CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jersey Harimau Malaya Dikritik Fans

pri
30 Januari 2025
Jersey Harimau Malaya Dikritik Fans

Harga Tinggi, Desain Kurang: Harimau Malaya Dikritik. (www.footyheadlines.com)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Peluncuran jersey terbaru Harimau Malaya yang seharusnya menjadi momen kebanggaan berubah menjadi gelombang kritik hanya tiga hari setelah diperkenalkan ke publik.

Pada 23 Januari 2025, Puma resmi meluncurkan jersey baru Timnas Malaysia dengan harapan memicu semangat baru di kalangan penggemar sepak bola. Namun, langkah yang diharapkan membawa antusiasme ini justru menuai kekecewaan.

Kritik Harga dan Desain

Jersey kandang berwarna kuning dan jersey tandang berwarna hitam dijual dengan harga RM319 per buah (sekitar Rp1.100.000,00). Harga tersebut dianggap terlalu mahal oleh banyak penggemar. Meski menggunakan teknologi ULTRAWEAVE Puma yang diklaim memberikan kenyamanan bagi pemain, desain jersey tetap tidak mampu memenuhi ekspektasi publik.

Ahmad Suffian Mamat, mantan pejabat khusus tim presiden Football Association of Malaysia (FAM), melalui akun X (sebelumnya Twitter), mengungkap bahwa jersey tersebut bersifat sementara.

Baca juga:   Alasan Navbahor Rekrut Timur Kapadze: Mantan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Resmi Melatih di Uzbekistan

“Saya mendapat konfirmasi dari sumber di Kelana Jaya. Jersey yang diluncurkan ini hanya sementara. Jersey resmi baru akan dirilis pada Agustus/September 2025,” tulisnya.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan netizen yang mempertanyakan alasan peluncuran jersey sementara jika desain resmi belum siap.

Kritik Terhadap Promosi

Selain harga dan desain, materi promosi jersey juga menjadi sorotan. Banyak penggemar membandingkan peluncuran jersey Malaysia dengan negara lain seperti Indonesia yang pada hari yang sama merilis jersey baru dengan presentasi yang dinilai lebih profesional.

“Impresi pertama itu penting. Peluncuran ini sangat mengecewakan, desainnya tidak menarik, dan harganya terlalu tinggi. Ini impresi buruk bagi Puma dan FAM,” ujar Iskandar Rashdan, seorang penggemar sepak bola.

Pengguna media sosial lainnya, Syami, menyoroti kualitas promosi yang dianggap amatir. Ia menyatakan bahwa strategi pemasaran FAM jauh tertinggal dibandingkan federasi sepak bola negara lain.

Baca juga:   Pau Marti Vicente: Malaysia Harusnya Lolos ke Semifinal Piala AFF

“Tim nasional membawa nama Malaysia, tetapi yang mengelola ini seperti mengurus liga sosial. Banyak desainer grafis di liga sosial yang lebih berbakat dibanding tim FAM,” tulisnya di X.

Tanggapan FAM dan Puma

Hingga kini, baik FAM maupun Puma belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik tersebut. Namun, dalam peluncuran jersey, Presiden FAM, Tan Sri Hamidin Mohd Amin, menegaskan bahwa kerja sama dengan Puma adalah babak baru bagi sepak bola Malaysia.

“Dengan inovasi dan pengakuan global Puma, kami berharap dapat memperkuat hubungan antara tim nasional dan pendukungnya. Bersama, kami ingin membangun budaya sepak bola yang lebih hidup di Malaysia,” ujar Hamidin.

Managing Director Puma Asia Tenggara, Sanjay Roy, menambahkan bahwa jersey ini dirancang dengan teknologi terkini untuk memastikan kenyamanan dan performa pemain.

Baca juga:   Menulis, Self Citation, dan Integritas Akademik

Harapan Penggemar

Kontroversi ini mencerminkan ekspektasi tinggi penggemar terhadap FAM dan Puma. Sebagai simbol kebanggaan nasional, jersey tim Harimau Malaya bukan hanya tentang performa di lapangan, tetapi juga representasi Malaysia di mata dunia.

Para penggemar berharap FAM dapat belajar dari kritik ini dan memberikan yang terbaik. Dengan janji peluncuran jersey resmi pada Agustus atau September 2025, publik menunggu apakah FAM dan Puma mampu menebus kekecewaan atau justru memperpanjang daftar kritik terhadap pengelolaan sepak bola nasional.

Peluncuran jersey sementara ini memang menyisakan rasa kecewa bagi banyak penggemar. Namun, peluang masih terbuka lebar bagi FAM dan Puma untuk memperbaiki citra mereka dan memberikan kebanggaan bagi para pendukung Harimau Malaya.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Harimau MalayajerseyKritiktimnas malaysia


Related Posts

Erick Thohir: STY dan Pemain Harus Evaluasi!!!
HEADLINE

Tuduhan Tak Berdasar: Media Malaysia MYNewsHub Sebut Erick Thohir Sebagai Dalang Utama Laporan Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Kepada FIFA

16 Februari 2026
Foto: DW (News)
HEADLINE

7 Pemain Malaysia Terancam Gugat FAM Usai Dihukum FIFA

11 November 2025
Foto: fam.org.my
HEADLINE

Jurnalis Malaysia Bongkar Skandal Naturalisasi: “FAM dan TMJ Tak Bisa Menipu FIFA”

7 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.