CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Promosi Doktor Ilmu Sosial Sri Sudartini Analisis Model Pemberdayaan Masyarakat Desa Siaga Aktif Mandiri untuk Penurunan Stunting

Nurrani Rusmana
18 November 2022
Sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Sri Sudartini, Jumat (18/11/2022).

Sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Sri Sudartini, Jumat (18/11/2022). (Foto: ran/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Sri Sudartini, Jumat (18/11/2022).

Sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Sri Sudartini, Jumat (18/11/2022).
Sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Sri Sudartini, Jumat (18/11/2022). (Foto: ran/pasjabar)

Acara yang berlangsung di Aula Mandalasaba dr.Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No. 41 Kota Bandung ini diketuai oleh rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Sp., M.Si., M.Kom.IPU.

Adapun disertasi yang disidangkan pada promosi Doktor Ilmu Sosial ini berjudul Model Pemberdayaan Masyarakat Desa Siaga Aktif Mandiri Dalam Mendukung Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Garut.

Sri mengungkapkan penelitian tersebut berkenaan dengan pemberdayaan masyarakat. Fokus penelitian ini adalah pengembangan model pemberdayaan masyarakat Desa Siaga Aktif Mandiri dalam mendukung penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Garut.

Baca juga:   Garuda Muda Fokus Hadapi Brasil Hari Ini, Nova Arianto Siapkan Kejutan di Piala Dunia U-17 2025

“Metode penelitian menggunakan metode kombinasi (Mixed-Methods) dengan strategi embedded concurrent. Metode penelitian ini penggabungan pendekatan kualitatif dan kuantitatif digunakan bersama untuk penelitian,” jelasnya.

Sri menambahkan, berdasarkan permasalahan, maka pendekatan yang digunakan adalah Soft System Methodology (SSM). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumen dan FGD. Sedangkan analisis data menggunakan analisis CATWOE dan analisis peran.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pada Desa Siaga Aktif di Kabupaten Garut berdasarkan data kualitatif dan kuantitatif menunjukkan hasil yang baik.

“Implementasi pemberdayaan masyarakat Desa Siaga Aktif di Kabupaten Garut berdasarkan teori ACTORS memberikan pemahaman bahwa terdapat aspek wewenang, kesempatan dan tanggung jawab dan dukungan menunjukkan hasil pelaksanaan Desa Siaga Aktif telah berjalan dengan baik,” katanya.

Baca juga:   Kolaborasi Unpas Dan Program Ayo Jadi Guru, Dorong Percepatan Karier Lulusan Pendidikan

Menurutnya, melalui penguatan model ini pemerintah daerah dapat mengatasi stunting melalui model pemberdayaan masyarakat Desa Siaga Aktif Mandiri yang merupakan hasil integrasi dari pemikiran konseptual dan hasil realita yang saling melengkapi, dan sebagai solusi dalam percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Garut.

IPK Sri Sudartini sebelum sidang terbuka adalah 3.67 dan IPK sidang terbuka 3.77. Berdasarkan hasil sidang tersebut, Sri Sudartini dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3.68 dengan yudisium sangat memuaskan.

Kesan Selama Kuliah di Universitas Pasundan

Sri Sudartini.
Sri Sudartini. (Foto: ran/pasjabar)

Sri mengatakan Unpas sebuah lembaga pendidikan yang sangat menjunjung tinggi sebuah proses. Menurutnya belajar bukan hanya sekedar mendapatkan nilai.

Baca juga:   Selesaikan Janji Politik, Plt Wali Kota Bandung Bakal Evaluasi Stafnya

“Belajar itu adalah sebuah komunikasi yang memang harus terjalin antara dosen dengan mahasiswa,” katanya.

Sri menyebut dosen di Unpas tidak pernah memberikan hambatan yang dibuat-buat. Tapi hambatan yang memang merupakan sebuah proses yang disadari oleh mahasiswa untuk dapat menimba ilmu.

“Saya secara pribadi di sini mendapatkan teman-teman yang luar biasa. Mereka itu kekeluargaannya tinggi dan kekompakannya membuat seseorang harus bisa maju,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan semoga ilmu yang telah diperolehnya dapat bermanfaat dan Unpas terus berjaya.

“Semoga ilmu yang saya peroleh bisa dijadikan sebagai ladang kebaikan, ladang amal dan diimplementasikan. Semoga Unpas terus berjaya dengan akreditasinya yang semakin baik,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: promosi doktor ilmu sosialSIDANG TERBUKAuniversitas pasundanunpas


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.