CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Kesulitan yang Dialami Tim DVI Polri Selama Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Nurrani Rusmana
27 November 2022
Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan dalam konferensi pers identifikasi DVI Polri terhadap korban gempa di RSUD Sayang Cianjur, Sabtu (26/11/2022).

Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan dalam konferensi pers identifikasi DVI Polri terhadap korban gempa di RSUD Sayang Cianjur, Sabtu (26/11/2022). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR, WWW.PASJABAR.COM – Beberapa kesulitan dialami Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri selama mengidentifikasi jenazah korban gempa di Kabupaten Cianjur.

Dilansir dari ANTARA, Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan mengatakan kesulitan tersebut mulai dari fasilitas pemeriksaan hingga kondisi jenazah.

Secara teknis, DVI Polri memiliki sumber daya manusia yang didukung Inafis, dua dokter forensik Polri, tiga dokter forensik setempat, dan teknisi.

“Kesulitannya karena semua dikerjakan marathon dengan fasilitas dua meja pemeriksaan. Sementara kami melakukan dasar identifikasi,” ungkap Eddy di RSUD Sayang Cianjur, Sabtu (26/11/2022).

Dia menjelaskan kondisi jenazah yang rusak seiring berjalannya waktu menjadi tantangan. Eddy mengatakan pihaknya beruntung mendapat bantuan Inafis dalam pemeriksaan sidik jari.

Baca juga:   TNI AU Gelar Doa Bersama Dengan Warga Korban Gempa Cianjur

Namun, pemeriksaan akan menjadi lebih kompleks apabila sidik jari tidak dapat diidentifikasi sehingga menggunakan peralatan lebih, tenaga, dan biaya untuk pemeriksaan DNA, seperti temuan bagian tubuh yang tengah diidentifikasi DVI Polri saat ini. “Menurut catatan kami ada tulang kepala, jadi agak susah,” katanya.

Eddy meminta masyarakat dan para keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke Posko Pengaduan Orang Hilang atau Posko Ante Mortem DVI di Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur.

DVI Polri Sudah Identifikasi 6 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Sebelumnya dilaporkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi enam jenazah, setelah menerima 14 kantong jenazah korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022) 2022 malam hingga Jumat sore.

Baca juga:   Brimob Polri Gunakan Motor Trail Jangkau Lokasi Pengungsian Terisolir

Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol dr Adang Azhar di RSUD Sayang Cianjur, Jumat (25/11/2022) mengatakan pihaknya sudah menerima sebanyak 145 kantong jenazah, terdiri atas 144 jenazah utuh dan satu berisi bagian tubuh.

“Pagi tadi kami telah kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah,” katanya.

Jenazah pertama dengan nomor PM 118, teridentifikasi sebagai Indri, wanita 24 tahun. Kedua, jenazah nomor PM 119 teridentifikasi sebagai Andika Sulaiman pria 34 tahun.

Ketiga, jenazah nomor PM 120 teridentifikasi sebagai Tatik Rohayati, wanita 56 tahun. Keempat, jenazah nomor PM 121 teridentifikasi sebagai Yayah Rodiyah, wanita 52 tahun.

Baca juga:   Banjir Masih Rendam Enam Kecamatan di Kabupaten Bandung

Kelima, jenazah nomor PM 122 teridentifikasi sebagai Yeni Siti Rubaeni, wanita 54 tahun, dan keenam jenazah nomor PM 123 teridentifikasi aebagai Fitrianingsih, wanita 24 tahun.

“Adapun jumlah total data yang sudah berhasil teridentifikasi sampai dengan hari ini, Jumat 25 November 2022 adalah sejumlah 130 jenazah, dan ada enam jenazah masih menunggu kelengkapan data antemortem. Sedangkan satu buah body part atau potongan tubuh masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut yaitu nanti menunggu hasil pemeriksaan DNA,” katanya.

Ia juga mengatakan delapan jenazah sedang dalam proses pemeriksaan dan masih berlanjut. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: DVI Polrikorban gempa cianjur


Related Posts

Universitas Gadjah Mada (UGM) juga memberikan bantuan biaya pendidikan bagi sejumlah mahasiswa yang terdampak gempa di Cianjur.
PASJABAR

Mahasiswa UGM yang Terdampak Gempa Bumi Cianjur Dapat Bantuan

14 Februari 2023
Bupati Sebut Korban Gempa Cianjur Menjadi 600 Orang Meninggal, Begini Respon Ridwan Kamil
PASJABAR

Bupati Sebut Korban Gempa Cianjur Menjadi 600 Orang Meninggal, Begini Respon Ridwan Kamil

14 Desember 2022
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungan kerja melakukan pembagian sembako di Yonif Raider 300 Cianjur, Kamis  (8/12/2022).
PASJABAR

Bantuan Renovasi Rumah Warga Korban Gempa Cianjur Nominalnya Bertambah

8 Desember 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.