CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kalah Mental dari Cina, Tim Thomas dan Uber Indonesia Gagal Raih Juara

Yatti Chahyati
6 Mei 2024
Kalah Mental dari Cina, Tim Thomas dan Uber Indonesia Gagal Raih Juara

Foto : https://pbsi.id/2024/05/06/piala-thomas-uber-2024-akui-keunggulan-china-tim-thomas-kembali-jadi-runner-up/

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tim Thomas dan Uber Indonesia, gagal meraih piala Thomas dan Uber, setelah dikalahkan oleh tim tuan rumah Cina di final Piala Thomas dan Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024).

Sebetulnya baik tim Thomas dan Uber Indonesia bermain cukup agus dibabak penyisihan hingga partai final, namun Ketika berhadapan dengan tim tuan rumah tim Indonesia khususnya tim uber Indonesia yang didominasi pemain muda sepertinya masih kalah mental.

Meski demikian, bagi tim Uber Indonesia pencapain tersebut sangat luar biasa, karena setelah 16 Tahun tim Uer Indonesia akhirnya bisa menembus babak final Piala Uber.

Tim yang dipimpin oleh pemain ganda putri Apriyani Rahayu ini pulang dengan gelar runner up dan medali perak setelah kalah 0-3 dari tim tuan rumah.

Bagi tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo, pengalaman untuk bertanding di partai puncak sebagai salah satu penentu kemenangan Indonesia merupakan hal yang sangat membanggakan.

“Dulu ketika menjadi cheering team di Piala Thomas di Aarhus, pastinya saya terbayang-bayang, seperti apa, ya, bisa main di babak final seperti itu? Dan Puji Tuhan kami Tim Uber Indonesia, di tahun 2024, bisa main di final. Pastinya ada perasaan senang dan bangga,” kata Ester.

Baca juga:   PASTV : BENTROK MAHASISWA DI BANDUNG TOLAK PENGESAHAN RUU KPK

Meskipun keluar sebagai runner up, ini merupakan ke-11 kalinya Indonesia tampil di babak final Piala Uber, dan menjadi negara kedua yang mengoleksi gelar finalis setelah China dengan 20 kali penampilan.

Di Piala Uber, kombinasi pemain senior dan pemain muda menghiasi tim Merah-Putih. Di nomor tunggal Gregoria Mariska Tunjung, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi dan Ruzana menjadi andalan.

Sementara di nomor ganda diisi Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose dan Meilysa Trias Puspitasari.

Sementara itu, di partai final putra Piala Thomas Indonesia di penampilannya yang ke-20 sejak mencapai bab puncak turnamen beregu putra ini pada 1958, tim putra Indonesia menyerah 1-3 kepada tuan rumah China.

Kekalahan Merah Putih ini lebih merupakan kekalahan mental, bahkan ganda Fajar Alfian/Rian Ardianto kalah lebih karena faktor tidak berpihaknya Dewi Fortuna kepada mereka.

Pasangan ini hampir membungkam suara bising penonton tuan rumah yang sudah justru menjadi energi pemberi semangat teramat besar bagi lawan-lawan Indonesia dalam final itu.

Baca juga:   Jorge Martin “Terimakasih Indonesia” Juara Moto GP Mandalika 2024

Indonesia langsung kehilangan poin pada partai pertama ketika Anthony Ginting menyerah dengan mudah kepada Shi Yu Qi.

Menanggung beban sebagai pembuka jalan dan bayangan mengangkat lagi trofi Piala Thomas setelah dia lakukan pada 2020, bisa menjadi beban teramat berat yang membuatnya menjadi tidak fokus dalam bagaimana menembus pertahanan lawan dan mencari kelemahannya.

Dua gim pun dia lewati dengan hasil sungguh di luar dugaan, kendati Shi Yu Qi bukan pemain sembarangan karena dia adalah pemain terdekat yang paling mungkin mengudeta Viktor Axelsen dari peringkat satu dunia.

Partai kedua yang mempertemukan ganda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berjalan lebih sesuai ekspektasi awam. Pasangan ini menghadapi ganda putra nomor satu dunia, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Fajar/Rian yang berperingkat tujuh dunia dan dua bulan lalu menjuarai All England, tampil kokoh dalam semua aspek, kecuali keberuntungan. Mereka nyaris membuat Liang/Wang menelan kekalahan kedua berturut-turut setelah sehari sebelumnya dalam semifinal takluk kepada ganda nomor 5 dunia dari Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Baca juga:   Kiper Utama Persib di Liga 1, Siapa Paling Berpeluang?

Fajar/Rian menyerah 18-21 pada gim pertama, tapi berbalik memenangkan gim kedua dengan 21-17, dan akhirnya menyerah dalam skor sama seperti gim kedua pada gim pamungkas.

Atmosfer dan tekanan turnamen beregu yang digelar di negeri yang menjadi lawan berat Indonesia, mungkin lebih keras ketimbang yang akan dihadapi mereka di Paris mendatang.

Bahkan penampilan Ginting tadi malam bisa sangat berbeda dalam Olimpiade, seperti sudah dia lakukan tiga tahun lalu dalam Olimpiade Tokyo ketika dia mempersembahkan medali perunggu kepada Indonesia.

Pun dengan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana menyerah dua gim langsung kepada He Ji Ting/Ren Xiang Yu yang sudah dua kali mereka kalahkan dan dua peringkat di bawah mereka. Bagas/Fikri yang tidak lolos Olimpiade Paris tampil menanggung beban berat yang tak bisa mereka sembunyikan, seperti Ginting saat menyerah kepada Shi Yu Qi.

Perjalanan sempurna yang menumbuhkan harapan bahwa bulu tangkis Indonesia bisa mempertahankan tradisi emas Olimpiade, diperlihatkan Jonatan Christie yang berada dua tangga di bawah Viktor Axelsen dan Shi Yu Qi dalam daftar peringkat tunggal putra BWF. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: bulutangkisindonesiathomas cupuber cup


Related Posts

China resmi menjadi juara Thomas Cup 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final. Simak rekap pertandingan dan sejarah baru tim Prancis di sini. (AP)
HEADLINE

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

4 Mei 2026
Veda Ega Pratama gagal finis akibat kecelakaan di Moto3 Amerika 2026. (Honda Team Asia)
HEADLINE

Evaluasi Hiroshi Aoyama Usai Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026

30 Maret 2026
Foto: AFP/VINCENT JANNINK
HEADLINE

Jadwal MotoGP Amerika 2026: Veda Ega Pratama dan Mario Aji Siap Beraksi di COTA!

26 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.