CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Rumah Tahan Gempa Dibangun di Desa Sirnagalih Cianjur, Presiden Tinjau Pembangunan

Nurrani Rusmana
5 Desember 2022
Rumah Tahan Gempa Dibangun di Desa Sirnagalih Cianjur, Presiden Tinjau Pembangunan

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/12/2022). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 200 rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat saat ini sedang dibangun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meninjau langsung pembangunan tersebut.

“Ya, ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa,” kata Jokowi, Senin (5/12/2022).

Dilansir dari ANTARA, selain di lokasi tersebut, Pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lain. Relokasi tersebut diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa, terutama di Kecamatan Cugenang.

“Lokasi-lokasi (rumah) yang berada di center-nya gempa, utamanya di Cugenang, itu akan dipindahkan ke sini dan ke lokasi yang kedua tadi,” kata Jokowi.

Sementara itu, bagi warga yang tidak direlokasi, Pemerintah akan memberikan bantuan yang besarannya sesuai dengan tingkat kerusakan, yakni Rp50 juta untuk rumah rusak berat, Rp25 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah rusak ringan.

Baca juga:   Uu Ruzhanul Ulum Pastikan Kebutuhan Pengungsi Korban Gempa Cianjur Terpenuhi

Namun, untuk rumah rusak berat, Jokowi menambahkan akan ada yang direlokasi maupun dibangun kembali di tempat.

“Yang rusak berat itu ada yang direlokasi, ada yang tidak. Kalau tempatnya berbahaya, berada di garis patahan, garis sesarnya, itu yang dipindah. Kalau yang tidak dibangun, di tempat yang sama,” jelasnya.

Pembangunan Rumah Korban Gempa yang Direlokasi Gunakan Teknologi Risha

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto menjelaskan rumah yang akan dibangun di lahan seluas 2,5 hektare tersebut menggunakan teknologi rumah tahan gempa atau Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha).

Baca juga:   Sebagian Pengungsi Korban Gempa Cianjur Sudah Kembali ke Rumahnya

Di lokasi yang merupakan relokasi tahap satu tersebut, dari 200 unit pertama yang akan dibangun, Iwan menargetkan 80 unit pertama akan selesai pada akhir Desember 2022. Sisanya, sejumlah 120 unit, ditargetkan selesai paling lambat pekan ketiga Januari 2023, sehingga pada akhir Januari 2023 seluruh rumah sudah bisa ditempati.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memastikan lahan relokasi di tiga kecamatan salah satunya di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, untuk korban gempa sudah berdasarkan kajian matang dari BMKG dan instansi terkait dan layak untuk dijadikan hunian.

“Sudah dipastikan kalau lahan untuk relokasi warga korban gempa yang terparah di Cianjur, layak dan berdasarkan kajian dari BMKG dan instansi terkait lainnya,” katanya.

Pembangunan tahap awal akan dimulai Senin sebanyak 200 rumah di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, dengan target dapat cepat selesai dan dilanjutkan dengan pembangunan sekitar ribuan hunian lainnya. Sehingga pengungsi dapat segera meninggalkan posko dan hidup layak.

Baca juga:   Operator Eskavator Pencari Korban Gempa Cianjur Sempatkan Sholat Diatas Eskavator, Sholat Tak Tertinggal Sesibuk Apapun

“Segera dibangun dan secepatnya juga selesai, karena kasihan warga sudah hampir tiga minggu tinggal di dalam tenda. Meski sebagian besar saya pastikan dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Sesuai dengan permintaan pengungsi, tutur Jokowi, pembangunan yang dipimpin Kementerian PUPR dapat dilaksanakan. Termasuk pembangunan kembali rumah warga yang tidak direlokasi sudah dapat dilakukan tiga hari ke depan setelah uang bantuan disalurkan.

“Segera dilakukan pembangunan dan segera diselesaikan dengan cepat agar warga dapat menjalani kehidupan normal di dalam rumah bukan lagi di dalam tenda,” kata Presiden. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: gempa cianjurRisharumah tahan gempa


Related Posts

Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur Berasal dari Aktivitas Sesar Cugenang
PASJABAR

Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur Berasal dari Aktivitas Sesar Cugenang

24 Januari 2023
Gempa M 4,3 di Cianjur, 7 Warga Luka-luka
PASJABAR

Gempa M 4,3 di Cianjur, 7 Warga Alami Luka Ringan Hingga Berat

24 Januari 2023
Gempa 5,6 Mahnitudo Guncang Cianjur
PASJABAR

Gempa Cianjur Dipicu Karena Patahan Cugenang

9 Januari 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.