CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Jumlah Wisatawan di Kabupaten Bandung Terus Meningkat

Fal Ulul Ilmi
21 September 2023
Jumlah Wisatawan di Kabupaten Bandung Terus Meningkat

Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menyelenggarakan kegiatan Rembug Bedas yang ke 46 di Gor Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari pada Selasa (19/9/2023). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menyelenggarakan kegiatan Rembug Bedas yang ke 46 di Gor Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari pada Selasa (19/9/2023).

Kegiatan rutin yang merupakan ajang silaturahmi bersama warga masyarakat setempat tersebut, dihadiri para kepala OPD, Forkopimcam dan para kepala desa di Kecamatan Kertasari.

Dalam sambutannya di hadapan warga, Bupati Bandung menyampaikan bahwa, di Kabupaten Bandung jumlah wisatawan dari luar daerah terus meningkat setiap tahunnya. Salah satunya ke wilayah Kertasari.

“Alhamdulillah tiap tahun saya lihat meningkat jumlah wisatawan Kabupaten Bandung. Terutama di Kertasari, banyak destinasi wisata yang dikunjungi, ” katanya.

Oleh karenanya untuk memutar roda perekonomian warga, Dadang Supriatna menyebut Pemerintah Kabupaten Bandung mempunyai target membuat 50 desa wisata per tahun.

“Kita telah menargetkan desa se-Kabupaten Bandung, bagaimana bisa menjadi desa wisata, silahkan dari pa Kades juga mengusulkan sendiri keinginan menjadi desa wisata seperti apa, ada wisata keluarga, wisata kuliner atau apapun itu saya dorong,” ujarnya.

Baca juga:   Mayor Anda Rohanda Dimakamkan dengan Upacara Militer di Cileunyi

Kecamatan Kertasari Banyak Potensi yang Bisa Dikembangkan

Selanjutnya Kang DS mengatakan bahwa di Kecamatan Kertasari memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.

“Justru ieu daerah kertasari teh aya sejarahna Prabu Siliwangi. Aya titik 0 kilometer Cisanti (Justru ini daerah Kertasari ada sejarah Prabu Siliwangi. Ada titik 0 kilometer Cisanti),” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya mengintruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup, agar bisa memperbanyak lagi gerakan penanaman pohon di lingkungan Kertasari.

“Disini pusat air, aliran air disini harus dijaga, karena kalau tidak subur bagaimana ke wilayah lain dibawah menghidupi pertanian, perkebunan dan peternakan,” katanya.

Baca juga:   Kehadiran Ribuan ASN di Halalbihalal Pasca Libur Lebaran Diapresiasi Bupati Bandung

Di bidang ekonomi, khususnya permasalahan pengangguran, Kang DS mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bandung telah menggelontorkan Rp70 miliar untuk program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Kalau dulu saya saat reses jadi anggota dewan, keluhan dari warga masyarakat pasti soal pengangguran. Alasannya ga punya modal untuk usaha, punteun ekonomi lemah. Nah untuk usaha saat ini tinggal meminjam ke BPR Kerta Raharja dan Bank BJB. Bisa gunakan dan manfaatkan program saat ini, gak perlu bayar bunga, pokoknya saja. Ini juga untuk mengatasi permasalahan Bang Emok yang sudah meresahkan,” tuturnya.

Dampak Negatif Bank Emok

Kang DS mengingatkan warga dampak negatif dari bank emok. “Banyak warga yang berselisih karena Bank Emok. Jadi mulai bercerai berai, di Kemenag saja saya temui permasalah perceraian di Kabupaten Bandung 70 persen karena Ekonomi, 30 persen. Istrinya sok nganjuk Bank Emok tanpa diketahui suaminya,” tambahnya.

Baca juga:   Bentrok Dua Ormas di Bandung Sebabkan Kerusakan dan Korban Luka

Di bidang infrastruktur, Kang DS mengatakan bahwa saat ini pembangunan akses di jalan yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut telah dilaksanakan.

“Di desa Neglawangi ini yang berbatasan dengan daerah Garut, alhamdulillah akses jalannya telah kita laksanakan, dan hampir selesai. Mudah-mudahan ini juga menjadi faktor perekonomian lancar, jalan lancar ekonomi harus lancar,” ungkapnya.

Seperti kegiatan Rembug Bedas sebelumnya, kegiatan Rembug Bedas di Desa Neglawangi ini juga dijadikan kesempatan oleh Kang DS untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat setempat yang disampaikan kepada dirinya. Kang DS pun langsung menanggapi dengan memberikan beberapa alternatif solusi dari aspirasi masyarakat tersebut. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: bupati bandungRembug Desawisatawan kabupaten bandung


Related Posts

Hari Jadi ke-385, Bupati Bandung Apresiasi Dedikasi ASN
HEADLINE

Hari Jadi ke-385, Bupati Bandung Apresiasi Dedikasi ASN

22 April 2026
Bupati Bandung
PASBANDUNG

Bupati Bandung Tegaskan Program Besti Akan Digulirkan Setiap Tahun

9 Februari 2026
Bupati Bandung
PASBANDUNG

Bupati Bandung Intruksikan Evaluasi Program OPD, Prioritaskan Belanja Visi Misi

27 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.