CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Nasi Goreng Mas Polo: Cita Rasa Khas yang Membuat Ketagihan

Hanna Hanifah
12 Desember 2024
nasi goreng mas polo

Nama Nasi Goreng Mas Polo sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta kuliner Bandung, khususnya bagi mahasiswa Universitas Pasundan. (foto: imelda/diana pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Nama Nasi Goreng Mas Polo sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta kuliner Bandung, khususnya bagi mahasiswa Universitas Pasundan.

Warung sederhana yang berlokasi di kawasan Tamansari ini telah berhasil memikat lidah pelanggan sejak tahun 1995.

Memiliki lokasi yang strategis dan berada di dekat kampus, membuat warung ini sering dikunjungi oleh mahasiswa. Tidak hanya kalangan mahasiswa, banyak pekerja kantoran yang kerap mengunjungi tempat ini untuk menghilangkan rasa lapar.

Mas polo, sang pemilik, menceritakan awal mula ia merintis usaha ini. Berasal dari Solo, ia memutuskan untuk menetap di Bandung dan membuka warung nasi goreng.

Baca juga:   PASTV : Detik-Detik SALING SERANG MAHASISWA VS POLISI di BANDUNG

Pilihan menu yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari nasi goreng, mie goreng, kwetiauw goreng, capcay, hingga mie tek-tek.

Namun, nasi goreng dan kwetiauw goreng menjadi primadona yang selalu diburu pelanggan.

“Banyak pelanggan yang bilang nasi goreng saya itu rasanya berbeda dengan yang lain,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hanna, salah satu mahasiswa yang menjadi pelanggan di Nasi Goreng Mas Polo.

Baca juga:   Shai Gilgeous-Alexander Raih MVP, Thunder Lumat Timberwolves 118-103

“Aku biasanya pesan menu nasi goreng, dan rasanya cocok di lidah. Harganya juga terjangkau, dan posinya juga banyak,” tuturnya.

Selama menjalani usaha ini, Mas Polo dapat mengahasilkan 1-1,5 juta perhari. Mas Polo pun menuturkan bahwa selain dapat menghasilkan uang, ia juga dapat dapat berinteraksi langsung dengan pelangganya.

“Saya sering berbincang dengan pelanggan saya, seperti para mahasiswa, dan itu membuat saya senang,” jelasnya.

Adapun tantangan yang dihadapinya saat menggeluti usaha ini yaitu pada saat pandemi Covid-19. Seperti kebanyakan pelaku usaha kuliner lainnya, Mas Polo juga merasakan dampak pandemi Covid-19.

Baca juga:   Babak Pertama, Persib Bandung Unggul 1-0 atas Persis Solo

Salah satunya ialah penurunan jumlah pengunjung yang membuat usahanya sempat sepi.

“Dulu pada saat pandemi warung saya sepi, karena mahasiswa banyak yang kuliah online,” ungkapnya.

Ke depannya, Mas Polo berharap usahanya dapat terus berjalan dan semakin berkembang.

“Harapan saya sih bisa terus berjualan, dan usaha saya mendapat dukungan dari pemerintah,” pungkasnya. (imelda/diana)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: nasi goreng mas polo


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.