CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Wieky Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Unpas, Bahas SDGs di Kab Bandung

Hanna Hanifah
22 Januari 2025
doktor ilmu sosial unpas

Sidang promosi doktor Wieky Rusmanto dari Program Pascasarjana Ilmu Sosial Unpas berlangsung pada Rabu (22/1/2025) dengan membahas model SDGs Kab Bandung. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sidang promosi doktor Wieky Rusmanto dari Program Pascasarjana Ilmu Sosial Universitas Pasundan (Unpas) berlangsung pada Rabu (22/1/2025) di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Bandung.

Dalam sidang tersebut, Wieky mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Model Sustainable Development Goals di Kabupaten Bandung.”

Sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P., M.S., sekaligus sebagai promotor, dengan co-promotor Prof. Dr. Iwan Satibi, M.Si.

Pengujian dilakukan oleh oponen ahli yang terdiri dari Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si., dan Prof. Dr. Ummu Salamah, M.S.

Baca juga:   Obat Berbasis Bahan Alam Tetap Harus Perhatikan Dosis

Penelitian Tentang SDGs di Kabupaten Bandung

doktor ilmu sosial unpas

Wieky menyoroti tantangan yang dihadapi Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dalam implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Berdasarkan penelitiannya, beberapa kendala utama mencakup kurangnya pemahaman perangkat daerah terhadap agenda pembangunan global, minimnya integrasi dan sinkronisasi agenda pembangunan sektoral, serta keterbatasan data untuk mengukur indikator SDGs.

Ia juga mencatat bahwa Kabupaten Bandung belum memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) yang menjadi pedoman pelaksanaan SDGs di tingkat lokal.

Melalui pendekatan kualitatif studi kasus, Wieky mengumpulkan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Informannya meliputi pejabat dari BAPPELITBANGDA Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SDGs di Kabupaten Bandung masih belum efektif.

Baca juga:   Luka Modric Cetak Gol Bersejarah di Usia 40 Tahun! AC Milan Bungkam Bologna 1-0 di San Siro

Hingga saat ini, belum semua indikator yang ditetapkan—sebanyak 17 indikator—tercapai sepenuhnya.

“Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model Sustainable Development Goals di Kabupaten Bandung selama ini. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasinya serta menawarkan model yang efektif untuk pelaksanaannya,” Ungkap Wieky ketika ditemui.

Lebih lanjut, dalam abstrak disertasinya menjelaskan bahwa model pembangunan yang efektif dapat dicapai dengan sinkronisasi dan keselarasan antara Perpres No. 59 Tahun 2017, Pergub No. 18 Tahun 2018, dan RPJMD Kabupaten Bandung.

Model ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas implementasi SDGs dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca juga:   Rektor Unpas Sambut Mahasiswa Asing Asal Tajikistan

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan

Setelah memaparkan hasil penelitiannya dan menjawab berbagai pertanyaan dari tim penguji, Wieky dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3,59 dan yudisium sangat memuaskan.

Ia menjadi lulusan ke-273 dalam Program Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas.

Dalam wawancaranya, Wieky menyampaikan harapannya terhadap model yang dikembangkannya.

“Harapan dari penelitian ini adalah bahwa model yang saya tawarkan dapat diterapkan dan dilaksanakan di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Wieky juga memberikan kesan positif terhadap pengalamannya selama menempuh studi di Unpas.

“Saya sangat puas dengan pelayanan, keramahan, dan kebaikan yang diberikan Unpas. Semoga ke depannya Unpas bisa menjadi lebih baik lagi,” tutupnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: doktor ilmu sosial unpaspascasarjana unpasunpas


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.