CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dokter Saraf: Cegah Penyakit Tumor Otak dengan Pola Hidup Sehat

Hanna Hanifah
14 Februari 2025
Penyakit Tumor Otak

ilustrasi. (foto: alodokter.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dokter spesialis saraf dr. Diorita Dyah Prayanti, Sp.S menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit tumor otak yang bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Pada dasarnya, tubuh kita terdiri dari sel-sel yang diatur oleh gen. Pada tumor, ada ketidakseimbangan antara gen yang menumbuhkan tumor dan yang menekan tumor,” kata Diorita, dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan bahwa ketidakseimbangan ini menjadi penyebab utama munculnya penyakit tumor otak.

Kepala Divisi Onkologi RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono menjelaskan bahwa tumor otak terjadi akibat pertumbuhan sel yang berlebihan pada otak akibat mutasi pada gen yang mengatur pertumbuhan sel tersebut.

Baca juga:   Manfaat Kopi Bagi Kesehatan, Pecinta Kopi Wajib Simak!

Dalam dunia saraf, tumor otak digolongkan berdasarkan derajat agresivitasnya, mulai dari tingkat (grade) 1 yang berkembang lambat hingga tingkat 4 yang sangat agresif.

Diorita menambahkan bahwa tidak semua tumor berkembang menjadi kanker.

“Tumor yang ada tidak selalu berarti kanker, tapi kanker terbentuk dari tumor yang ganas. Kanker biasanya lebih agresif dalam perkembangannya,” jelasnya.

Baca juga:   Garut Gempa Dangkal Akibat Aktivitas Sesar Garsela

Faktor genetik disebut sebagai penyebab utama seseorang terkena kanker. Meski begitu, pola hidup sehat tetap berperan penting dalam mencegah terjadinya tumor otak.

Menurut Diorita, perbedaan antara tumor jinak dan ganas tidak dapat langsung ditentukan melalui pemeriksaan radiologi seperti CT scan atau MRI.

“Diagnosis pasti baru bisa diketahui setelah pemeriksaan patologi anatomi dari jaringan tumor yang diambil,” ujarnya.

Kasus Penyakit Tumor Otak di Indonesia

Di Indonesia, data prevalensi tumor otak masih terus dikumpulkan. Namun, di negara lain seperti Korea dan Amerika Serikat, jumlah kasus tumor otak mencapai sekitar 10.000 kasus per 49 juta orang.

Baca juga:   Kampanye Pilkada, Politik Uang, dan Hoax

“Tumor otak dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa, dengan gejala yang bervariasi mulai dari kejang, sakit kepala, hingga gangguan perkembangan pada anak-anak,” ungkap Diorita.

Meski gejala umum tumor otak berupa nyeri kepala hebat, Diorita mengingatkan agar masyarakat tidak langsung panik.

“Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tidak panik dan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala tersebut,” katanya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Penyakit Tumor Otak


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.