CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

ITB Bersama BP Indonesia Kembangkan Sustainable Renewable Energy di Papua Barat

Fal Ulul Ilmi
4 Desember 2023
ITB Bersama BP Indonesia Kembangkan Sustainable Renewable Energy di Papua Barat

ITB Bersama BP Indonesia kembangkan Sustainable Renewable Energy di Papua Barat. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

PAPUA, WWW.PASJABAR.COM — BP Indonesia bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan skala mini pembangkit listrik tenaga matahari dan angin dengan kapasitas 42 KWP yang diperuntukan untuk tempat atau fasilitas publik. Seperti Pustu, Kantor Kepala Kampung, Balai Kampung, Masjid, SDN, Balai Adat, dan fasilitas lainnya. Hal ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan listrik warga Arguni Papua Barat.

Guru besar ITB yang terlibat dalam program ini, Prof Acep Purqon mengatakan pulau Arguni di Kabupaten Fakfak ini memiliki potensi pertumbuhan ekonomi baru.

“Pulau Arguni di kabupaten Fakfak, Papua Barat, merupakan pulau yang menyimpan potensi menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di Papua Barat. Termasuk untuk sektor pariwisata. Namun saat ini pulau Arguni hanya teraliri listrik selama 12 jam pada malam saja,” kata Acep Purqon melalui rilis yang diterima pada Senin (4/12/2023).

Baca juga:   ITB Kembangkan Model WRF-Hydro untuk Prediksi Banjir di Indonesia

Program yang dikolaborasikan bersama BP Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kampung Arguni dan Kampung Taver. Serta bisa meningkatkan pelayanan sosial.

“Dampak dari program pengembangan renewable energy di Kampung Arguni dan Kampung Taver ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan ekonomi produktif. Serta meningkatkan pelayanan sosial keagamaan, pelayanan pemerintahan dan pelayanan pendidikan,” ujar Acep.

Kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra industri ini berhasil pendapat pendanaan Matching Fund Kedaireka 2023 dari DIKTI dengan skema B1. Yakni pemberdayaan masyarakat berjudul “Pengembangan Sustainable Hybrid Green Energy Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pulau Arguni Papua Barat.” Program Kedaireka ini diketuai oleh Prof. Acep Purqon.

Baca juga:   Guru Honorer Berteriak! Peringatan HGN 2021 Dalam Kondisi Memprihatinkan

Dosen Tiga Fakultas Terlibat

Tim dari ITB sendiri melibatkan dosen-dosen lintas 3 fakultas berupa kolaborasi dari FMIPA, SITH dan SBM. Kerja sama juga melibatkan Politeknik Negeri Fakfak dan komunitas masyarakat lokal yang tantangan terbesarnya adalah aspek sustainability berupa pengembangan SDM. Serta institusi lokal yang mampu mengelola, mengoperasikan dan melakukan maintenance terhadap pembangkit yang dibangun secara mandiri.

Pulau Arguni mungkin menjadi harapan masa depan Indonesia. Ke depannya dimana listrik bersumber dari energi bersih berupa renewable energy (energi baru dan terbarukan) karena potensinya berupa matahari, angin dan tenaga ombak. Juga terkait dengan bagaimana kalau sumber energi ini menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru yang menerapkan circular economy (ekonomi sirkular). Dimulai dari energi, pengelolaan sampah zero waste, terus dari waste management ini melahirkan produk berupa feeder berupa pakan untuk peternakan dan pupuk untuk pertanian.

Baca juga:   Unpas Rumuskan IKT, Angkat Nilai Sunda-Islam

Konsep integrated farming yang mendukung kemandirian dan sustainability. Juga mengakomodir kearifan lokal (lokal wisdom), dimana struktur adat di pulau arguni adalah berupa raja yang disebut baparaja dan 2 wakil raja yang disebut kapitan. Struktur adat yang bahu membahu dan gotong royong dan merespon positif kehadiran teknologi. Ini diharapkan bisa mendukung sustainability dimulai dari sustainable energy.

Indonesia yang mempunyai ribuan pulau mungkin sangat cocok dengan konsep ini. Menyongsong Indonesia masa depan dengan konsep kerjasama pentahelix dari timur yang didukung konsep perpaduan kearifan lokal dan modern sustainability. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: BP IndonesiaITBpembangkit listrikSustainable Renewable Energy


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.