CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASHIBURAN

Film “Jagat Arwah” Tampilkan 5 Pantangan di Jawa

Nurrani Rusmana
30 September 2022
Poster Film Jagat Arwah. (Foto: Instagram @sheiladaisha)

Poster Film Jagat Arwah. (Foto: Instagram @sheiladaisha)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Film “Jagat Arwah” telah tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 29 September 2022. Film ini menceritakan kematian Sukmo (Kiki Narendra) secara mendadak dan mencurigakan. Raga (Ari Irham), putra dari Sukmo, menelusuri kehidupannya yang penuh hal mistis.

Termasuk kenyataan bahwa ia merupakan keturunan penyeimbang Jagat Arwah sekaligus Jagat Manusia yang bergelar Aditya ke-7. Mimpi jadi anak band terkenal harus ia pertaruhkan demi melanggengkan tradisi keluarganya.

Dibantu pamannya, paklik Jaya (Oka Antara), Raga berusaha mengendalikan kekuatan di dalam dirinya dan bertemu dengan arwah-arwah yang masih memiliki hubungan dengannya diperjalanan; Noni (Cinta Laura), Kunti (Sheila Dara) dan Genderuwo (Ganindra Bimo).

Baca juga:   Fairy Garden Tawarkan Wisata Edukasi untuk Anak-anak di Libur Nataru 2024

Film ini menawarkan atmosfer klenik yang diberi sentuhan fantasi dan menyiratkan beberapa pantangan yang bila diabaikan konon dapat menyebabkan malapetaka.

Dilansir dari siaran resmi Visinema pada Jumat (30/9/2022), berukut ini lima pantangan di Jawa yang ditampilakan dalam film “Jagat Arwah”.

1. Ora Rukun Marang Wong Tuo (tidak rukun dengan orang tua)

Hubungan Raga (Ari Irham) dengan ayahnya, Sukmo (Kiki Narendra) digambarkan penuh ketegangan dan tidak harmonis. Keduanya memiliki masalah komunikasi yang fatal hingga ciptakan perang dingin selama bertahun-tahun. Mengacu pada salah satu mitos di Jawa, apabila sang anak mengabaikan kondisi yang buruk dengan orang tuanya, ia berpeluang mendapatkan masalah di masa mendatang.

Baca juga:   Ketulusan Cinta Sejati Hadir Dalam HEART Vidio Original Series

2. Mangan Ndisiki Wong Tuo (makan mendahului orang tua)

Masih seputar hubungan Raga dan sang Ayah, orang-orang Jawa juga sangat mementingkan etika bahkan sampai di ranah dapur. Mereka percaya makan mendahului orang tua juga miliki konsekuensi tersendiri.

3. Keluar rumah larut malam diculik makhluk halus

Dalam film “Jagat Arwah”, Raga seringkali pulang ke rumah larut malam setelah sibuk latihan band. Sesuai pantangan nenek kakek terdahulu, berkeliaran lewat Maghrib bisa diculik oleh makhluk halus.

Dalam film “Jagat Arwah”, Raga diikuti oleh salah satu arwah gentayangan di dekat tempat tinggalnya, dengan lokasi syuting di Kaliangkrik.

4. Burung gagak pertanda buruk

Orang-orang Jawa percaya bahwa burung gagak yang berkeliaran di sekitar rumah merupakan pertanda buruk. Selain itu, kicau burung pipit juga mengindikasikan hal serupa, tepatnya menjadi pertanda akan segera datangnya berita yang menyedihkan. Meski tidak eksplisit, film “Jagat Arwah” menyelipkan beragam pertanda sebelum hal buruk tiba.

Baca juga:   Joker Box Office di Pasar Internasional

5. Bersiul malam hari bisa mengundang kuntilanak

Tokoh Kuntilanak (Sheila Dara) merupakan salah satu arwah yang memegang peranan penting dalam cerita “Jagat Arwah”. Bedanya, tanpa bersiul, Raga sudah memiliki keterikatan sendiri dengan Kunti yang berkaitan dengan masa lalu mereka. Hal ini sering diasosiasikan sebagai wejangan bagi seseorang untuk tidak menyebabkan keributan pada malam hari. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: filmhororjagat arwahpantangan di Jawa


Related Posts

Mother Mary
HEADLINE

Film Mother Mary Produksi A24 Tayang di Indonesia Mulai 24 April

22 April 2026
Rekomendasi Film Natal Keluarga Pilihan Tontonan Libur Akhir Tahun
HEADLINE

Rekomendasi Film Natal Keluarga Pilihan Tontonan Libur Akhir Tahun

15 Desember 2025
dopamin film
HEADLINE

Film Dopamin Raih Antusiasme Tinggi dan Jadi Perbincangan Penonton

15 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.