CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

Henti Jantung dan Serangan Jantung: Apa Perbedaannya?

Hanna Hanifah
15 Agustus 2024
henti jantung dan serangan jantung

Dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, menjelaskan bahwa henti jantung dan serangan jantung adalah dua kondisi yang berbeda meskipun sering dianggap sama. (foto: Antara https://jabar.antaranews.com/berita/534411/perbedaan-henti-jantung-dan-serangan-jantung-ini-penjelasan-dokter)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Hendry Yoseph Nainggolan, Sp.JP, FIHA, menjelaskan bahwa henti jantung dan serangan jantung adalah dua kondisi yang berbeda meskipun sering dianggap sama oleh masyarakat.

“Henti jantung dan serangan jantung itu berbeda. Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terganggu secara mendadak, sementara pasien biasanya masih sadar,” ujar Hendry dalam diskusi daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan pada Rabu (14/8/2024) kemarin, dikutip dari Antara News.

Baca juga:   Mengupas Fakta Menarik Dunia Kedokteran Bersama FK Unpas

Hendry menambahkan bahwa gejala serangan jantung bisa muncul secara mendadak, seperti nyeri dada yang terasa seperti tertindih benda berat, serta bisa disertai dengan berdebar-debar atau sesak napas.

Sebaliknya, henti jantung adalah kondisi yang lebih mengancam nyawa, di mana jantung berhenti karena gangguan irama jantung yang akut dan berat.

Pada pasien henti jantung, biasanya sudah tidak sadar dan tidak teraba nadinya.

Baca juga:   Bisa Dicoba, Rekomendasi Buah-Buahan Segar yang Bikin Sehat

Oleh karena itu, pertolongan pertama untuk henti jantung melibatkan pemberian kompresi dada atau CPR (cardiopulmonary resuscitation).

“Pastikan area sekitar pasien aman. Letakkan pasien di permukaan yang keras dan stabil, dan cek pembuluh darah di lehernya dalam waktu maksimal 10 detik,” jelas Hendry. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: henti jantungperbedaan henti jantung dan serangan jantungserangan jantung


Related Posts

Legenda Sepak Bola Jerman Andreas Brehme Tutup Usia
PASOLAHRAGA

Legenda Sepak Bola Jerman Andreas Brehme Tutup Usia

21 Februari 2024
PASHIBURAN

Serangan Jantung Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

18 Februari 2020

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.