CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Dubes RI dan PM Kamboja: Generasi Muda, Mesin Masa Depan Kemajuan Negara

Tiwi Kasavela
15 Januari 2024
Dubes RI dan PM Kamboja: Generasi Muda, Mesin Masa Depan Kemajuan Negara

Ist

Share on FacebookShare on Twitter

PHNOM PENH, WWW.PASJABAR.COM– Dalam pertemuan hangat antara Duta Besar Republik Indonesia (RI) dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, di Phonm Penh, Rabu (10/1/2024), keduanya secara tegas mengakui potensi luar biasa dan semangat yang berkobar di kalangan generasi muda, menjadi kekuatan pendorong dalam membangun masa depan kedua negara.

Hun Manet, yang memimpin Kamboja sejak Agustus 2023 sebagai salah satu pemimpin termuda, telah mencapai pencapaian signifikan dalam menggarisbawahi pembangunan ekonomi negaranya.

Baca juga:   Jelang MotoGP, Pebalap Dunia Mulai Datang ke Mandalika

Dalam pertemuan dengan Duta Besar Santo Darmosumarto, Manet mendukung rencana pertemuan antara pebisnis muda dari Indonesia dan Kamboja.

“Saya ingin menciptakan sebanyak mungkin kesempatan bagi generasi muda kedua negara untuk bertemu, termasuk para pengusaha muda,” ungkap Santo kepada Hun Manet.

Dalam menghadapi momentum peringatan 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kamboja, keduanya sepakat bahwa momen tersebut harus diisi dengan kegiatan bermakna yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat kedua negara.

Baca juga:   Bruce Wilis Dikabarkan Kena Afasia

Hun Manet juga menyoroti peran ASEAN, berharap agar ASEAN tetap menjadi nahkoda dalam menyelesaikan berbagai masalah kawasan. Ia mengacu pada Indonesia sebagai contoh yang patut diikuti oleh negara-negara anggota.

“Setiap negara harus terus melaju cepat jika tak ingin ketinggalan,” ungkap Hun Manet, menegaskan pentingnya pembangunan di negara-negara ASEAN. Duta Besar Santo menanggapi dengan perumpamaan dari Presiden Jokowi, bahwa membangun negara layaknya mengayuh sepeda, dan melambat berarti risiko terjatuh.

Baca juga:   Kampanye Vaksinasi di Kanada Meningkat Pesat

Kedua pemimpin ini berharap bahwa setelah pertemuan berhasil, generasi muda dari kedua negara dapat melangkah maju dengan ide-ide segar dan semangat baru, memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi kedua negara. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Dubes RIPM Kamboja


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.