CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kebakaran Baru Landa Los Angeles, 500 Hektar Habis dalam Satu Jam

Hanna Hanifah
23 Januari 2025
kebakaran baru los angeles

Kebakaran baru kembali melanda wilayah Los Angeles pada Rabu (22/1/2025), membakar lebih dari 500 hektar lahan dalam waktu hanya satu jam setelah dilaporkan. (foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kebakaran baru kembali melanda wilayah Los Angeles pada Rabu (22/1/2025), membakar lebih dari 500 hektar lahan dalam waktu hanya satu jam setelah dilaporkan.

Kebakaran baru di Hughes dengan cepat menyebar dan melahap kawasan utara komunitas kecil Castaic, yang terletak di barat laut Los Angeles.

Perintah evakuasi telah dikeluarkan untuk sejumlah wilayah, sementara komunitas lain menerima peringatan evakuasi.

Menurut CalFire, dilansir dari Antara, kebakaran ini awalnya dilaporkan mencakup 50 hektar pada pukul 10.53 pagi waktu setempat (01.53 WIB), tetapi dengan cepat meluas hingga lebih dari 500 hektar pada pukul 12.15 siang (03.15 WIB).

Baca juga:   Bowo Mahasiswa FEB Unpas Ulas Manfaat Berorganisasi

Hingga saat ini, upaya pemadaman api masih berlangsung dan kebakaran belum dapat dikendalikan sepenuhnya.

Insiden ini menambah daftar panjang kebakaran hutan yang melanda wilayah Los Angeles sejak awal tahun.

Kebakaran pertama, yang dikenal sebagai Kebakaran Palisades, menghancurkan komunitas pesisir Pacific Palisades, sementara Kebakaran Eaton menghanguskan sebagian besar kota kaki bukit Altadena.

Baca juga:   Tiga Nama Pelatih Eropa Keturunan Indonesia yang Bisa Gantikan Shin Tae-yong

Kebakaran Palisades telah merenggut nyawa 11 orang, sementara Kebakaran Eaton menyebabkan 17 korban jiwa, di samping kehancuran besar yang memaksa banyak penduduk mencari tempat tinggal baru.

Setelah dua pekan upaya pemadaman besar-besaran, kedua kebakaran tersebut kini masing-masing telah terkendali 68 persen dan 91 persen.

Kerusakan ekologis akibat kebakaran ini juga signifikan. Habitat alami satwa liar hancur, meningkatkan risiko kepunahan bagi spesies yang terancam.

Para ilmuwan lingkungan memperingatkan bahwa pemulihan kawasan hutan yang terbakar akan membutuhkan waktu puluhan tahun.

Baca juga:   16 Dosen ITB Masuk Daftar World’s Top 2% Scientists 2025

Terutama untuk ekosistem yang kompleks seperti yang ada di California.

Otoritas terus mengingatkan warga untuk tetap waspada. Terutama karena ancaman kebakaran baru dapat muncul kapan saja akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kombinasi angin kencang, suhu tinggi, dan tingkat kelembapan yang rendah terus menjadi tantangan utama. Bagi upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan di kawasan ini.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: kebakaran los angeles


Related Posts

kebakaran los angeles
HEADLINE

Kebakaran California Selatan Meluas, KJRI Los Angeles Siaga untuk Bantu WNI

11 Januari 2025
kebakaran los angeles
HEADLINE

Kebakaran Dahsyat di Los Angeles: 11 Tewas, Ribuan Mengungsi

11 Januari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.