CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Kamala Harris Tidak akan Berikan Pidato kepada Pendukung

pri
6 November 2024
Kamala Harris Tidak akan Berikan Pidato kepada Pendukung

Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris. (Dok. AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Kamala Harris, calon presiden dari partai Demokrat tidak akan menyampaikan pidato di hadapan para pendukungnya malam ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Cedric Richmond salah satu ketua tim kampanyenya, dikutip dari laman CNN, Rabu (6/11/2024).

Meski begitu, Richmond menyebut, Kamala diperkirakan akan berpidato besok. Alasanya, karena Kamala masih menunggu hasil pemilu dari seluruh negeri yang terus dihitung.

“Kami masih harus menghitung suara. Masih ada negara bagian yang belum diumumkan,” kata Cedric Richmond.

Pengumumannya muncul setelah CNN memperkirakan bahwa mantan Presiden Donald Trump akan memenangkan dua negara bagian medan pertempuran utama: North Carolina dan Georgia.

Richmond mengatakan, tim kampanye akan terus berjuang “untuk memastikan bahwa setiap suara dihitung. Bahwa setiap suara diucapkan.”

Baca juga:   Kalahkan Malaysia 4-1 Indonesia Hadapi Singapura di Semifinal Piala AFF

Kamala Harris menang di Washington D.C dan California

Sejumlah negara bagian di Amerika Serikat (AS) telah menutup proses pemungutan suara yang dimulai sejak Selasa (5/11) pagi waktu setempat.

Proses penghitungan suara pun tengah berlangsung untuk menentukan pemenang dalam pemilihan presiden (pilpres) AS 2024.

Berdasarkan hasil sementara, AP melaporkan bahwa calon presiden Partai Demokrat Kamala Harris telah menang di Washington D.C. Meskipun itu bukan merupakan negara bagian, namun ibu kota AS itu memiliki bobot tiga suara elektoral.

Dilansir The Guardian, Rabu (6/11), tidak ada kandidat Partai Republik yang memenangkan suara distrik federal sejak amandemen ke-23 konstitusi memberikan hak suara kepada mereka pada tahun 1961.

Baca juga:   Fitur Avatar WhatsApp Mulai Dihapus Bertahap untuk Semua Pengguna

Ini menjadi kemenangan manis bagi Harris, yang merupakan lulusan Howard University di kota tersebut.

Selain Washington, Harris juga berhasil menang di negara bagian asalnya, California.

Dengan demikian, kemenangannya di California dan Washington memberikan Harris total 66 suara elektoral.

Selain itu, Harris juga memenangkan satu dari empat suara elektoral di Maine.

Menang di Virginia hingga New Mexico

Negara bagian lain yang juga dimenangkan oleh Harris adalah Virginia, dengan meraih 13 suara elektoral.

Virginia adalah negara bagian yang akhir-akhir ini cenderung condong ke Demokrat, meski dikunjungi Donald Trump pekan lalu.

Baca juga:   KPU Jabar Gelar Rapat Rekapitulasi, Polisi kerahkan 1.363 Personel

Kamala Harris turut menang di New Mexico, memberi kejutan tersendiri bagi pihak Partai Republik yang mengharapkan kemenangan dari negara bagian tersebut.

New Mexico biasanya memilih Demokrat dalam pemilihan umum baru-baru ini.

Namun, Trump melakukan di sana minggu lalu, berharap untuk membalikkan keadaan ke pihaknya. Usahanya tidak berhasil, terbukti usai Harris memenangkan lima suara elektoralnya.

Kamala Harris, capres Partai Demokrat, dan Donald Trump, capres Partai Republik, tengah bersaing ketat untuk merebutkan jabatan tertinggi di Gedung Putih untuk periode 2025-2029.

Menurut hasil penghitungan suara sementara hingga Rabu (11/6) pukul 11.58 WIB, Harris berhasil meraih 205 suara elektoral sementara Trump unggul dengan 230 suara elektoral.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Amerika SerikatKamala Harrispartai demokratpilpres


Related Posts

Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images
HEADLINE

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026
Gianni Infantino menegaskan Iran akan tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat. (Karim JAAFAR / AFP)
HEADLINE

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

1 Mei 2026
Timnas Iran. (Foto: AFP)
HEADLINE

Ketegangan Geopolitik Memuncak, Iran Belum Putuskan Partisipasi di Piala Dunia 2026

29 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.