CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Petani di Lembang Buat Pipanisasi Sumur Bor Aliri Lahan Kebun Warga

Uby
16 Oktober 2023
Petani di Lembang Buat Pipanisasi Sumur Bor Aliri Lahan Kebun Warga

kebun warga di Lembang. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Banyak lahan pertanian maupun perkebunan mengalami gagal panen saat musim kemarau akibat kurangnya pasokan air. Namun lain halnya bagi petani di Desa Cikidang Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Lembang AGRI, Dodih dapat mengembangkan konsep pipanisasi sumur bor yang dapat mengairi lahan perkebunan seluas 6 hektar yang dimiliki 8 petani.

Konsep ini muncul sejak 2012, dimana Dodih memprediksi di masa depan akan muncul cuaca panas ekstream, hal ini pun terbukti saat ini. Dodih mengatakan karena terbatasnya modal, ia mencoba mempresentasikan konsep pipanisasi sumur bor ini ke Bank Indonesia Jawa Barat tahun 2015. Alhasil BI Jabar memberikan investasi berupa sumur bor dan toren besar di area perkebunan tersebut.

Baca juga:   Kelurahan Sukamiskin Wakili Jabar pada Lomba Desa/Kelurahan Nasional

Setelah adanya realisasi pipanisasi sumur bor, Dodih beserta kelompok tani lainya membuat kolam air di setiap satu hektar lahan kebun untuk mengairi ladangya. Terbukti dengan konsep pipanisasi sumur bor ini, biaya pengeluaran untuk berkebun seluas 6 hektar yang biasanya bisa menghabiskan Rp600.000 per hari, kini hanya Rp1 juta per bulan.

“Komoditas sayuran yang ditanam di area perkebunan ini yaitu cabai rawit, brokoli, tomat, seledri dan buncis kenya,” kata Dodih, Minggu (15/10/2023).

Baca juga:   Kemarau, Air Warga Ujungberung Tergantung PDAM

Dodih menyebut hasil panen sayuran kelompok tani ini mencakup dari hulu ke hilir. Hasil panennya dijual ke berbagai supermarket dan restoran di wilayah Bandung Raya dan Tangerang. Bahkan Dodih telah mengekspor buncis kenya ke luar negeri seperti ke Singapura dan Malaysia.

Kesuksesan para petani di sini tidak lepas dari peran BI Jabar yang berinvestasi alat pipanisasi sumur bor. Serta memberikan pelatihan ke para petani tentang manajemen, bercocok tanam hingga pemasaran.

Baca juga:   Kampung Agrinex Hadirkan Kebun Hortikultural dan Agrowisata

Dodih sang inspirator saat ini akan mengembangkan konsep air dari pipanisasi ini sampai ke pohon secara otomatis. Kini hidup di desa rezeki kota pun menjadi bukti nyata dari seorang petani bernama Dodih. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Kebunkemaraupertanianpetanipipanisasi sumur bor


Related Posts

Memerdekakan dan Menyejahterakan Petani Jawa Barat
HEADLINE

Memerdekakan dan Menyejahterakan Petani Jawa Barat

18 November 2024
Petugas Masih Mencari Petani yang Tertimbun Longsor di KBB
PASBANDUNG

Petugas Masih Mencari Petani yang Tertimbun Longsor di KBB

29 April 2024
Bupati Bandung Mulai Upayakan Panen Padi Empat Kali Setahun
PASBANDUNG

Bupati Bandung Mulai Upayakan Panen Padi Empat Kali Setahun

22 Maret 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.