BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Minggu 4 Juni 2023 jadi hari kelabu bagi Henhen Herdiana. Persib Bandung secara resmi mengumumkan Henhen dipinjamkan ke Dewa United.
Kabar ini memang tak mengejutkan, mengingat rumor Henhen akan meninggalkan Persib sudah berhembus kencang sebelum Liga 1 2022/2023 berakhir. Rumor itu pun jadi kenyataan, meski akhirnya Henhen dipinjamkan karena masih terikat kontrak dengan Persib.
Dipinjamkannya Henhen tidak terlepas dari performanya. Meski sempat jadi andalan musim lalu, Henhen mendadak turun drastis performanya. Bahkan dalam beberapa laga terakhir, Henhen tidak mengisi daftar pemain cadangan.
Namun ada harapan besar dibalik peminjaman itu. Henhen diharapkan kembali menemukan performa terbaiknya bersama Dewa United.
“Saya berharap, ini akan menjadi momen bagi Henhen untuk menambah pengalaman bermain di luar Persib dengan tentu saja suasana dan tantangan yang baru,” kata Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono dalam keterangan resminya.
Henhen pun mengamini apa yang diharapkan Teddy. Ia menganggap perjalanannya saat ini sebagai jalan terbaik baginya.
“Ini yang terbaik buat saya. Saya berharap bisa lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Henhen.
Sementara itu, menilik perjalanan Henhen, sebenarnya sangat menarik. Penelusuran pasjabar.com, Henhen merupakan pemain jebolan Diklat Persib. Ia dipromosikan ke tim senior Persib pada 2017.
Saat itu, ia masuk ke tim bersama dua wonderkid lainnya, Gian Zola dan Febri Hariyadi. Itu karena saat itu ada kewajiban setiap tim harus memainkan tiga pemain U-23.
Saat itu, Febri Hariyadi menjadi bintang di antara Zola dan Henhen. Bahkan Henhen kerap menuai sorotan karena performanya dianggap tak memuaskan.
Ia pun kerap jadi bulan-bulanan Bobotoh, terutama saat melakukan kesalahan. Namun Henhen bertahan dan berusaha memperbaiki diri.
Pria asal Lembang itu pun lebih sering menjadi pemain pengganti. Apalagi di posisi bek kanan dihuni Supardi Nasir yang sulit tergantikan. Selain permainannya, Supardi punya pengalaman sangat matang.
Namun, buah kesabaran bertahun-tahun akhirnya datang pada kompetisi musim 2022/2023. Pelatih Robert Alberts memberinya kepercayaan bermain lebih banyak. Henhen pun kerap jadi pemain utama.
Performa Henhen yang dulu kerap dikritik berbuah pujian dari Bobotoh. Bahkan sampai ada istilah ‘No Henhen No Party’. Itu karena peran Henhen begitu penting bagi Persib.
Setelah tongkat pelatih beralih ke tangan Luis Milla, Henhen tetap mendapatkan tempat utamanya. Kepercayaan terus diberikan Luis Milla.
Namun, setelah memasuki putaran kedua musim lalu, performa Henhen disebut tak sesuai harapan. Alhasil, Henhen menghilang dari posisinya sebagai pemain utama.
Bahkan, namanya benar-benar lenyap dalam daftar susunan pemain Persib selama beberapa laga terakhir. Hingga akhirnya, Henhen benar-benar meninggalkan Persib.
Itu jadi ironi tersendiri. Sebab, Henhen butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapat kepercayaan. Namun kepercayaan itu tiba-tiba menukik tajam yang berujun dirinya ditendang.
Meski begitu, Henhen tak patah arang. Ia tetap menyimpan asa agar kemampuannya bisa kembali didapatkan. “Mudah-mudahan saya bisa meningkatkan penampilan bersama Dewa United,” ucap Henhen. (ars)







