CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kebun Binatang Bandung Terapkan Teknologi Insenerator untuk Pengolahan Sampah

Budi Arif
18 Februari 2025
teknologi insenerator

Setelah melewati beberapa pekan, Kebun Binatang Bandung disita Kejati Jabar setelah mendapatkan surat penetapan sita dari Pengadilan Tipidkor Bandung. (foto: rif/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Untuk mengurangi sampah organik di Kebun Binatang Bandung, kini telah memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dengan menggunakan teknologi insenerator atau pembakaran.

Marketing Komunikasi Kebun Binatang Bandung Sulhan Syaf’i mengatakan, kehadiran TPST di Kebun Binatang Bandung tersebut tidak lain halnya untuk mendukung pengendalian sampah.

“Sampah-sampah yang dihasilkan, akan diproses menggunakan teknologi insenerator atau dengan cara dibakar. Ada kotoran hewan, daun-daun dan sampah lainnya,” ucap Sulhan Syaf’i.

Baca juga:   Melihat Harimau Siberia dan Bengala dari Dekat di Kebun Binatang Bandung

Dengan adanya ini Sulhan mengatakan, Insenerator salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan sampah yang dihasilkan di kawasan Kebun Binatang Bandung. Sampah yang diproses, nantinya akan menjadi pupuk.

“Maksimum pembakaran mesin berada dikisaran 800 hingga 1.000 titik panas. Tetapi ketika sudah mencapai titik panas 800 atau 1000, hilang asapnya. Dan ini termanfaatkan, si abunya nanti untuk dijadikan pupuk,” katanya.

Baca juga:   Pekerja Perempuan di Kebun Binatang Bandung Diberi Apresiasi

Ia harap dengan teknologi ini, Kebun Binatang Bandung dapat menyelesaikan satu ton sampah dalam waktu tiga jam saja. Terpenting adalah tidak lagi membuang sampah ke TPS.

“Satu ton, mungkin satu ton lebih. Karena ini kapasitas yang mesin ini satu ton itu cuma tiga jam mereka bakarnya. Tiga jam bisa dibakar dengan kapasitas mesin ini. Jadi semua sampah kita tarik kesini,” imbuhnya.

Baca juga:   Bandung Zoo Dibuka Gratis, Ribuan Warga Padati Kebun Binatang

Kebun Binatang Bandung akan terus melakukan sosialisasi kepada para pengunjung agar membuang sampah ke tempat yang telah disiapkan sesuai dengan jenis sampah.

“Kita juga menghimbau ke pengunjung untuk buang sampah pada tempatnya. Ke para pendagang, kita menertibkan agar jangan menggunakan wadah sekali pakai. Itu yang akan mengurangi volume sampah disini,” pungkasnya. (rif)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: kebun binatang bandungteknologi inseneratorTPSTTPST Kebun Binatang Bandung


Related Posts

Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
Operasional Bandung Zoo
PASBANDUNG

Gubernur Dedi Mulyadi Lunasi Dua Bulan Gaji Karyawan Bandung Zoo Sekaligus

6 April 2026
harimau benggala
HEADLINE

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.