CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Observatorium Boscha Bersiap Pantau Hilal Ramadan 1446 H

Uby
28 Februari 2025
observatorium boscha

Sejumlah peneliti di Observatorium Boscha, Lembang, Kab Bandung Barat, mulai melakukan persiapan untuk pengamatan hilal awal Ramadan, Jumat (28/2/2025). (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sejumlah peneliti di Observatorium Boscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai melakukan persiapan untuk pengamatan hilal awal Ramadan pada Jumat pagi (28/2/2025).

Mereka memasang dan memeriksa teropong bintang, yang akan digunakan untuk mengamati hilal sejak matahari terbenam hingga bulan terbenam.

Selain di Boscha, pengamatan hilal juga dilakukan di beberapa titik lain, seperti Aceh, Riau, Yogyakarta, dan Bandung. Faktor cuaca menjadi tantangan utama dalam pemantauan ini.

Baca juga:   Banjir 1 Meter di Dayeuhkolot, Warga Kesulitan Beraktivitas

Pemasangan Teleskop untuk Mengamati Konjungsi Bulan

Tim peneliti, yang terdiri dari staf Observatorium Boscha dan mahasiswa Astronomi ITB, telah memasang sejumlah teleskop di area perbukitan Boscha.

Semua peralatan dihubungkan melalui transmisi. Sehingga data bisa dipantau secara langsung.

“Kami menyiapkan dua teleskop di luar dan satu di dalam ruangan untuk pengamatan hilal tahun 1446 Hijriah. Namun, faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap hasil pengamatan,” ujar Agus Triono, staf peneliti Observatorium Boscha.

Baca juga:   BMKG Prediksi Hingga Pekan Depan Masih Potensi Cuaca Esktrem

Untuk mempermudah pengamatan, teleskop refraktor dipasang dengan sistem monting otomatis. Yang memungkinkan kontrol melalui komputer.

Metode Hisab dan Rukyat Jadi Acuan

Pengamatan hilal di Indonesia menggunakan metode hisab dan rukyat, yang mensyaratkan terjadinya konjungsi atau kedudukan bulan sejajar. Dengan matahari sebelum awal bulan Islam ditetapkan.

Boscha menjadi salah satu lokasi acuan bagi para ulama dan pemerintah dalam menentukan awal Ramadan. Pengamatan telah dilakukan sejak dua hari lalu dan akan terus berlangsung hingga malam nanti.

Baca juga:   Kualifikasi Piala Dunia Zona Concacaf, Kanada Kalahkan Jamaika

“Hari ini cuaca mendung, yang cukup mempengaruhi pengamatan secara langsung,” tambah Agus Triono.

Hasil dari pengamatan di Boscha dan lokasi lainnya akan menjadi pertimbangan pemerintah dalam sidang isbat. Untuk menetapkan hari pertama puasa Ramadan 1446 Hijriah. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: observatorium boscha


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.