CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Komisi IV DPRD Kota Bekasi Soroti Sistem Zonasi

Yatti Chahyati
1 Agustus 2023
Komisi IV DPRD Kota Bekasi Soroti Sistem Zonasi

Ketua Komisi Komisi IV DPRD Kota Bekasi Darajat Kardono. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BEKASI, WWW.PASJABAR.COM — Pemberlakuan sistem zonasi pada PPDB menimbulkan banyak protes, hal ini dirasakan oleh Ketua Komisi Komisi IV DPRD Kota Bekasi Darajat Kardono.

“Menyoroti banyaknya komplain terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 di dapil saya. Fenomena yang menjadi catatan adalah adanya famili lain pada sistem zonasi,” ujar Darajat.

Darajat mengatakan, sebenarnya, hal ini sudah sering terjadi dari tahun ke tahun. Fenomena famili lain hampir terjadi setiap pelaksanaan PPDB di Kota Bekasi. Yaitu calon siswa menumpang alamat ke orang yang domisili dekat dengan sekolah yang dituju, dengan harapan bisa masuk melalui jalur zonasi.

Baca juga:   Bhayangkari Polda Banten Berikan Peralatan Sekolah untuk Korban Tsunami

“Namun, darajat menilai  ternyata Disdik (Dinas Pendidikan,red)  memang lebih senang kecemplung di lubang yang sama,” tambahnya.

Melihat masih ada fenomena ini, kata dia, dapat disimpulkan bahwa komitmen perbaikan bekelanjutan “tidak hadir” dalam pola kerja pemerintah daerah.

“Seyogyanya, inisiatif proses perbaikan harus dimulai bila memang komitmen perbaikan bekelanjutan itu “ada”,” kata dia.

Baca juga:   DPRD Kota Bekasi Gelar Raker LKPJ 2024 Bersama Camat dan Lurah Kota Bekasi

Untuk perbaikan, jelasnya, bisa mulai inventarisir setiap permasalahan yang terjadi pada setiap akhir periode PPDB selesai, kemudian membuat forum lesson learned atau pembelajaran dari para stakeholder terkait atas setiap kurun proses PPDB.

“Kemudian identifikasikan formulasi akar masalah. Lalu inisiasikan sebuah proyek perbaikan untuk mengeliminasi akar masalah tersebut,” terangnya.

Terakhir, kata dia, menentukan tindakan perbaikan dan menjadikan sebuah prosedur tetap baku pada proses PPDB berikutnya dan seterusnya.

Baca juga:   Anas Urbaningrum Bebas dan Akan Kembali ke Dunia Politik

“Akan sangat indah bila hal tersebut terjadi, dan menjadi komitmen untuk perbaikan meningkatkan tatakelola eksekutif dari waktu ke waktu, namun kalau tidak ada komitmen perbaikan, niscaya akan berulang terus permasalahan tersebut,” kata Daradjat. (*/put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: DPRD Kota Bekasizonasi


Related Posts

Bantargebang
PASJABAR

DPRD Bekasi Soroti Kemacetan Akibat Antrean Truk Sampah Bantargebang

14 Maret 2026
Bekasi Bantargebang
PASJABAR

DPRD Bekasi Soroti Penanganan Sampah Bantargebang Usai Insiden

12 Maret 2026
DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil
PASJABAR

Semarak HUT ke-29 Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil kepada Masyarakat

11 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.