CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASHIBURAN

Mengenal Tradisi Perayaan Cap Go Meh

Nurrani Rusmana
24 Februari 2024
Mengenal Tradisi Perayaan Cap Go Meh

Penganut Konghucu bersembahyang di Kelenteng Tri Dharma Dwi Dharma Bhakti, di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (24/2/024). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Warga etnis Tionghoa tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Setelah merayakan Imlek pada hari ke-15 warga etnis Tionghoa melakukan perayaan Cap Go Meh.

Dilansir dari ANTARA pada Sabtu (24/2/2024), Tokoh masyarakat Tionghoa Kalbar, XF Asali, dalam bukunya yang berjudul Aneka Budaya Tionghoa Kalimantan Barat, menjelaskan Cap Go Meh berasal dari kata dialek Hokkien/Tio Ciu. Kata “Cap go” berarti lima belas dan kata “Meh” berarti malam. Sehingga Cap Go Meh artinya malam ke lima belas.

Di Tiongkok, negeri leluhur etnis Tionghoa Indonesia, menyebutnya sebagai perayaan Yuan Shiau Ciek yakni festival malam bulan satu.

Baca juga:   Imlek #DiRumahAja, Kirim Angpau via Digital

Saat masa Dinasti Tung Han, Kaisar Liu Chang (Han Min Tie) merayakan festival ini untuk menghormati Sang Budha Sakyamuni yang menampakkan diri pada tanggal 30, bulan 12 Imlek di daratan barat. Kemudian ditafsirkan sama dengan tanggal 15 bulan 1 Imlek di daratan Timur.

Kaisar memerintahkan rakyatnya agar sembahyang syukuran, arak-arakan, memasang lampion, atraksi kesenian rakyat seramai mungkin pada malam hari tersebut.

Kegiatan Berlanjut Turun Temurun

Kegiatan itu berlanjut secara turun-temurun sampai sekarang. Kegiatan ini masih diperingati etnis Tionghoa di Indonesia yang menganut Sam Kaw atau Tri Dharma sebagai hari raya religius umat Taoisme, Budha, dan Kong Hu Cu. Sedangkan untuk etnis Tionghoa lainnya, dirayakan sebagai hari raya tradisi budaya Yuan Shiau Ciek atau Cap Go Meh.

Baca juga:   Makanan Keberuntungan Saat Tahun Baru Imlek, Ini Maknanya

Perayaan Festival Cap Go Meh di Indonesia diadakan sebagai penutup perayaan tahun baru. Di banyak daerah, perayaan ini diisi atraksi permainan naga dan barongsai. Juga ada karnaval kendaraan berhias lampion atau bentuk event lainnya sesuai kekhasan di daerah setempat.

Mengenai adanya tatung atau lauya yang kerasukan roh leluhur, muncul dalam versi lain cerita rakyat. Yakni saat Dinasti Tung Zhou sekitar tahun 770 SM-256 SM.

Baca juga:   FOTO : JELANG IMLEK PATUNG DEWA-DEWI DIBERSIHKAN

Ketika itu, para petani memasang lampion di sekeliling ladang untuk mengusir hama dan menakuti binatang perusak tanaman. Kemudian ditambahi dengan segala bunyi-bunyian, bermain barongsai, dan arak-arakan tatung sebagai tolak bala serta supaya lebih ramai.

Kepercayaan dan tradisi budaya itu, berlanjut dan berkembang terus baik di daratan Tiongkok maupun di perantauan di seluruh dunia, sesuai kondisi dan situasi di negara masing-masing, hingga ke Indonesia. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Cap Go Mehimlektionghoa


Related Posts

Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia: Antara Representasi, Stigmatisasi, dan Tantangan Inklusi
PASNUSANTARA

Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia: Antara Representasi, Stigmatisasi, dan Tantangan Inklusi

1 Maret 2026
Vihara Dharma Ramsi Bandung
HEADLINE

Jelang Imlek, Vihara Dharma Ramsi Bandung Kebanjiran Pesanan Lilin

4 Februari 2026
Temu Sejarah #77 “Tionghoa di Quora” Menelusuri Jejak Identitas Tionghoa di Era Digital
PASBUDAYA

Temu Sejarah #77 “Tionghoa di Quora” Menelusuri Jejak Identitas Tionghoa di Era Digital

4 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.