CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Pakar Unpas Soal Migrasi BBM ke Kendaraan Listrik: Ide Bagus, Tapi Harus Matang

Nissa Ratna
3 Oktober 2022
Foto : Pameran Kendaraan Listrik
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Belum lama ini, Presiden Joko Widodo menginstruksikan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai kepada jajarannya di pusat dan daerah.

Hal tersebut diatur dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah.

Pakar Kebijakan Ekonomi dan Dosen FEB Universitas Pasundan Acuviarta Kartabi, S.E., M.E. menilai, penggunaan kendaraan listrik untuk operasional pemerintah dirasa sangat baik.

“Rencana migrasi kendaraan berbasis BBM ke listrik itu ide bagus karena memungkinkan untuk digunakan pada jarak-jarak operasional pemerintah, tapi jangan sporadis,” katanya, Jumat (30/9/2022).

Baca juga:   Ribuan Mahasiswa Peraih IISMA Berangkat ke Luar Negeri

Kendati demikian, ia mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur, memperhitungkan biaya penggunaan kendaraan listrik, dan tidak menjadikan migrasi ini sebagai ladang bisnis.

“Harga mobil listrik kan tidak murah. Jangan sampai jadi ladang oligarki di sekitar presiden, karena kita tahu ada banyak kebijakan pemerintah yang ‘dimanfaatkan’, seperti saat pandemi Covid-19,” tegasnya.

Migrasi kendaraan listrik rupanya turut dibarengi dengan wacana untuk mengalihkan penggunaan listrik masyarakat dari yang berdaya 450 VA ke daya 900 VA. Acuviarta menuturkan, perubahan daya ini tidak masalah, asal tetap disubsidi.

“Saya pribadi tidak masalah jika dayanya dinaikkan ke 900 VA, tapi disubsidi. Kalau tidak, saya tidak setuju, karena standar minimal untuk masyarakat miskin harus tetap dapat subsidi,” katanya.

Baca juga:   Siswa SMA Pasundan 7 Ingin Banggakan Negara dari Pencak Silat

Dia menambahkan, saat ini PLN tengah mengalami over suppy listrik sebanyak 6 Giga Watt (GW), sehingga migrasi telah sesuai momentum.

“Saya kira itu kebijakan bagus, asal tidak dimanfaatkan penunggang bebas. Importir kendaraan listrik jangan ditunjuk oligarki,” terangnya.

Jangan Sekadar Gimmick

Dicetuskannya penggunaan mobil listrik, kata dia, sebetulnya sudah cukup lama. Bahkan telah dikembangkan oleh Dahlan Iskan ketika menjabat sebagai Menteri BUMN.

“Sudah dikembangkan sejak dulu, jadi bukan ide baru dan saya harap rencana penggunaan mobil listrik ini bukan sekadar gimmick/pencitraan. Harus diimplementasikan dengan road map yang jelas,” tuturnya.

Baca juga:   STKIP Pasundan Cimahi Mewisuda 1337 Lulusan Secara Virtual

Disinggung soal kemungkinan meroketnya harga listrik pasca migrasi, dia mewanti-wanti agar tidak seperti transisi minyak tanah ke LPG. Untuk itu, rencana yang disusun mesti benar-benar matang.

Ia juga menyarankan agar pengguna kendaraan listrik memperoleh insentif dari pemerintah, misalnya potongan pembayaran pajak. Sebab, mereka membantu mengurangi konsumsi bahan bakar secara langsung.

“Sekarang tinggal bagaimana PLN bisa mengoperasikan pembangkit listriknya menggunakan non BBM, salah satunya memanfaatkan panas bumi atau energi terbarukan lainnya. Jangan justru beralih ke listrik, tapi BBM dipakai PLN untuk supply listrik,” tukasnya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kendaraan listrik


Related Posts

Pemerintah Siapkan Program Insentif Bagi Masyarakat yang Ingin Beli Kendaraan Listrik
PASBANDUNG

Pemerintah Siapkan Program Insentif Bagi Masyarakat yang Ingin Beli Kendaraan Listrik

8 November 2023
Jabar Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik secara Pentahelix
PASJABAR

Jabar Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik secara Pentahelix

10 November 2022
pameran kendaraan listrik di ciwalk 4
PASBANDUNG

Pakar Unpad: Energi Surya Dukung Era Kendaraan Listrik

26 September 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.