CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASOLAHRAGA

Pasukan Treble Manchester United Dikalahkan Tim Terbaik di Dunia, Lazio-nya Sven-Goran Eriksson

pri
27 Agustus 2024
Pasukan Treble Manchester United Dikalahkan Tim Terbaik di Dunia, Lazio-nya Sven-Goran Eriksson

Dua pemain Lazio besutan Sven-Goran Eriksson, Alessandro Nesta dan Juan Sebastian Veron, berduel dengan striker Manchester United, Andy Cole, dalam laga Piala Super Eropa 1999, 27 Agustus 1999 di Monaco. (PASCAL GUYOT/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Dalam sejarah hari ini 25 tahun yang lalu, mendiang Sven-Goran Eriksson memimpin Lazio mengalahkan Manchester United yang baru meraih treble di Piala Super Eropa.

Jagat sepak bola sedang berduka oleh kepergian Sven-Goran Eriksson.

Pelatih legendaris asal Swedia ini meninggal dunia pada Senin (26/8/2024) dalam usia 76 tahun.

Pada Januari lalu, Eriksson mengungkapkan bahwa dirinya mengidap kanker pankreas stadium akhir dan tinggal memiliki maksimal 1 tahun untuk hidup.

Karier melatih Eriksson terbentang sejak 1977 hingga 2019.

Berbagai tim pernah merasakan besutan tangan pria kelahiran 5 Februari 1948 ini.

Dari IFK Goteborg, Benfica, AS Roma, Fiorentina, Sampdoria, Lazio, sampai Timnas Inggris, Timnas Meksiko, Timnas Pantai Gading, dan Timnas Filipina.

Periode terbaik Eriksson tak bisa dibantah didapatkannya bersama Lazio pada selang 1997-2001.

Baca juga:   Manchester United Sasaran Empuk Gol Olimpico

Lazio dibawanya menjuarai Liga Italia 2000, Coppa Italia 1998, 2000, dan Piala Super Italia 1998, 2000.

Bersama klub ibu kota Liga Italia itu, Eriksson juga mampu meraih trofi level kontinental yakni Piala Winners dan Piala Super Eropa 1999.

Pencapaian Eriksson menjuarai Piala Super Eropa 1999 sangat istimewa.

Pasalnya, tim yang dikalahkan Lazio adalah Manchester United yang meraih treble dengan menjuarai Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions pada musim 1998-1999.

Yang menarik, momen suksesnya Lazio mengalahkan pasukan treble Manchester United terjadi nyaris tepat 25 tahun dari tanggal berpulangnya Eriksson.

Duel Lazio melawan Manchester United di Piala Super Eropa 1999 berlangsung pada 27 Agustus 1999 di Stade Louis II, Monaco.

Baca juga:   Altay Bayindir Dipercaya Jadi Starter, MU Siap Bikin Kejutan di Derby Manchester!

Diasuh Sir Alex Ferguson, Manchester United menurunkan para pahlawan treble-nya.

Ada Teddy Sheringham, Ole Gunnar Solksjaer, Andy Cole, Paul Scholes, Roy Keane, David Beckham, dan Gary Neville di dalam jajaran starter.

Sementara itu, Eriksson memainkan antara lain Alessandro Nesta, Sinisa Mihajlovic, Dejan Stankovic, Juan Sebastian Veron, Matias Almeyda, Pavel Nedved, dan pelatih Inter Milan saat ini, Simone Inzaghi.

Rencana Sven-Goran Eriksson sempat tidak berjalan ketika Inzaghi harus keluar dari lapangan di pertengahan babak pertama karena cedera.

Namun, Eriksson membuat keputusan tepat dalam memilih pemain pengganti Inzaghi.

Striker asal Cile, Marcelo Salas, justru menjadi pahlawan Lazio.

Dia mencetak gol pada menit ke-35 dengan sebuah tembakan di dalam kotak penalti.

Baca juga:   Hadapi Borneo FC, Kekuatan Persib Pincang Lagi

Manchester United berusaha melakukan comeback seperti cerita heroik mereka tatkala meraih treble.

Tetapi, tidak ada lagi gol yang tercipta pada pertandingan itu.

Di luar perkiraan orang, Lazio menang 1-0 atas Manchester United untuk menjadi juara Piala Super Eropa.

Beberapa tahun setelah pertandingan itu, Ferguson mendapatkan pertanyaan apakah memiliki penyesalan sepanjang kariernya sebagai pelatih.

Pelatih legendaris Man United itu langsung menyebut laga melawan Eriksson dan Lazio di Piala Super Eropa 1999.

“Pada 1999 kami kalah di Piala Super Eropa dari Lazio, yang saat itu merupakan tim terbaik di dunia,” kata Ferguson.

“Itu barangkali memori paling menyakitkan yang saya alami.”

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: laziomanchester unitedPiala Super EropaSven Goran Erikssontreble


Related Posts

Bek MU Harry Maguire. (Foto: CameraSport via Getty Images/Shaun Brooks - CameraSport)
HEADLINE

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

4 Mei 2026
Manchester United sukses menumbangkan Liverpool dengan skor 3-2 di Old Trafford pada pekan ke-35 Premier League. (Getty Images)
HEADLINE

Main Efektif di Old Trafford, Manchester United Tumbangkan Liverpool 3-2

4 Mei 2026
MU bisa dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan jika mengalahkan Liverpool. (AFP/Darren Staples)
HEADLINE

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.