CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Mahasiswa ITB Raih Juara Pertama Civil Case Innovation DEDIKASI 2023

Nissa Ratna
29 Juli 2023
Buat Inovasi di Bidang Transportasi, Mahasiswa ITB Raih Juara Pertama Civil Case Innovation DEDIKASI 2023

Buat Inovasi di Bidang Transportasi, Mahasiswa ITB Raih Juara Pertama Civil Case Innovation DEDIKASI 2023 (Foto: itb.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Tiga mahasiswa ITB yang tergabung dalam Tim KUYA-KIN, yakni Sahlan Safar Insanul Zhafir Ruhyana (15021089), Stefanus Nehemia Mianbasana (15021158), dan Nicholas Bayu Mahendra (15021118), berhasil menorehkan prestasi sebagai juara pertama dalam ajang perlombaan Civil Case Innovation DEDIKASI 2023 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Hasanuddin.

Ketiganya merupakan mahasiswa tahun kedua jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) di bawah bimbingan Dr. Aine Kusumawati, S.T., M.T.

Perlombaan mereka ikuti bertemakan “Innovative Infrastructure Development to Build a Sustainable and Intelligent City”. Ajang ini terbagi menjadi tiga subtema, yaitu lingkup air, transportasi, dan permukiman.

Dalam kompetisi ini, peserta diminta untuk memberikan inovasi dalam penanggulangan permasalahan perkotaan di Kota Makassar sesuai dengan studi kasus yang diberikan untuk setiap subtema yang dipilih.

Melalui ketertarikan tinggi terhadap topik transportasi, Tim KUYA-KIN menyumbangkan solusi inovatif berjudul “Optimasi Lajur pada Jalan Arteri Kota Makassar dengan Menerapkan Konsep Transit Oriented Streets”. Dalam inovasi yang diberikan, Tim KUYA-KIN mengubah jalanan di Kota Makassar untuk diprioritaskan ke transportasi umum dan mengurangi jumlah kendaraan pribadi.

Baca juga:   Mengapa Bandung Lebih Dingin Saat Kemarau? Berikut Penjelasan Dosen ITB

Inovasi ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat terkait penggunaan kendaraan pribadi, sehingga dapat beralih ke moda transportasi umum.

Tim KUYA-KIN berharap inovasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemodifikasian infrastruktur jalan di Makassar, terutama Jalan Perintis Kemerdekaan yang dijadikan objek penelitian kali ini.

Lomba ini dilaksanakan sejak Maret hingga Juli 2023. Tim memulai perlombaan dengan melakukan brainstorming untuk menentukan solusi bagi permasalahan kemacetan di Kota Makassar, sesuai studi kasus yang diberikan. Selanjutnya, tim mengirimkan resume inovasi pada babak penyisihan, yang dilanjutkan dengan pengumpulan full paper bagi peserta terpilih.

Setelah melalui proses penilaian, Tim KUYA-KIN berhasil lolos menjadi 7 besar finalis. Babak final dilaksanakan pada Senin (10/7/2023) sampai Sabtu (15/7/2023) di Universitas Hasanuddin, Makassar. Pada babak ini, peserta diminta untuk mempresentasikan langsung inovasinya di hadapan dewan juri, dan membuat suatu video ilustrasi yang menjelaskan inovasi yang dibuat. Setelah melalui berbagai tahap, Tim KUYA-KIN ditetapkan menjadi juara pertama perlombaan tersebut.

Baca juga:   Nabila Safira Azzahra Duta Pendidikan Jabar 2026, Siap Perluas Kolaborasi untuk Pendidikan Inklusif

Kemenangan yang diraih oleh Tim KUYA-KIN menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi mereka. Terlebih, ini merupakan perlombaan di lingkup teknik sipil pertama yang mereka ikuti.

”Enggak nyangka karena ini lomba pertama di teknik sipil. Jadi tahu, lomba di sipil itu ngapain. Ternyata dari lomba ini bisa dapat pelajaran. Apa yang selama ini dipelajari di kelas sangat berguna. Lomba ini juga sebagai sneak peek dunia kerja untuk menyelesaikan masalah secara real life,” ungkap salah satu anggota tim, Nicholas.

Dalam proses pengerjaan lomba, mereka mengaku mengalami berbagai hambatan. Menurut Stefanus, kesibukan akademik yang cukup padat di ITB merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi.

Baca juga:   ITB Terima 1.911 Mahasiswa Baru dari SNBP 2025

Selain itu, Sahlan juga menyatakan kendala lain yang mereka hadapi, yakni proses pengerjaan tahap final lomba harus dilakukan oleh tim secara terpisah. Lantaran mereka sudah memasuki masa libur semester.

Tim KUYA-KIN berharap ke depannya karya yang mereka buat dapat menjadi inspirasi. Terlebih, dewan juri dalam perlombaan tersebut pun turut mengapresiasi dan berpesan agar inovasi tersebut dapat dikembangkan lebih jauh lagi.

Nicholas pun memberikan beberapa tips kepada mahasiswa lainnya yang kini tengah atau akan mengikuti perlombaan.

”Jangan takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru karena untuk mencapai kesuksesan, kita harus berani mencoba. Segala sesuatu punya risikonya sendiri-sendiri. Jadi, mungkin di saat ikut lomba, kita takut mengorbankan hal yang lain. Tapi percaya saja, segala kerja keras akan membuahkan hasil,” pungkasnya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: ITBmahasiswa ITBPrestasi Mahasiswa ITB


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.