CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sidang Promosi Doktor Ilmu Sosial Unpas Ate Durangga: Facilitative Leadership untuk Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima Kota Tasikmalaya

Hanna Hanifah
12 Juni 2024
Sidang disertasi Unpas Ate Durangga

Program Pascasarjana Prodi Ilmu Sosial Unpas mengadakan sidang terbuka untuk promosi doktor Ate Durangga, di Aula Pascasarjana Bandung (12/6/2024) siang. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Program Pascasarjana Prodi Ilmu Sosial Universitas Pasundan atau Unpas

mengadakan sidang terbuka untuk promosi doktor Ate Durangga, di Aula Pascasarjana Unpas, lantai 5, Jalan Sumatera 41 Bandung, Rabu (12/6/2024) siang.

Pada Sidang Terbuka Prodi Ilmu Sosial Kajian Utama Administrasi Publik tersebut diuji oleh beberapa penguji

yakni Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si.,

Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU. ASEAN.Eng., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si., dan Prof. Dr. H. Benyamin Harits, M.S.

unpas
Program Pascasarjana Prodi Ilmu Sosial Unpas mengadakan sidang terbuka untuk promosi doktor Ate Durangga, di Aula Pascasarjana Bandung (12/6/2024) siang. (foto: han/pasjabar)

Ate Durangga membawakan sebuah disertasi dengan judul “Facilitative Leadership untuk Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima Kota Tasikmalaya”.

Baca juga:   Unpas Raih Penghargaan Bidang Tridharma Perguruan Tinggi

Pada disertasi karya miliknya, Ate menuliskan, bahwa Pemerintah Daerah dalam Perencanaan Tata Ruang Wilayah

Kota wajib merencanakan, menyediakan ruang, bagi kegiatan sektor informal, diantaranya PKL.

Ia juga menuliskan bahwa paradigma penataan PKL adalah bukan dengan meniadakan keberadaan usaha kecil yang merupakan bentuk nyata dari ekonomi kerakyatan.

Ditambahkan juga jika fokus penelitian yang dikaji oleh Ate, yakni untuk mengkaji dan menganalisa apa yang tepat untuk mengelola penataan PKL yang dilakukan oleh pemangku kepentingan yang terkait.

unpas
Program Pascasarjana Prodi Ilmu Sosial Unpas mengadakan sidang terbuka untuk promosi doktor Ate Durangga, di Aula Pascasarjana Bandung (12/6/2024) siang. (foto: han/pasjabar)

Ate mengatakan, hal yang menjadi alasan untuk pengambilan tema penelitian mengenai pedagang kaki lima ini karena dirinya pernah menjadi pedagang.

Baca juga:   Tersangka Mahasiswa Pembakar Polisi Terancam Dipecat Universitas Suryakancana Cianjur

“Karena saya pernah menjadi pedagang kaki lima. Dulu saya melihat fenomena kejadian di kota saya Tasikmalaya, itu yang menjadi latar belakang untuk penelitian,” paparnya ketika ditemui.

Untuk metode penelitian yang dipakai Ate yakni melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan beberapa teknik pengumpulan data yang sah.

Kemudian dikemukakan hasil penelitian yang diperoleh Ate, tertulis dalam disertasinya, bahwa Ate atau peneliti menemukan temuan sosok Eksekutor, kemudian kondisi awal, serta desain kelembagaan.

Sidang pun berlanjut dengan pembacaan berita acara dari Ketua Sidang, dan Ate dinyatakan lulus dengan IPK

akhir 3,42 yudisium sangat memuaskan. Ate juga merupakan lulusan ke-256 di Pascasarjana Unpas prodil Ilmu Sosial.

Baca juga:   Unpas dan Pemkab Cianjur Sinergi Bangun Sumber Daya Aparatur Berkompetensi
unpas
Program Pascasarjana Prodi Ilmu Sosial Unpas mengadakan sidang terbuka untuk promosi doktor Ate Durangga, di Aula Pascasarjana Bandung (12/6/2024) siang. (foto: han/pasjabar)

Ia juga berharap, agar pemerintah dapat memperhatikan pedagang kaki lima agar dapat setara dan tidak dibedakan.

“Perbaikan mungkin supaya pedagang kaki lima menjadi mandiri karena dalam pengertian berperang di jalan

Allah. Mental mereka itu tidak mudah, kalau cari mudahnya seperti, bagaimana mengemis tapi pulang pakai kendaraan Avanza,” ujar Ate

“Nah disini perlunya pemerintah mremperhatikan pedagang kaki lima yang tadi mungkin kotor dan kumuh.

Mental itu dipupuk supaya tidak seperti pengemis atau mencari belas kasihan,” tambahnya.

Ate juga mengatakan harapannya apat lebih baik karena selama ini saya mendapat kemudahan-kemudahan dan perlakuan yang baik. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Doktor Ilmu SosialProgram Studi Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Pasundansidang Promosi DoktorSidang Terbuka Doktorsidang terbuka pascasarjanaunpas


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.