CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Wow! Pencipta Lagu ‘Es Lilin’ dan Nike Ardilla Dapat Lifetime Achievement

Hanna Hanifah
26 Agustus 2024
lifetime achievement

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan atas prestasi atau capaian seumur hidup (lifetime achievement) kepada pencipta sekaligus penyanyi lagu Sunda legendaris "Es Lilin," Ni Mursih, serta penyanyi pop Nike Ardilla. (foto: Antara https://jabar.antaranews.com/berita/537571/pencipta-lagu-es-lilin-dan-nike-ardilla-dapatkan-lifetime-achievement?page=all)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan atas prestasi atau capaian seumur hidup (lifetime achievement) kepada pencipta sekaligus penyanyi lagu Sunda legendaris “Es Lilin,” Ni Mursih, serta penyanyi pop Nike Ardilla.

Penghargaan ini diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, pada Minggu (25/8/2024) malam dalam rangkaian West Java Festival (WJF) 2024 di Lapangan Saparua, Kota Bandung.

Sebelum penyerahan penghargaan, masyarakat yang hadir disuguhi karya-karya Nike Ardilla, serta rekaman suara asli Ni Mursih yang direkam pada era kolonial (1930-an) dan sempat disiarkan oleh stasiun radio Belanda, Nederlandsch-Indische Radio Omroep Maatschappij (NIROM).

Rekaman tersebut juga menampilkan video yang memperlihatkan suasana Kota Bandung zaman dahulu, termasuk Jalan Braga, Hotel Savoy Homann, dan foto keluarga Ni Mursih.

Penghargaan berupa piagam dan bantuan uang kadedeuh senilai Rp20 juta diberikan kepada keluarga Ni Mursih, yang diwakili oleh Endang Hidayat, putra Ni Mursih, dan Alan Yudi, kakak Nike Ardilla.

Baca juga:   Puluhan Bus Disiapkan Mengangkut Ribuan Suporter Piala Dunia U-17

Endang Hidayat (91) menjelaskan bahwa lagu “Es Lilin” diciptakan sebagai bentuk protes para seniman daerah terhadap industri musik pada saat itu yang memprioritaskan seniman asing dengan royalti lebih besar dan pembayaran yang lebih teratur, sementara seniman lokal sering diabaikan.

“Sedangkan musikus daerah diabaikan dan harganya murah. Ini sangat menyedihkan dan lucu, padahal di Belanda kasohor, di Malaya kasohor. Mudah-mudahan dengan kegiatan Provinsi Jabar ini, Es Lilin tampil lagi,” kata Endang, dikutip dari Antara News.

Di tempat yang sama, Alan Yudi mengungkapkan harapannya agar penghargaan ini bisa mendorong kemajuan kembali musik dan musisi dari Jawa Barat, terutama yang tradisional.

“Apalagi ini ada lagu Es Lilin yang sangat fenomenal. Asli saya merinding ketika diperdengarkan lagu yang diciptakan ketika saya belum lahir. Dengan kegiatan ini, mari kita gali lagi, lebih hargai lagi pencipta dan seniman Indonesia, kita kreasikan lagi, terlebih sekarang lebih mudah dengan aplikasi-aplikasi musik yang ada,” ucap Alan.

Baca juga:   Marak Reklame Ilegal, Satpol PP Kota Bandung Ambil Tindak Tegas

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, mengatakan bahwa penghargaan lifetime achievement ini membuktikan bahwa Jawa Barat adalah tempat lahirnya seniman dan budayawan.

“Semua pasti kreatif, bahkan penerima penghargaan ini datang dari dua zaman dan genre yang berbeda. Tapi keduanya sama-sama mengharumkan Jabar secara nasional dan internasional,” ungkapnya.

Bey juga mengingatkan masyarakat Jawa Barat untuk melestarikan lagu daerah, termasuk “Es Lilin.”

“Jangan ngaku orang Jawa Barat kalau enggak bisa nyanyi Es Lilin. Itu sudah kewajiban untuk bisa nyanyi lagu Es Lilin,” tegasnya.

Acara ditutup dengan Endang yang menyanyikan satu bait dari lagu “Es Lilin” versi asli, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari penonton.

Baca juga:   Libur Akhir Tahun, Bandara Husein Sastranegara Alami Lonjakan Penumpang

Lagu “Es Lilin” sangat terkenal, bukan hanya di Jawa Barat tetapi juga secara internasional, bahkan pernah dibawakan oleh Idris Sardi dalam sebuah pesta musik dunia di Amerika Serikat.

Pada tahun 1983, seorang wartawan di Bandung menuliskan kisah seorang WNI yang tinggal di Australia, Iwan Natapraja, yang mengabarkan kepada saudara perempuannya di Bandung bahwa lagu “Es Lilin” telah populer di Australia.

Lagu ini semakin dikenal ketika dinyanyikan dalam versi Pop Sunda oleh Nining Meida.

Lirik lagu “Es Lilin” disusun dalam struktur Rarakitan, sebuah format puisi lama Sunda yang menggunakan sampiran-eusi (cangkang-isi).

Lagu ini bukan tentang penjual es lilin yang menjajakan es keliling kampung, melainkan tentang perempuan yang berhati-hati dalam memilih jodoh, dengan makna mendalam tentang kehati-hatian seorang perempuan dalam menentukan pasangan hidupnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: es lilinlagu es lilinlifetime achievementni mursihNike Ardilla


Related Posts

“Bertemu Kembali” Kolaborasi Emosional Melly Goeslaw dan Nike Ardilla
PASHIBURAN

“Bertemu Kembali” Kolaborasi Emosional Melly Goeslaw dan Nike Ardilla

7 Desember 2023
Museum Nike Ardilla, Saksi Kehidupan Sang Legenda
PASHIBURAN

Museum Nike Ardilla, Saksi Kehidupan Sang Legenda

22 Agustus 2023
Haul ke 27 Tahun Nike Ardilla, Inka Christie Persembahkan Lagu “Sahabat Sejati”
PASHIBURAN

Haul ke 27 Tahun Nike Ardilla, Inka Christie Persembahkan Lagu “Sahabat Sejati”

16 Maret 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.