CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ada Tiga Macan Tutul Baru di Gunung Ciremai

Yatti Chahyati
12 Desember 2023
Ada Tiga Macan Tutul Baru di Gunung Ciremai

Ilustrasi :

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengelola Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menduga adanya tiga ekor macan tutul anyar di kawasannya. Meski harus terus diteliti, namun dengan hadirnya tiga macan tutul baru itu membuktikan jika kembakbiak di kawan TNGC berhasil.

Hal tersebut diungkapkan kepada media dalam siaran persnya kepada Pasjabar, Selasa (12/2/20233).

Disebutkannya jika dugaan tersebut setelah pihak TNGC melihat penampakan macan tutuk di kamera yang dipasang di sekitar lokasi.

“Saat terekam kamera, macan tutul ini terekam di bagian buntut nya. Disitulah tampak jenis kelamin, karena ada semacam alat kelamin jantan pada macam tutul tersebut”, ujar Maman Surahman, Kepala Balai TNGC.

Diungkapkannya setelah diteliti lebih detail, ternyata ada tiga individu yang berusia remaja.  Maman menyebut baru satu yang bisa dipastikan jenis kelaminnya, yakni jantan. Sedangkan dua individu lainnya, masih akan dicari tahu jenis kelaminnya.

Baca juga:   DPRD Bekasi Imbau Masyarakat Taat Aturan dalam SPMB 2025/2026

Menurut Maman, hal ini perlu diskusi lebih jauh dengan beberapa pihak yang  concern pada keberadaan macam tutul. Dalam diskusi itu nanti pihaknya akan membuatkan peta lima kamera untuk mendiskusikan soal kemungkinan apakah tiga individu itu berbeda satu dan yang lainnya atau sama.

“Pada diskusi nanti tentunya kami akan menganalisa dengan para ahli macan tutul, pegiat lingkungan dan pemerhati macan tutul. Nanti kita akan analisis lima foto macan tutul tersebut untuk membandingkan lorengnya atau ciri khusus lainnya, baru keluar kesimpulan yang lebih akurat”, tambahnya.

Pihaknya merasa sangat senang dengan keberadaan individu anyar di TNGC. Artinya proses perkembang biakan terhadap tiga satwa kunci yakni macan tutul, elang Jawa dan Surili setidaknya bisa dikatakan mengalami kemajuan. Khusus satwa kunci macan tutul ini bisa berkembang karena dukungan satwa mangsa yang masih banyak. Babi hutan, trenggiling, monyet ekor panjang, landak, dan kancil juga masih sangat berlimpah di TNGC.

Baca juga:   Warga Geger, Macan Tutul Jawa Tersesat Masuk Hotel di Bandung

Selama ini pihaknya melakukan proteksi terhadap kawasan tersebut dengan melakukan berbagai kegiatan. Seperti sosialisasi pentingnya perkembangan ekosistem di kawasan termasuk di dalamnya pohon pohonan dan juga populasi satwa mangsa.

Diakuinya terkadang juga mereka mendapati masyarakat di sekitar kawasan masih ada yang berburu dan melakukan pembalakan.

“Kami hanya menyampaikan kepada mereka, silakan kalau mau berburu atau melakukan penebangan pohon, tapi jangan salahkan kami kalau suatu saat macan tutul turun gunung untuk mencari makan dan memangsa satwa peliharaan warga”, ujarnya.

Baca juga:   Kebun Binatang Bandung Tangani Macan Tutul ‘Abah’ Ciamis

Sosialisasi semacam itu dilakukan secara terbuka dan langsung ke warga karena bila terus dilarang dengan kata jangan, masyarakat malah jadi penasaran untuk mencoba.

Selain sosialisasi secara langsung ke masyarakat, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan 64 tempat wisata yang berada di sekitar ring luar TNGC. tercatat objek wisata tersebut berada di luar kawasan, namun jaraknya sangat dekat dengan TNGC.  “Kami ambil langkah untuk bekerja sama dengan mereka dalam melakukan pengamanan TNGC”, tambahnya.

TNGC berada di dua kabupaten yakni Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan. Memiliki luas 14.800an Hektar. Di kawasan itulah 68 kamera trap dipasang sepanjang tahun 2023. (*/tie)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: gunung ciremaimacan tutul


Related Posts

macan tutul
HEADLINE

Warga Geger, Macan Tutul Jawa Tersesat Masuk Hotel di Bandung

6 Oktober 2025
Macan Tutul Jawa
HEADLINE

Macan Tutul Jawa Lepas di Lembang, Wisata Ditutup Sementara

28 Agustus 2025
Macan Tutul
HEADLINE

Macan Tutul Diduga Lepas di Lembang, Warga Parongpong Cisarua Panik

28 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.