CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Bupati Bandung Ungkap 3 Prinsip Hadapi Tantangan Bisnis

Fal Ulul Ilmi
24 Agustus 2023
Bupati Bandung Ungkap 3 Prinsip Hadapi Tantangan Bisnis

"Pelatihan Inkubasi Pengembangan Usaha Koperasi Angkatan ke-II" di Hotel Grand Sunshine, Kabupaten Bandung, Rabu (23/8/2023). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bupati Bandung, Dadang Supriatna mendukung terhadap peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi. Hal ini upaya untuk memajukan ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing daerah.

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS tersebut menegaskan pentingnya peningkatan produksi, penjualan, dan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi.

“Tujuan dari kegiatan ini sangatlah jelas, yaitu untuk mendorong koperasi agar mampu mencapai peningkatan dalam berbagai aspek, sejalan dengan visi dan cita-cita kami,” ujar dalam sambutan pada acara “Pelatihan Inkubasi Pengembangan Usaha Koperasi Angkatan ke-II” di Hotel Grand Sunshine, Kabupaten Bandung, Rabu (23/08/2023).

Ia juga menyampaikan interaksinya dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki yang juga merupakan tokoh asal Jawa Barat beberapa waktu lalu bahwa dukungan akan diberikan kepada koperasi yang produktif, bukan sekadar koperasi simpan pinjam.

Baca juga:   Hanya 10 Persen Koperasi di Bandung yang Sehat

Koperasi di Kabupaten Bandung

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Bandung telah memiliki dua koperasi yang telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu Koperasi Al-Ittifaq dan KPBS Pangalengan.

“Dukungan ini hanya bermanfaat jika koperasi-koperasi tersebut sudah siap dalam mengelolanya,” tambah Kang DS.

Tak lupa, Kang DS juga mengungkapkan rasa optimisme terhadap program inkubasi ini. Terutama dalam hal menambah semangat dan produksi koperasi. Dia menjelaskan keunggulan koperasi dalam berbagi keuntungan kepada anggota serta keyakinannya bahwa pelatihan ini akan semakin memperkukuh semangat dan produktivitas koperasi.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Dukung LPDB KUKM Dirikan Kantor Satgas di Bandung

“Saya titip pesan agar para pelaku koperasi menerapkan 3 prinsip dalam menghadapi tantangan bisnis, yaitu memiliki keberanian yang diiringi ilmu, berpegang pada kejujuran, serta memikul tanggung jawab. Dalam bisnis, kegagalan adalah bagian dari proses. Penting bagi kita untuk tidak melarikan diri dari tanggung jawab dan menghadapinya bersama-sama,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, Dindin Syahidin, menjelaskan dinasnya memiliki peran dalam mewujudkan misi Kabupaten Bandung yang pertama. Yakni meningkatkan daya saing daerah.

“Kami percaya bahwa berkontribusi pada koperasi yang mampu berdaya saing akan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Keistimewaan Program Inkubasi

Dindin juga menyoroti keistimewaan program inkubasi ini yang melibatkan pendampingan dari KUM Netherlands selama 2 bulan penuh. Dalam program ini, 14 koperasi potensial diberikan kesempatan untuk meraup ilmu dalam mengelola koperasi dengan tujuan utama mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat, dan mendukung ekonomi nasional.

Baca juga:   Pemkab Bandung Sukses Lahirkan Koperasi Besar Go Internasional

“Kami memiliki keyakinan bahwa melalui pelatihan inkubasi ini, kita akan berhasil mengurangi pengangguran dan menghasilkan ribuan wirausahawan baru,” kata Dindin.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam era sekarang ini. Di mana koperasi-koperasi tidak hanya bersaing, tetapi juga berkolaborasi untuk mencapai pertumbuhan yang lebih berarti.

Program pelatihan ini diharapkan akan semakin memperkukuh ekonomi lokal Kabupaten Bandung dan membawa dampak yang positif untuk masyarakat serta pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: bisniskoperasiprogram inkubasi


Related Posts

Rini Lusiani: Kejelasan Informasi Penting dalam Bisnis Perhiasan Daring
PASBISNIS

Rini Lusiani: Kejelasan Informasi Penting dalam Bisnis Perhiasan Daring

21 Februari 2026
koperasi walatra
HEADLINE

Koperasi Konsumen Paguyuban Pasundan Walatra Gelar RAT Tahun Buku 2025

13 Februari 2026
Belonging dan Kolaborasi: Kunci Sukses Tim Menurut Charlie Gilkey
PASBISNIS

Belonging dan Kolaborasi: Kunci Sukses Tim Menurut Charlie Gilkey

19 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.