CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pemkot Bandung Siap Hadapi Musim Hujan, Fokus Antisipasi Banjir dan Sampah Liar

Hanna Hanifah
26 September 2024
musim hujan

Pemkot Bandung telah mempersiapkan langkah antisipatif memasuki musim hujan, terutama terkait banjir yang disebabkan oleh saluran air yang tersumbat. (foto: Pemkot Bandung https://bandung.go.id/news/read/10098/pemkot-bandung-siap-hadapi-musim-hujan-fokus-penanganan-sampah-dan-pe)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi bencana saat memasuki musim hujan, terutama terkait banjir yang disebabkan oleh saluran air yang tersumbat.

Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam penanganan sampah liar, merupakan prioritas utama, karena hal ini sering menjadi penyebab utama tersumbatnya drainase.

“Dalam persiapan musim hujan ini, kita fokus pada antisipasi bencana, terutama banjir. Salah satu faktor utama penyebab banjir adalah sampah liar. Selain merusak lingkungan, sampah ini juga menyumbat saluran drainase yang berakibat pada meluapnya air,” ujar Koswara dalam keterangan pers di Balai Kota Bandung pada Kamis (26/9/2024) dilansir dari Pemkot Bandung.

Himbauan untuk Membuang Sampah pada Tempatnya

Koswara mengingatkan pentingnya disiplin masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.

Baca juga:   Unpad Mulai Buka Pendaftaran SNMPTN 2022

“Kita harus disiplin, tidak bisa sembarangan membuang sampah. Jika pengangkutan sampah terlambat, itu bukan alasan untuk membuang sampah sembarangan. Tetap harus dibuang ke tempat penampungan sementara (TPS), dan nanti akan diambil oleh petugas,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa perubahan fungsi hutan di daerah hulu turut mempengaruhi potensi banjir di Kota Bandung.

Banyak kawasan hutan di Kawasan Bandung Utara yang beralih fungsi menjadi lahan terbuka, sehingga tidak dapat menyerap air hujan dengan baik.

“Perubahan fungsi hutan yang dulunya menyerap air, sekarang banyak menjadi lahan terbuka, seperti untuk tanaman palawija. Akibatnya, air hujan yang seharusnya terserap oleh hutan mengalir deras ke bawah, menambah beban saluran air,” ungkapnya.

Baca juga:   Surat Titipkan Siswa Ke SMKN Dengan Dalih Aspirasi Masyarakat, Fortusis : Naif Sekali!

Koswara mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Ia meminta warga agar tidak berteduh di bawah pohon dan mencari tempat yang aman.

“Kalau hujan disertai angin kencang, jangan berteduh di bawah pohon. Cari tempat yang aman dan terlindung. Pohon-pohon berpotensi patah jika tidak kuat menahan angin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Bandung akan segera mengeluarkan edaran mengenai kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir.

Sejak tahun 2015, Pemkot telah membangun 13 kolam retensi yang tersebar di 12 sub DAS Citarum dan 46 anak sungainya.

Baca juga:   Musim Hujan Picu Infeksi, Pakar Ingatkan Langkah Pencegahan

Salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menghadapi musim penghujan adalah kegiatan Mapag Hujan, yang melibatkan semua elemen masyarakat mulai dari tingkat kota hingga RT dan RW.

“Mapag Hujan sudah menjadi tradisi yang baik dan harus terus kita pertahankan. Kita juga mendorong kewilayahan dan masyarakat untuk mengintensifkan mapag hujan ini,” ujar Didi.

Didi menambahkan bahwa sungai-sungai di Kota Bandung juga terus dikeruk untuk menghilangkan sedimentasi agar mencegah sungai-sungai tersebut meluap saat curah hujan tinggi.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan drainase.

“Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat penting, karena sampah dapat menghalangi aliran air dan memperparah risiko banjir,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: banjir bandungmusim hujanmusim hujan bandung


Related Posts

Wakil Ketua DPR RI
HEADLINE

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

17 April 2026
bumd sangga buana
HEADLINE

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

16 April 2026
proyek galian Bekasi
PASJABAR

Tuai  Banyak Keluhan, DPRD Kota Bekasi Dukung Penghentian  Proyek Galian Oleh Pemkot

3 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.