CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Fenomena Langka Blood Moon 3 Maret 2026: Gerhana Bulan Total Menghiasi Langit Indonesia di Bulan Ramadan

pri
21 Februari 2026
Gerhana Bulan Total berikutnya akan terjadi pada Selasa (3/3/2026). Momen ini bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah. Foto: Yasser Al Zayyat/AFP

Gerhana Bulan Total berikutnya akan terjadi pada Selasa (3/3/2026). Momen ini bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah. Foto: Yasser Al Zayyat/AFP

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Masyarakat Indonesia bersiap menyaksikan fenomena alam yang luar biasa, yaitu Gerhana Bulan Total atau Blood Moon yang dijadwalkan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026. Menariknya, momen langka ini bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan bahwa fenomena ini dapat diamati secara langsung dengan mata telanjang maupun diabadikan melalui kamera ponsel. Di Indonesia, fenomena ini dijuluki sebagai Moonrise Eclipse karena saat bulan terbit, proses gerhana sudah berlangsung.

Mekanisme Alam di Balik Warna Merah Sang Rembulan

Gerhana Bulan Total bukanlah sekadar peristiwa biasa, melainkan sebuah simfoni kosmik yang melibatkan posisi presisi tiga benda langit utama.

Baca juga:   Miliano Jonathans Jadi Sorotan, Tapi Indonesia Tetap Buntu Lawan Lebanon

Menurut penjelasan dari National Air and Space Museum Amerika Serikat, fenomena ini terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus yang sempurna.

Dalam kondisi ini, Bumi berada tepat di tengah, menghalangi cahaya Matahari sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti Bumi yang disebut umbra.

Meskipun cahaya Matahari terhalang, Bulan tidak menjadi gelap total atau hilang dari pandangan. Sebaliknya, Bulan akan memancarkan warna jingga hingga merah gelap yang dramatis.

NASA menjelaskan bahwa fenomena warna merah ini terjadi karena atmosfer Bumi membiaskan cahaya Matahari dan menyaring warna biru, menyisakan spektrum merah untuk diteruskan ke permukaan Bulan. Inilah alasan mengapa fenomena ini secara global dijuluki sebagai Blood Moon.

Baca juga:   Prinsip Komunikasi dalam Islam

Mengenal Fenomena Blood Moon

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam posisi sejajar sempurna, sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

  • Penyebab Warna Merah: Bumi menghalangi sinar Matahari mencapai Bulan, namun atmosfer Bumi membiaskan cahaya sehingga Bulan tampak berwarna jingga atau merah gelap.

  • Keterlihatan Global: Selain Asia Timur dan Australia, fenomena ini juga dapat disaksikan di wilayah Samudra Pasifik, Amerika Utara, serta Amerika Tengah.

  • Wilayah Terbatas: Wilayah Afrika dan Eropa dilaporkan tidak dapat menyaksikan fenomena alam ini.

Baca juga:   Gerhana Bulan Sebagian 19 November Hanya Terlihat di Sini

Jadwal Fase Gerhana di Indonesia

Meskipun Indonesia hanya bisa menyaksikan fase akhir secara utuh, berikut adalah rincian waktu puncaknya berdasarkan pembagian wilayah waktu di Indonesia:

Fase Gerhana Waktu Indonesia Barat (WIB) Waktu Indonesia Tengah (WITA) Waktu Indonesia Timur (WIT)
Awal Parsial 16.50 17.50 18.50
Awal Totalitas 18.04 19.04 20.04
Puncak Gerhana 18.34 19.34 20.34
Akhir Totalitas 19.02 20.02 21.02
Akhir Parsial 20.17 21.17 22.17
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AstronimiBlood MoonBlood Moon Ramadan 2026BRINCara melihat Blood Moonfenomena alamFenomena astronomi Maret 2026Gerhana bulanGerhana Bulan Total 3 Maret 2026Jadwal Gerhana Bulan IndonesiaNasaramadan 2026


Related Posts

NASA Crew-13
HEADLINE

Empat Astronot Dari Tiga Negara Akan Jalankan Misi Jangka Panjang Di Stasiun Luar Angkasa Internasional

25 April 2026
roket NASA ke bulan
HEADLINE

NASA Kirim “Jantung” Roket Artemis III ke Florida, Misi Manusia ke Bulan 2027 Makin Dekat!

21 April 2026
NASA Voyager
PASDUNIA

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.