BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Bangunan kelas SD Negeri Dahniar di Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ambruk.
Bangunan kelas SD Negeri Dahniar ambruk pada pagi hari, meski tidak ada hujan maupun angin kencang.
Dalam peristiwa bangunan kelas yang ambruk ini tidak ada korban jiwa, namun aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu, dan para siswa harus dipindahkan ke perpustakaan sekolah
Sebelumnya, bangunan sekolah ini sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan dengan retakan di dinding dan atap yang melengkung.
Pihak sekolah telah mewaspadai kondisi ini sejak awal.
Kepala Sekolah SD Negeri Dahniar, Iis Rohaeni, mengungkapkan bahwa pihaknya harus memberlakukan dua sesi belajar, yaitu sesi pagi dan sesi siang, karena jumlah kelas yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah siswa.
“Sekolah kami memiliki lebih dari 700 siswa, sementara hanya ada 9 ruang kelas yang tersedia,” kata Iis Rohaeni.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera memperbaiki kelas yang rusak dan menambah jumlah ruang kelas, minimal 15 ruangan, untuk menampung seluruh siswa dengan layak.
Ketua Komite SD Negeri Dahniar, Yayan Rustaman, juga mengungkapkan kekhawatiran terkait keselamatan siswa-siswi jika tetap diberlakukan dua shift.
“Shift siang sangat rawan bagi para pelajar,” ujarnya. (fal)




