CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Persoalan Banjir di Kota Bandung Belum Bisa Terselesaikan!

Budi Arif
21 Februari 2024
Persoalan Banjir di Kota Bandung Belum Bisa Terselesaikan!

Banjir di Kota Bandung. (Foto: rif/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna meminta melalui Dinas Sumber Daya Air dan Mineral (DSDABM) mengaudit titik-titik banjir yang belum terselesaikan hingga saat ini. Salah satu contoh persoalan banjir di kawasan Gedebage.

Ema mengatakan terlebih dengan intensitas hujan saat ini, volume air terus bertambah. Sehingga perlu penanganan dan penyelesaian secara komprehensif.

Baca juga:   Baca Buku Lebih Mudah Dengan Aplikasi E-Pustaka

“Proses audit itu tugas kita, supaya kita paham faktor banjir itu karena apa. Maka saya meminta DSDABM ini melakukan audit. Hal ini supaya kita tahu persis persoalannya apa,” ujar Ema, Rabu (21/2/2024).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya keras untuk menyelesaikan persoalan banjir Gedebage. Salah satunya dengan membangun kolam retensi di kawasan Pasar Gedebage.

Baca juga:   Banjir di Pagarsih Kota Bandung Seperti Sungai, Ketinggian Hingga 1 Meter

“Lalu kolam retensi untuk membelokan aliran air dari Sungai Cinambo agar masuk ke akses pasar yang di bawah sutet itu. Itu anggarannya sudah aman, di 2024 kurang lebih Rp 16 miliar,” ujarnya.

Persoalan banjir di kawasan Gedebage, disebutnya hanyalah satu diantara beberapa kasus banjir yang belum tertangani. DSDABM Kota Bandung, dalam hal ini harus terus berupaya dan melakukan audit.

Baca juga:   Bangku Taman Trotoar Dago Banyak Yang Rusak

“Maka kita meminta DSDABM melakukan audit secara menyeluruh. Seperti di kawasan Lewipanjang, Pasir Koja, Kopo dan titik-titik lainnya. Persoalan banjir harus bisa tertangani supaya masyarakat tidak kesusahan,” pintanya. (rif)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: banjir gedebagebanjir kota bandungpersoalan banjir kota bandung


Related Posts

kolam retensi Gedebage
HEADLINE

Atasi Banjir, Gedebage Kota Bandung Butuh Dua Kolam Retensi Baru

7 Februari 2025
Pemkot Bandung Segera Audit Lingkungan Rawan Banjir di Sejumlah Titik
PASBANDUNG

Pemkot Bandung Segera Audit Lingkungan Rawan Banjir di Sejumlah Titik

20 Februari 2024
Strategi Pemkot Bandung Selesaikan Banjir Gedebage
PASBANDUNG

Strategi Pemkot Bandung Selesaikan Banjir Gedebage

14 Desember 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.