CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pasar Kosambi “The Hallway Space” Jadi Destinasi Tren Wisatawan

Putri
15 Juli 2024
pasar kosambi

Sempat terpuruk, Pasar Kosambi "The Hallway Space" kini bangkit dan menjadi destinasi wisata baru khususnya anak muda di Kota Bandung. (foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sempat terpuruk, Pasar Kosambi kini bangkit dan menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandung.

Melalui pasar kreatif yang terletak di lantai atas pasar Kosambi, The Halloway Space, kini menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi wisatawan.

“Awalnya, pada tahun 2019 lalu, tempat ini merupakan ruang mubazir yang tidak terpakai di Pasar Kosambi. Bermodal uang Rp. 20.000.000 yang digalang melalui udunan bersama rekan-rekannya, mereka akhirnya menyulap lantai terbengkalai ini menjadi sebuah ekosistem ekonomi kreatif yang memiliki daya tarik tersendiri,” ujar Founder The Hallway Space, Faizal Budiman.

Menurut Faizal, membangun The Hallway Space hanya membutuhkan modal patungan Rp. 5 juta per orang dari empat orang.

“Kita izinnya ke Perumda Pasar. Dulu tempat ini sepi, terbengkalai 15 tahun. Awalnya cuma dua toko. Kita punya cita-cita kepingin punya toko yang bagus tapi enggak kepingin yang sewanya mahal karena di Kota Bandung ini kan sewa toko mahal. Akhirnya kita tertarik di pasar karena di pasar punya harga sewa yang murah,” ujar pria yang akrab disapa Bob ini.

Pandemi Covid 19 tidak menyurutkan Bob dan rekan-rekannya untuk menyulap The Hallway Space menjadi sebuah tempat ‘nongkrong’ anak muda kreatif Kota Bandung.

Baca juga:   Pemkot Bandung Permudah Perizinan Bagi UMKM, Ini Tujuannya
Sempat terpuruk, Pasar Kosambi “The Hallway Space” kini bangkit dan menjadi destinasi wisata baru khususnya anak muda di Kota Bandung. (foto: put/pasjabar)

Hingga pada akhirnya, pada 1 Oktober 2020, setelah satu tahun mengumpulkan tenan-tenan dengan visi misi yang sama serta sedikit sedikit renovasi fisik, The Hallway Space dibuka untuk umum.

“Soft opening 1 Oktober 2020 trafficnya udah seribuan orang perhari orang yang datang. Dulu 20 toko pertama isinya teman-teman KOL. 20 toko pertama kita kasih sewa setahun gratis buat ngeboosting hingga sekarang jadi 140 toko yang kita kelola,” aku Bob.

Karena dikelola dengan apik dalam segala hal, The Hallway Space hingga saat ini tidak pernah sepi pengunjung. Bahkan, omzet beberapa toko pun terbilang cukup tinggi.

“Omzet dipukul rata aja kalau misalkan dalam satu hari 1.000 orang yang datang dikali satu orang minimal spendmoneynya Rp 50.000 mungkin udah 50 juta perhari untuk keseluruhan. Tahun kemarin pas ramadan bahkan ada yang sampai Rp. 1 miliar per bulan,” ujarnya.

Bob menjelaskan, The Hallway Space bisa bertahan hingga saat ini karena saling support antartenant terutama dalam hal promosi media sosial yang dibuat selalu menarik.

Tidak hanya promosi, produk-produk yang dijualpun dikurasi secara detil dan tidak sembarangan orang bisa berjualan.

Baca juga:   Jurus Sakti Ridwan Kamil Menghadapi Kemarau Panjang

“Kita ada beberapa tenan yang punya loyal customer sendiri Kurasi tenant biar vibesnya tetap terjaga. Dari proses kurasi itu hasilnya si bentuk toko jadi lebih enak dipandang,” tuturnya.

Kepada pemerintah Kota Bandung di bawah kepemimpinan wali kota yang baru nantinya, harapan pelaku bisnis kreatif di lokasi ini terbilang sederhana.

Mereka hanya berharap tetap bisa mengekspresikan kreatifitas mereka di sini.

“Harapannya atau targetnya, kepingen tempat ini tetap ada, menjadi salah satu wadah atau ekosistem ekonomi kreatif di Bandung. Konsep Ini sudah terduplikasi di kota lain seperti di Surabaya dan Solo. Kalau ini bisa terduplikasi di kota-kota lain jadi banyak aset-aset pasar yang bisa hidup,” tandasnya.

Bakal Calon Wali Kota Bandung, Arfi Rafnialdi, kedapatan tengah menikmati semangkuk cuanki di sudut The Hallway Space. Selain kuliner, Arfi juga membeli kaos di toko Senikanji dengan harga Rp 150.000.

Sempat terpuruk, Pasar Kosambi “The Hallway Space” kini bangkit dan menjadi destinasi wisata baru khususnya anak muda di Kota Bandung. (foto: put/pasjabar)

“Cuankinya enak pisan, ini juga masih mau cari tempat ngopi yang enak. Tadi di depan sempat beli kaos Senikanji. Kaosnya unik tulisan pepatah bahasa Indonesia tapi tulisan kanji. Saya penasaran pas di google translate ternyata benar artinya,” ungkap Arfi.

Arfi mengaku sangat kagum dengan The Hallway Space yang terus bertumbuh menjadi ruang berekspresi anak muda kreatif Kota Bandung.

Baca juga:   Wajah Baru Cingised, 'Venetian Burano' Kota Bandung

Menurut dia, The Hallway Space berhasil membuat generasi muda mau datang berkunjung ke Pasar Tradisional.

“Anak muda kan jarang mau ke pasar kalau pasarnya biasa-biasa saja. Tapi ternyata bisa jadi keren banget. Bahkan tadi ngobrol sama Bob, ternyata justru aktivasi di The Hallway Space ini membuat pasar ini jadi hidup 24 jam. Sore sampai ke malam pada nongkrong, ada yang launching produk, ada yang mini konser yang lebih intimate. Dan malamnya sudah mulai persiapan pasar basah, jadi nyambung terus,” tuturnya.

Namun demikian, Arfi menambahkan, dengan karakteristik yang berbeda-beda, tidak semua pasar di Kota Bandung bisa mengusung konsep serupa dengan The Hallway Space.

“Enggak harus semua sama kaya gini. Saya meyakini kreatifnya orang Bandung bisa membuat kekhasan dari satu tempat. Mungkin ada beberapa tempat yang bisa dengan konsep seperti ini, tapi bisa jadi di pasar yang lain perlu kreatifitas yang berbeda. Ini sebetulnya harapan agar ekonomi kreatif berputar terus, karena kita berharap orang-orang yang datang dan hidup di kota ini taraf hidupnya meningkat,” pungkasnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: destinasi wisata bandungpasar kosambithe hallway spacewisata Bandung


Related Posts

Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
roti goreng nanas
HEADLINE

Roti Goreng Nanas Jadi Oleh-Oleh Baru Favorit Wisatawan di Lembang

4 Mei 2026
harga ayam kosambi
HEADLINE

Harga Ayam di Pasar Kosambi Turun, Namun Pembeli Masih Sepi

8 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.