CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Spirit Baru Rumah Wakaf: Wakafmu Kekalkan Kebaikan

Avepasco
27 Maret 2023
CEO Rumah Wakaf, Soleh Hidayat

CEO Rumah Wakaf, Soleh Hidayat. (Foto: ave/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sejak berdiri tahun 2009 dan disahkan sebagai Lembaga Wakaf Nasional di tahun 2010, Rumah Wakaf terus melakukan pengembangan. Hingga akhirnya pada tahun 2014 Badan Wakaf Indonesia (BWI) telah menerbitkan izin Rumah Wakaf sebagai Lembaga Pengelolaan Wakaf Tunai.

Selanjutnya lembaga ini terus mengembangkan dan melakukan inovasi dalam pengelolaan wakaf di Indonesia dengan berbagai program. Bahkan, tidak hanya pengelolaan wakaf tunai, lembaga ini pun terus memperluas pengelolaan untuk berbagai wakaf, hingga di tahun 2023 ini Rumah Wakaf melakukan re-branding logo guna semakin mengoptimalkan pengelolaan wakaf.

Tahun ini sebuah logo berwarna hijau dengan simbol infinity diluncurkan Rumah Wakaf pada Senin (20/3/2023) di CGV Metro Indah Mall (MIM). CEO Rumah Wakaf, Soleh Hidayat menjelaskan simbol logo tersebut memiliki filosofi tak terhingga.

“Momen re-branding Rumah Wakaf kali ini yakni perubahan logo dan logo yang digunakan saat ini seperti simbol infinity. Dengan mengandung filosofi yaitu mengalir tidak pernah putus. Kita ingin wakaf itu sebagai amalan yang terus mengalir dan tidak terputus,” papar Soleh.

Baca juga:   Kisah Perajin Kendang Sunda Asal Bandung, Diminati Hingga Mancanegara

Lebih jauh Soleh juga menjelaskan simbol yang dipilih tersebut menceriminkan kehadiran Rumah Wakaf yang tidak sesaat, melainkan bisa dirasakan sepanjang masa oleh masyarakat.

Literasi Wakaf Masih Minim

Terlebih diakui Soleh, literasi wakaf hingga saat ini masih minim, apalagi dikalangan anak muda. Hal itu diakui Soleh, dilihat dari data hasil riset BWI Kemenag bahwa literasi wakaf masih ada diangka 50.8 persen.

“Angka literasi masih rendah, nah karena itu kami sejak 2019 sudah menggaungkan kampanye ‘Gelombang Wakaf’. Yakni roadshow mulai dari kampus ke kampus, sekolah ke sekolah, kota ke kota, hingga ke perusahaan dan juga komunitas. Pasalnya, banyak yang hanya mengetahui wakaf itu identik dengan tanah atau madrasah, padahal banyak wakaf yang belum diketahui,” bebernya.

Baca juga:   Warga Padati Kantor Pos Jalan Asia Afrika untuk Cairkan BLT BBM

Untuk tahun ini, lanjutnya, pihaknya menargetkan sekitar 15M untuk wakaf di bulan ramadan, sementara untuk total target di 2023 yaitu 90 M.

“Yang pasti tahun ini kami targetkan 40M untuk wakaf produktif dan wakaf sosial 50M sehingga total ada di 90M tahun ini. Untuk di ramadan ini, lembaga ini menargetkan pembangunan 99 masjid dengan nama susuai Asmaul Husna,” tambahnya.

Memiliki spirit baru dengan berganti brand, Rumah Wakaf hadir lebih optimal, apalagi, dengan adanya gempuran isu resesi di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi salah satu potensi wakaf produktif dan menjadi salah satu solusi.

“Beberapa pengambangan dari Rumah Wakaf yang dilakukan yaitu Wakaf Ibadah, Wakaf Derma, Wakaf Sukuk, Wakaf Saham, dan Wakaf Polis Asuransi. Kami juga memiliki inovasi layanan kemudahan dengan aplikasi wakaf yaitu waqf.id dan bisa berwakaf mulai dari Rp. 10.000,” ungkapnya.

Baca juga:   Dari Wakaf ke Ketahanan Ekonomi: Kebun Kelengkeng di Subang Diharapkan Jadi Sumber Beasiswa

Lewat Wakaf produktif, lembaga ini akan membangun sekolah International serta Klinik di Kota Bandung. “Klinik tersebut sudah mulai pembangunan dan sekitar 3 bulan lagi siap dibuka,” kata Soleh.

Rumah Wakaf Sudah re-Branding

Pada kesempatan yang sama, Bambang Pamungkas selaku Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) juga menjelaskan, Rumah Wakaf sudah re-branding dan kita berharap kedepan semakin maju dalam mengembangan perwakafan di Indonesia.

“Wakaf sedang tumbuh dan manfaatnya begitu terasa, Rumah Wakaf sudah 14 tahun berkiprah dalam mengelola wakaf,  manfaat luar biasa dan bisa memberdayakan masyarakat, yang tadinya aset wakaf tidak produktif  menjadi wakaf produktif,” tandasnya. (ave)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Rumah Wakafwakaf


Related Posts

Dari Wakaf ke Ketahanan Ekonomi: Kebun Kelengkeng di Subang Diharapkan Jadi Sumber Beasiswa
PASJABAR

Dari Wakaf ke Ketahanan Ekonomi: Kebun Kelengkeng di Subang Diharapkan Jadi Sumber Beasiswa

4 Mei 2026
Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.H., MBA. (berpeci)
HEADLINE

Dukungan Anggaran Pemprov Terhenti, Masjid Raya Provinsi Jawa Barat Kembali ke Status Masjid Agung Bandung

6 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.