CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Kini Program Kang Pisman Diterapkan di Setiap RW Kota Bandung

Nurrani Rusmana
23 September 2022
Kini Program Kang Pisman Diterapkan di Setiap RW Kota Bandung.

Pemilahan sampah yang dilakukan oleh warga Kota Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Program pemilahan sampah yang bernama “Kang Pisman” (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) saat ini berlaku di setiap rukun warga (RW) di Kota Bandung yang jumlahnya mencapai 1.568 RW.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Bandung, Jumat mengatakan permasalahan sampah tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah meski sudah kewajiban.

Ema menyebut saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana mengumpulkan seluruh ketua RW untuk membahas hal tersebut.

Baca juga:   Menpora Meninjau Pertandingan Persib vs PSS Sleman di GBLA

“Suatu saat bakal dikumpulkan semua RW. Nanti duta sampah itu bakal memberi edukasi pencerahan, kenapa RW saya bisa (menerapkan Kang Pisman) dan RW saya tidak bisa,” ujarnya.

Menurutnya, jika program Kang Pisman berjalan di seluruh titik, maka volume timbulan sampah bisa dikurangi. Nantinya permasalahan sampah bakal selesai dari tingkat hulu yakni rumah tangga.

Baca juga:   Pemerintah Inggris Kembali Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Bandung

“Di berbagai titik itu berjalan, sampah selesai di lokasi, dipisahkan mana organik, anorganik, dan yang residu, artinya kalau sudah begitu sampah bakal sangat berkurang,” katanya.

Selain sampah rumah tangga, Ema menuturkan berbagai pasar di Kota Bandung sangat berkontribusi besar terhadap timbulan sampah. Dia menilai para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di pasar masih kurang kepedulian terhadap penanganan sampah.

Baca juga:   HJKB ke-214, 4.244 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Kurang Mampu

“Mereka berkontribusi besar menghasilkan sampah, asal buang dan tidak ada kepeduliannya, jadi asal buang saja, itu saya lihat contohnya di Sudirman, Pasar Ciroyom,” tuturnya.

Diketahui, Program Kang Pisman merupakan rencana yang sudah dibuat dari tahun 2018. Program dilakukan guna menanggulangi permasalahan sampah yang menumpuk di Kota Bandung, demikian Ema Sumarna. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kang pismanpemkot bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.