CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Air Hujan Bisa Diminum? Begini Faktanya!

Nurrani Rusmana
9 Januari 2024
Air Hujan Bisa Diminum? Begini Faktanya!

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Banyak orang yang sudah sejak lama menggunakan air hujan untuk memenuhi kebutuhan harian. Mulai dari mandi, mencuci, hingga menyiram tanaman. Biasanya, air hujan akan ditampung menggunakan tong atau ember besar, lalu disaring untuk mendapatkan air bersih.

Namun apakah air hujan bisa diminum secara langsung? Jawabannya adalah tidak bisa! Air hujan harus diproses terlebih dahulu. Termasuk melalui proses penyaringan dan disinfeksi, sebelum akhirnya bisa dikonsumsi.

Dilansir dari ALODOKTER pada Selasa (9/1/2024), di wilayah yang tingkat polusi dan pencemaran logamnya tinggi, air hujan yang turun akan terpapar polusi dan logam berat tersebut. Belum lagi, air hujan yang jatuh ke bumi biasanya mengandung senyawa kimia, seperti asam nitrat, karbon, dan logam berat yang berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Baca juga:   Bandung dan Kota Lainnya Berpotensi Bakal Hujan Sedang Hingga Lebat di Awal Oktober

Kalaupun wilayah yang ditinggali bebas dari cemaran logam berat atau polusi, belum tentu juga air hujan tersebut bisa diminum langsung. Saat air hujan turun, ada kemungkinan kontaminasi dari bakteri, virus, maupun parasit. Air hujan juga mungkin terkontaminasi kotoran hewan jika didiamkan di dalam tong atau ember.

Yang paling penting, pH air hujan tidak sama dengan pH air minum. Kadar pH air hujan cenderung asam, sekitar 5,0–5,5, dan akan semakin asam jika hujan turun di wilayah dengan tingkat polusi udara atau pencemaran logam beratnya tinggi. Padahal, pH air minum yang aman adalah 6,5–8,5.

Risiko Mengonsumsi Air Hujan

Karena mudah terkontaminasi mikroba dan tercemar polusi atau logam berat, sudah pasti ada risiko kesehatan di balik mengonsumsi air hujan. Contohnya, bila air hujan yang dikonsumsi ternyata sudah terkontaminasi bakteri E.coli, kamu bisa saja mengalami diare, muntah, mual, sakit kepala, bahkan demam setelah meminumnya.

Baca juga:   Hari Ini Diprediksi Wilayah Jawa Barat Bakal Hujan Lebat

Belum lagi, cemaran udara atau logam berat bisa membuat pH air menjadi asam. Mengonsumsi air dengan pH yang asam bisa menimbulkan keracunan.

Selain itu, pH rendah pada air juga bisa mencegah penyerapan kalsium yang berdampak pada pengeroposan tulang serta pengikisan enamel gigi sehingga menyebabkan gigi berlubang.

Pengolahan Air Hujan agar Bisa Diminum

Agar air hujan bisa diminum, sebagian orang akan merebusnya untuk mematikan virus atau bakteri. Namun, cara ini tidak efektif jika air hujan mengandung polutan atau logam berat. Air yang sudah tercemar polusi dan logam harus melalui proses tertentu sebelum dinyatakan layak konsumsi.

Baca juga:   Final Destination: Bloodline Siap Ubah Rutinitas Jadi Teror Maut

Proses ini melewati beberapa tahapan, yaitu penyaringan, pemusnahan bakteri patogen dengan bahan kimia (disinfeksi), dan uji laboratorium. Setelah dipastikan bebas kontaminan dan logam berat, barulah air hujan yang dikumpulkan tersebut bisa benar-benar dikonsumsi.

Bila proses pengolahan air ini tidak dilakukan, jangan sekali-kali mengonsumsi air hujan, ya. Namun, kamu tetap bisa kok, menggunakan air hujan untuk mencuci baju atau menyiram tanaman.

Bagaimana kalau tidak sengaja tertelan air hujan? Hal tersebut tidak menjadi masalah, yang penting setelah kehujanan, segera ganti pakaian dan hangatkan tubuh dengan mengonsumsi minuman hangat. Perbanyak pula minum air putih untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi sehingga terhindar dari penyakit. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: air hujanhujan


Related Posts

hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Sejumlah Kota

28 April 2026
hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota

4 April 2026
cuaca bandung hari ini
HEADLINE

BMKG Prakirakan Mayoritas Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan Ringan

31 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.