CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Kemenkes Harap Teknologi Wolbachia Diteruskan di Kota Bandung Hingga Berhasil

Budi Arif
19 Maret 2024
Kemenkes Harap Teknologi Wolbachia Diteruskan di Kota Bandung Hingga Berhasil

Dirjen P2P Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu. (Foto: rif/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Bandung terkait implementasi pilot projek teknologi Wolbachia di Kota Bandung. Pihaknya berharap ini dapat berhasil dikembangkan di Kota Bandung untuk menangani kasus DBD.

Teknologi nyamuk Wolbachia ini sebelumnya diterapkan di Kota Yogyakarta dalam pengendalian kasus DBD sejak program tersebut dimulai pada 2016. Angka kasus DBD di Yogyakarta berangsur menurun hingga 77 persen dan angka rawat inapnya pun menurun hingga 86 persen.

Baca juga:   Kasus Campak Naik, Menkes: Terlalu Sibuk Vaksinasi Covid-19

Mengingat kasus DBD di Kota Bandung masih tinggi, pihaknya berharap teknologi Wolbachia dapat diteruskan hingga berhasil.

“Saat ini perkembangan teknologi tersebut telah berjalan 15 persen. Masih membutuhkan waktu hingga 60 persen untuk mengetahui hasilnya,” kata Dirjen P2P Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu, Senin (18/3/2024).

Sementara Peneliti Utama World Mosquito Program (WMP) Adi Utarini mengatakan teknologi Wolbahia terbukti aman untuk manusia, hewan dan lingkungan. Sehingga bisa menjadi salah satu upaya mencegah DBD.

Baca juga:   Pencegahan Internal COVID-19, bank bjb Berlakukan Work From Home

“Contohnya masyarakat Yogyakarta sudah 10 tahun hidup berdampingan dan kini kasus DBD menurun,” kata Adi.

Dengan adanya teknologi Wolbachia ini, Pemkot Bandung akan terus menjaga agar dapat berhasil dikembangkan di Kota Bandung. Sehingga kasus DBD dapat terkendali. (rif)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: kemenkesTeknologi WolbachiaWolbachia


Related Posts

CKG 2026
HEADLINE

CKG 2026 Diperluas, Pasien Langsung Dapat Penanganan Gratis

24 Januari 2026
Lebih dari 55 juta anak Indonesia mengalami gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi. Kemenkes luncurkan Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025–2030 untuk cegah kebutaan dan perluas layanan Vision Center di seluruh Indonesia. (Uby)
HEADLINE

55 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Penglihatan, Kemenkes Wanti-Wanti Bahaya Kebutaan Sejak Dini

9 Oktober 2025
peretasan situs PeduliLindungi
HEADLINE

Respons Kemenkes soal Dugaan Peretasan Situs PeduliLindungi

20 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.