CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Kesadaran Masyarakat Soal Obat Harus Ditingkatkan

Nurrani Rusmana
26 Desember 2022
apoteker memiliki kewajiban untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Khususnya kesadaran soal konsumsi obat.

Apoteker memiliki kewajiban untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Khususnya kesadaran soal konsumsi obat. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, apoteker memiliki kewajiban untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya soal konsumsi obat.

“Apoteker harus meningkatkan kesadaran masyarakat soal penggunaan obat. Literasi akan meningkatkan pemahaman masyarakat untuk memilih dan mengkonsumsi obat sesuai aturan,” kata Yana.

Yana melontarkan itu pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia Kota Bandung, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu 24 Desember 2022.

Baca juga:   Remaja di Sukabumi Ditangkap Karena Edarkan Obat Keras Ilegal

Yana mengatakan, era industri 4.0 telah mengubah paradigma tentang sejumlah profesi, termasuk profesi apoteker. Di era ini, paradigma apoteker beralih dari ‘drug oriented‘ menjadi ‘patient oriented’.

“Kegiatan pelayanan kefarmasian yang hanya berfokus pada pengelolaan obat sebagai komoditas, berubah orientasinya menjadi pelayanan yang secara komprehensif bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien,” jelas Wali Kota Banudng.

Baca juga:   Obat Maag Kronis untuk Redakan Gejala Maag

Menurutnya, dengan paradigma “patient oriented”, apoteker harus meningkatkan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, dan perilaku agar dapat melaksanakan interaksi langsung dengan pasien.

“Bentuk interaksi itu antara lain pemberian informasi obat dan monitoring penggunaan obat supaya hasil akhir pengobatan dapat tercapai,” tutur Yana.

Sementara itu, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Bandung, Yena Iskandar mengatakan, organisasinya memang memiliki tugas untuk membina, menyayomi, hingga memberdayakan.

Baca juga:   Minum Suplemen Melatonin Karena Sulit Tidur? Jangan Sembarangan! Ini Aturannya

“Kami terus berkolaborasi dengan Pemkot Bandung terkait literasi, ini terus difokuskan. Pastinya agar aman, belilah obat di apotek, karena itu sebagai sarana resmi,” ujarnya. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Apotekerliterasi soal obatobat


Related Posts

Pesona Muslimah di Bulan Ramadhan: Meva.Id Tampilkan Koleksi Terbaru
PASKESEHATAN

Cara Minum Obat Saat Puasa

17 Maret 2024
Jangan Sembarangan Konsumsi Amoxicillin untuk Radang Tenggorokan, Ini Penjelasannya
PASKESEHATAN

Jangan Sembarangan Konsumsi Amoxicillin untuk Radang Tenggorokan, Ini Penjelasannya

17 Oktober 2023
Alami Insomnia? Berikut Obat Tidur yang Bisa Dikonsumsi Tanpa Resep Dokter
PASKESEHATAN

Alami Insomnia? Coba 7 Obat Herbal Ini

1 Oktober 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.