CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Gerhana Matahari Hibrida Terjadi 20 April, BRIN Bentuk Tiga Tim untuk Meneliti

Nurrani Rusmana
19 April 2023
Gerhana Matahari Hibrida Terjadi 20 April, BRIN Bentuk Tiga Tim untuk Meneliti

Tiga tim telah dibenntuk oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meneliti fenomena gerhana matahari hibrida yang berpusat di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua pada Kamis (20/4/2023). (Foto: antaranews.com/Dispar Biak)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Tiga tim telah dibentuk oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meneliti fenomena gerhana matahari hibrida yang berpusat di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua pada Kamis (20/4/2023) besok.

Dilansir dari ANTARA, gerhana matahari hibrida tergolong unik, karena sebagian wilayah yang dilalui jalur gerhana akan mengalami gerhana matahari total. Sebagian wilayah lainnya mengalami gerhana matahari cincin.

“Pada 20 April mendatang, kami akan melakukan pengamatan di Biak,” kata Peneliti Ahli Madya dari Pusat Riset Antariksa BRIN, Johan Muhammad dalam keterangannya.

Selanjutnya, tim kedua melakukan penelitian ionosfer yang mana akan meneliti dampak gerhana matahari terhadap kondisi ionosfer di Indonesia.

Baca juga:   Danlanud Sam Ratulangi: Open Turnamen Paralayang di Sulawesi Utara

Peneliti Akan Melakukan Penelitian Geomagnet

Kemudian, tim penelitian ketiga akan melakukan penelitian geomagnet berupa meneliti dampak gerhana terhadap aktivitas geomagnet.

Johan berharap penelitian-penelitian terkait gerhana matahari hibrida itu dapat memberikan informasi mengenai dampak gerhana. Dampak tersebut dapat berpengaruh pada teknologi di planet bumi yang berbasis teknologi antariksa. Seperti navigasi dan telekomunikasi.

Selain itu, penelitian-penelitian itu nantinya dapat menjadi momen untuk melakukan validasi model-model antariksa yang selama ini telah dibuat.

“Pengujian itu sangat penting untuk mengetahui seberapa baik model yang ada. Sehingga dampak negatif cuaca antariksa dapat diantisipasi secara akurat,” kata Johan.

Pada 20 April 2023, gerhana matahari hibrida akan melewati wilayah Indonesia. Gerhana itu terbentuk akibat perubahan jarak antara permukaan bumi yang melengkung dengan bulan sebagai objek yang menghalangi matahari saat gerhana matahari.

Baca juga:   Jelang Pemilu 2024, Kabareskrim Imbau Anggotanya Waspadai Fenomena Narkopolitik

Gerhana matahari total akan teramati, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur yang terbilang singkat kurang lebih 1 menit. Sementara di daerah Indonesia lainnya akan teramati sebagai gerhana matahari parsial.

Berdasarkan prakiraan BRIN, gerhana matahari total di Biak Numfor kontak yang terjadi adalah mulai gerhana sebagian pada pukul 12.20 WIT, mulai gerhana total pada pukul 13.56 WIT, puncak gerhana total pada pukul 13.57 WIT, akhir gerhana total pada pukul 13.57 WIT, dan akhir gerhana sebagian pada pukul 15.26 WIT.

Baca juga:   Akomodasi Bagi Nakes di Luar Pulau Jawa dan Bali Dipastikan Aman

Johan menuturkan bahwa gerhana matahari sebagian yang diamati dari Lampung dan dapat diamati di Jakarta. Yakni mulai gerhana sebagian pada pukul 09.31 WIB, puncak gerhana sebagian pada pukul 10.44 WIB, dan akhir gerhana sebagian adalah pada pukul 12.02 WIB.

Ia mengingatkan masyarakat yang hendak mengamati gerhana matahari agar tidak melihat secara langsung tanpa menggunakan filter khusus matahari, karena berbahaya bagi mata.

Alat yang dapat digunakan untuk mengamati gerhana matahari adalah teleskop yang dilengkapi filter matahari, kacamata khusus gerhana matahari, kamera DSLR lensa telefoto yang dilengkapi filter matahari, dan kamera lubang jarum.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: BRINgerhana mataharigerhana matahari hibrida


Related Posts

Misi ke Bulan
PASDUNIA

Foto Spektakuler Artemis II: Gerhana Matahari dari Balik Bulan Bikin Dunia Takjub

10 April 2026
Gerhana Bulan Total berikutnya akan terjadi pada Selasa (3/3/2026). Momen ini bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah. Foto: Yasser Al Zayyat/AFP
HEADLINE

Fenomena Langka Blood Moon 3 Maret 2026: Gerhana Bulan Total Menghiasi Langit Indonesia di Bulan Ramadan

21 Februari 2026
Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. (freepik.com)
HEADLINE

Lukisan Api di Langit Siang: Fenomena Gerhana Matahari Cincin Kembali Menyapa Bumi

3 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.