CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

HIMA PKnH FKIP Unpas Kedepankan Ospek Tanpa Perpeloncoan

Tiwi Kasavela
10 Oktober 2022
HIMA PKnH FKIP Unpas Kedepankan Ospek Tanpa Perpeloncoan

HIMA PKnH FKIP Unpas Kedepankan Ospek Tanpa Perpeloncoan (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Perkenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru di singkat PKKMB yang dulu sering kita kenal yaitu OSPEK.

Merupakan kegiatan yang lumrah dilakukan oleh Universitas atau perguruan tinggi, yang dimana PKKMB ini sebagai ajang bagi mahasiswa baru untuk mengenali seputar kampusnya itu sendiri.

Dari mulai fasilitas, Organisasi, Unit kegiatan mahasiswa, teman seaangkatannya hingga lingkup civitas akademik.

Di dalam sejarahnya ospek mulai ada itu pada saat masa kolonial belanda, salah satunya di sekolah kedokteran bumiputera yang pertama yaitu STOVIA(School tot Opleiding van inlandsche Artsen) sekitar tahun 1851-1926 masehi, yang dimana pernah diceritakan Jacob samallo dalam memoar “Kenangan dari kehidupan siswa STOVIA 25 tahun lalu” yang termaktub dalam buku Perkembangan Pendidikan Kedokteran di Weltevreden. Singkatnya bahwa pada masa itu Ospek di adakan sebagai ajang senior untuk memanfaatkan mahasiswa baru untuk keuntungan diri sendiri, dari mulai disuruh mengelap sepatu bahkan hingga menjadi kurir bagi para seniornya, bahkan Mahasiswa baru di haruskan memanggil Tuan kepada seniornya itu.

Mahasiswa Jurusan PPKN FKIP Unpas Semester V, Muhamad Arpan (ist)

PKKMB sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya dilaksanakan oleh Universitas Pasundan juga, yang dimana ada tiga tingkatan PKKMB yang harus di tempuh mahasiswa sebelum ia mengenyam bangku perkuliahan.

Yaitu diantaranya PKKMB tingkat Universitas, PKKMB tingkat Fakultas dan PKKMB tingkat Program studi.

Hampir sama dengan PKKMB pada umumnya bahwasannya isi dari kegiatan PKKMB ini memperkenalkan selingkup yang ada di dalam Universitas Pasundan.

Terkhusus PKKMB Program Studi itu memiliki keunikannya tersendiri, PKKMB di Program studi PPKn salah satunya, yang dimana kegiatan PKKMB ini selalu miliki nama khusus yang dimana itu identik dengan Istilah yang ada di PPKn. pada tahun 2022 sekarang, PKKMB PPKn menggunakan nama kegiatan yaitu ASPIRASI yaitu akronim dari “Ajang Silaturahmi dan Pengenalan Orientasi Program Studi” yang dimana Berbicara arti dari pada Aspirasi itu sendiri ialah bentuk daripada harapan, menurut Hurlock (1979), Aspirasi didefinisikan sebagai keinginan yang kuat dan usaha yang dilakukan untuk meraih sesuatu yang lebih tinggi dari keadaan sekarang, keinginan tersebut dapat berupa keinginan meningkatkan status individu, maupun keinginan yang tidak wajar dan terlalu berani.

Baca juga:   Junjung Persatuan NKRI, HIMA PKnH FKIP Unpas Gelar Religious Discussion

Kenapa pada PKKMB kali ini HIMA PKnH selaku penitia Pelaksana menggunakan nama ASPIRASI karna pada dasarnya mahasiswa harus bisa membangunan keinginan yang kuat dan usaha dalam meraih keinginan tersebut harus bisa lebih tinggi dari keadaannya sekarang.

Tema yang diangkat pada PKKMB inipun yaitu “Mahasiswaku sebagai Penjaga Pilar Bangsa” yang dimana berbicara Pilar bangsa maka kita berbicara pondasi kuat yang menopang berdiri nya bangsa Indonesia, diantaranya : 1. Pancasila, 2. UUD NRI 1945, 3. NKRI dan 4. Bhineka tunggal Ika.

Seperti yang telah di sampaikan oleh saya  sebagai Ketua Departemen 1 sekaligus ketua Pelaksana PKKMB ASPIRASI tahun 2022 ini yaitu: bahwasaanya berbicara Pilar bangsa maka kita pasti berbicara terkait Pancasila yang dimana dirumuskan sebagai Falsafah dan pandangan hidup bagi masyarakat Indonesia serta dasar negara Indonesia.

Juga membahas terkait UUD NRI 1945 yang dimana dasar hukum utama bagi beririnya bangsa Indonesia. Dan NKRI membahas terkait bentuk negara indonesia yang di sepakati yaitu negara kesatuan yang berbentuk republik dimana bersifat tunggal dan secara historis masyarakat Indonesia bersatu dan sepakat untuk membentuk Negara dengan harapan agar kehidupan mereka dalam bermasyarakat secara Nasional itu bisa tertata. Serta Bhineka tunggal ika yang dimana membahas terkait bahwasannya kekuatan utama Indonesia bukan dari pada pemerintahnya atau bahkan militernya tapi itu terbangun dari semangat juang rakyat Indonesia yang bersatu pada melawan penjajahan dari Sabang sampai merauke dalam rangka untuk merdeka dari pada belenggu penjajah.

Baca juga:   Dukung Program MBG, Pemkot Bandung Siapkan Anggaran Rp26 Miliar

Dimana mahasiswa sebagai penjaga pilar bangsa itu tersebut sebenarnya sudah tertanam dari pada Peran  mahasiswa itu sendiri yaitu diantaranya mahasiswa sebagai Agen Of Change yang dimana mahasiswa berperan dalam terjadinya suatu perubahan terutama dari mulai sebelum saat bahkan pasca Gejolak Kasi tahun 1998.

Kemudian Mahasiswa sebagai Sosial Control dimana mahasiswa sendiri berperan sebagai pengontrol dari pada terjadinya gejolak sosial yang sedang atau bahkan sebelum terjadi.

Berikutnya yaitu Moral Force mahasiswa bisa menjadi penguat moral dan juga teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia. terus mahasiswa sebagai Guardian Of Value yaitu mahasiswa harus mampu dan berperan besar dalam menjaga nilai luhur yang sudah di akui secara global sepertu kejujuran, keadilan, tanggung jawab dan lainnya.

Di samping itu, Mahasiswa berperan sebagai Iron Stock yang dimana mahasiswa ialah sebagai penerus dari pada bangsa Indonesia ini kedepannya maka dari sudah melekat pada nilai itu mahasiswa dapat di katakana berperan besar dalam menjaga Pilar yang menjadi Pondasi kokoh bangsa ini maka dari itu kita mahasiswa harus tetap memiliki semangat juang dan juga semangat dalam membangun terkhusus nilai diri sendiri hingga nilai luhur bangsa”.

Baca juga:   Memaknai PDKT "Pernah Dosa Kemudian Taubat" Bersama HIMA PKnH FKIP Unpas

Pada PKKMB Jum’at tanggal 7 Oktober tahun 2022 yang telah dilaksanakan HIMA PKnH, juga menghadirkan Rafael Situmorang S.H. dari Komisi 1 DPRD Jawa Barat. Yang dimana mengisi materi di PKKMB tersebut terkait Peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan dari Pilar bangsa Indonesia yang dimana beliau mengatakan

“Setiap gejolak yang timbul mau itu terkait isu politik sampai kesejahteraan sosial masyarakat apalagi berkaitan dengan penjaga Pilar bangsa itu mahasiswa memiliki peran central tersendiri”.

HIMA PKnH dalam terlaksananya PKKMB menghilangkan perpeloncoan bagi mahasiswa baru, dalam upaya itu mahasiswa baru mengenakan jas hitam, kemeja putih dan dasi hitam yang dimana biar mencerminkan seorang intelektual dan juga seorang pendidik yang berwibawa.

Kemudian mereka memakai Peci hitram yang dimana itu ialah simbol dari pada pemimpin Nusantara seperti yang digunakan oleh Presiden Indonesia diantaranya Ir. Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, SBY serta sekarang juga dipakai oleh Joko Widodo selaku presiden Indonesia masa sekarang.

Maka dari itu PKKMB ini di harapkan sebagai pintu pertama bagi mahasiswa baru PPKn FKIP Unpas untuk mengambil perannya sebagai mahasiswa dan penjaga Pilar Bangsa serta di harapkan mahasiswa ini dapat menjadi penerus yang akan memmimpin Indonesia 25 tahun kedepan.

Ditulis oleh : Mahasiswa Jurusan PPKn FKIP Unpas Semester V, Muhamad Arpan

(*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Hima PKnH FKIP UNPAS


Related Posts

HIMA PKnH FKIP Unpas Tingkatkan Solidaritas Bangsa Melalui Webinar "Budaya Sebagai Kekuatan Persatuan"
HEADLINE

HIMA PKnH FKIP Unpas Tingkatkan Solidaritas Bangsa Melalui Webinar “Budaya sebagai Kekuatan Persatuan”

25 Maret 2022
HIMA PKnH FKIP Unpas Ajak Jadi Muslim Sejati, Wujudkan Warga Negara Wasathiyah
HEADLINE

HIMA PKnH FKIP Unpas Ajak Jadi Muslim Sejati, Wujudkan Warga Negara Wasathiyah

23 Februari 2022
Memaknai PDKT "Pernah Dosa Kemudian Taubat" Bersama HIMA PKnH FKIP Unpas
HEADLINE

Memaknai PDKT “Pernah Dosa Kemudian Taubat” Bersama HIMA PKnH FKIP Unpas

16 Februari 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.