CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM — Sembilan penjaga palang perlintasan kereta api Kampung Sumur Bor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapatkan apresiasi dari Jajaran Sat Lantas Polres Cimahi, Senin (9/9/2024).
Sat Lantas Polres Cimahi melengkapi perlengkapan keamanan di Perlintasan Sebidang untuk memastikan keamanan masyarakat yang melintas. Adapun perlengkapan yang diberikan seperti lampu palang serta seragam lengkap bagi para relawan. Selain itu sejumlah penjaga juga diberikan bantuan berupa sembako.
Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Adhi Prasidya Danahiswara mengatakan petugas ya menjaga perlintasan tanpa palang pintu merupakan sosok yang sangat dibutuhkan masyarakat. Mereka merupakan pahlawan yang perlu diapresiasi.
“Masih dalam rangka HUT Lalu Lintas ke 69 yang nantinya akan dilaksanakan pada 22 September 2024, kami melaksanakan kegiatan yang dinamakan Local Hero Award. Jadi kita mencari pahlawan yang di Cimahi itu siapa dalam berlalulintas,” kata Adhi saat ditemui di Perlintasan Desa Cilame, Senin (9/9).
“Kita anggap mereka ini sebagai pahlawan dalam berlalu lintas. Kami berikan sedikit bantuan, seperti rompi, topi, dan tongkat lampu. Kemudian kita berikan sedikit sembako,” tambah Adhi.
Dijelaskannya perlintasan kereta api sebidang di kawasan Sumur Bor kerap terjadi kecelakaan. Bahkan, sepanjang 2021-2023 tercatat ada 10 peristiwa kecelakaan di kawasan tersebut.
Terbaru, pada Kamis 14 Desember 2023 sebuah kendaraan minibus jenis Daihatsu Sigra dengan Nomor Polisi D 1859 AJY dihantam kereta api Federer di perlintasan tersebut. Padahal, penjaga palang pintu perlintasan sudah mengingatkan, namun tidak digubris pengemudi.
Akibat peristiwa nahas tersebut sebanyak 5 orang penumpang, termasuk pengemudi meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
“Kegiatan ini juga kami manfaatkan untuk memberikan edukasi keselamatan bagi diri mereka sendiri selain dari tugas mereka menjaga orang lain,” ujarnya.
Tak cuma di titik tersebut, ada beberapa perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang dijaga relawan. Relawan itu akan diberikan perhatian serupa sekaligus edukasi keselamatan lalu lintas.
“Ada titik lainnya, nanti akan kita berikan juga. Kemudian ini kita edukasi juga bagaimana mereka mengatur lalu lintas supaya pengendara aman, tapi mereka juga aman dari bahaya,” jelasnya.
Lebih jauh dalam rangka HUT Lantas pihaknya pun melakukan berbagai kajian sebelum memberikan apresiasi kepada para Local Hero terpilih. Adhi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas di perlintasan kereta api.
“Kajian pasti kita laksanakan makanya kita berikan apresiasi kepada yang bersangkutan.
Kami berharap kepada masyarakat agar selalu patuh terhadap rambu lalu lintas, terutama saat menyeberang rel kereta api,” tandasnya.
Sementara itu Ujang Sumarna (51), terlihat senang mendapatkan apresiasi dari Kasat Lantas Polres Cimahi. Saat itu dirinya tengah sibuk mengatur lalu lintas di perlintasan yang jadi jalur utama dari Jalan Raya Cimareme menuju Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat dibawah terik matahari.
Baginya, keselamatan pengendara, jadi prioritas tugasnya sebagai relawan perlintasan sebidang yang kerap menelan korban jiwa. Diakui Ujang dirinya sudah bekerja di sini sejak 26 puluh tahun lalu saat ini masih didampingi oleh orang tuanya.
“Saya sudah lama jaga di sini, ya bisa dibilang sudah 26 tahun, dari tahun 1998. Sebelumnya meneruskan tugas orangtua, dari tahun 80-an,” kata Ujang kepada wartawan, Senin (9/9/2024).
Ujang menyebut perlintasan itu tak mungkin dibiarkan tanpa penjagaan. Sebab sudah puluhan tahun, memang dibiarkan tanpa palang pintu otomatis seperti di perlintasan yang mengiris jalan raya.
“Niatnya kita ibadah, supaya yang lewat di sini aman. Soalnya memang sering kecelakaan juga, termasuk yang mobil ditabrak feeder itu yang terakhir. Sampai ada 6 orang meninggal,” kata Ujang. (Uby)







