CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home CAHAYA PASUNDAN

Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Bacaan dan Artinya

pri
9 April 2024
Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Bacaan dan Artinya

foto: freepik.com

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Setelah menjalankan puasa sebulan penuh di bulan Ramadan, umat muslim merayakan hari kemenangan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Salah satu ibadah yang dilakukan dalam perayaan ini adalah sholat Idul Fitri atau sholat Ied.

Hukum sholat Idul Fitri ini termasuk dalam kategori sunah muakkad, yang memiliki hukum yang sama dengan sholat Idul Adha dan sholat witir.

Sholat Idul Fitri dapat dilakukan secara berjemaah di masjid, namun juga diperbolehkan untuk dilakukan secara individu apabila ada kendala yang menghalangi untuk berjemaah. Waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri adalah pada pagi hari, dimulai sejak matahari terbit hingga masuk waktu zuhur.

Niat sholat Idul Fitri

Niat sholat Idul Fitri untuk imam:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى

Baca juga:   Tips Jalani Puasa Pertama Bagi Anak

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa.
Artinya,

“Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.”

Niat sholat Idul Fitri untuk makmum:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala.

Artinya,

“Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata cara sholat Idul Fitri

Berikut tata cara sholat Idul Fitri, seperti melansir dari Nu Online, Selasa (9/4/2024):

1. Pertama-tama membaca niat sholat Idul Fitri

2. Lalu takbiratul ihram sebagaimana sholat biasa. Setelah membaca doa iftitah, disunnahkan takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama. Di sela-sela tiap takbir itu dianjurkan membaca:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Baca juga:   Tujuan Ekonomi Islam

Artinya,

“Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau boleh juga membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya,

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

3. Selanjutnya membaca surat Al-Fatihah. Setelah melaksanakan rukun ini, dianjurkan membaca Surat al-A’lâ. Berlanjut ke ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.

4. Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan “allâhu akbar” seperti sebelumnya. Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua. Kemudian baca surat Al-Fatihah, lalu surat Al-Ghâsyiyah. Berlanjut ke ruku, sujud dan seterusnya hingga salam.

Baca juga:   Dzat Allah dan Beberapa Hal yang Berhubungan Dengannya

Hukum takbir tambahan (lima kali pada pada rakaat kedua atau tujuh kali pada rakaat pertama) ini sunah sehingga apabila terjadi kelupaan mengerjakannya, tidak sampai menggugurkan keabsahan sholat id.

5. Setelah salam, jamaah tak disarankan buru-buru pulang, melainkan mendengarkan khutbah Idul Fitri terlebih dahulu hingga rampung. Kecuali bila sholat Id ditunaikan tidak secara berjamaah.

Hadits Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah mengungkapkan:

السنة أن يخطب الإمام في العيدين خطبتين يفصل بينهما بجلوس

“Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: ramadansholat Idul Fitrisholat iedumat muslim


Related Posts

muhammadiyah bandung
HEADLINE

Ribuan Jemaah Muhammadiyah Bandung Salat Id Lebih Awal di Lodaya

20 Maret 2026
ramadan
HEADLINE

Pola Makan Setelah Ramadan Perlu Diatur agar Terhindar Risiko Penyakit

16 Maret 2026
malam lailatul qadar
HEADLINE

Malam Lailatul Qadar, Ratusan Jamaah Itikaf di Masjid Habiburahman Bandung

13 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.