gebyar Pengambilan Ijazah ini sangat membantu saya,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: disdik jabargerakan pengambilan ijazah


Related Posts

SMA Terbuka
HEADLINE

Disdik Jabar Evaluasi Program SMA Terbuka, Tingkatkan Akses Pendidikan

13 November 2025
Tes Kompetensi Akademik
HEADLINE

Disdik Jabar Pastikan Tes Kompetensi Akademik Tertib dan Kondusif

6 November 2025
Larangan Siswa Bawa Motor
PASPENDIDIKAN

Ramai Lagi Siswa Bawa Motor Ke Sekolah, Disdik Tegaskan Lagi Aturan

1 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.