CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Fenomena AI: Animasi Ghibli Buatan AI Banjiri Media Sosial

Hanna Hanifah
27 Maret 2025
ghibli

Media sosial kini dipenuhi dengan gambar animasi ala Studio Ghibli, hasil dari teknologi kecerdasan buatan (AI) dari OpenAI GPT-40. (foto: variety.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Media sosial kini dipenuhi dengan gambar animasi ala Studio Ghibli, hasil dari teknologi kecerdasan buatan (AI).

Fenomena ini terjadi setelah OpenAI meluncurkan GPT-4o, model AI terbaru yang diklaim mampu menghasilkan gambar. Dengan akurasi dan realisme tinggi, termasuk dalam gaya animasi khas Ghibli.

Studio Ghibli sendiri dikenal sebagai rumah produksi di balik film-film legendaris seperti Spirited Away, My Neighbor Totoro, dan Howl’s Moving Castle.

Dengan kecanggihan AI terbaru ini, banyak pengguna yang bereksperimen menciptakan gambar bergaya Ghibli. Dan membagikannya di media sosial hingga viral.

Baca juga:   Unpad Gelar Pelatihan Desainer Multimedia Madya untuk Para Dosen, Ini Tujuannya

CEO OpenAI, Sam Altman, ikut meramaikan tren ini dengan membagikan versi dirinya dalam gaya Ghibli di platform X (sebelumnya Twitter).

Ia bahkan mengubah foto profilnya menjadi avatar animasi AI. Unggahannya mendapat respons luas. Termasuk dari CEO X, Elon Musk, yang ikut membagikan gambar dirinya dalam nuansa animasi serupa.

Namun, di tengah popularitas tren ini, muncul perdebatan mengenai dampak AI terhadap industri kreatif.

Baca juga:   Maman Lulus Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Angkat Isu UMKM

Sebelumnya, lebih dari 400 tokoh Hollywood, termasuk Ben Stiller dan Paul McCartney, menandatangani petisi yang menentang penggunaan AI. Dalam seni tanpa kredit yang layak bagi pencipta aslinya.

OpenAI sendiri menyatakan komitmennya untuk terus memperbaiki kebijakan dalam penggunaan teknologi ini.

Sementara itu, Studio Ghibli memilih untuk tidak berkomentar mengenai tren ini.

Baca juga:   Pelatih Venezia Frustrasi Berat, Jay Idzes dkk Ambruk

Namun, salah satu pendirinya, Hayao Miyazaki, sejak lama menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap animasi berbasis AI.

Dalam wawancara tahun 2016, ia menyebut teknologi ini sebagai “penghinaan terhadap kehidupan itu sendiri”. Dan menegaskan bahwa ia tidak akan pernah menggunakan AI dalam karyanya.

Terlepas dari kontroversinya, fenomena ini menunjukkan bahwa keajaiban Studio Ghibli masih begitu diminati. Kini dengan sentuhan teknologi digital yang semakin berkembang. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: animasi ghubliChatGPTgambar aighibliOpenAIstudio ghibli


Related Posts

GPT-5.5 Instant
HEADLINE

OpenAI Rilis GPT-5.5 Instant, Fokus pada Akurasi dan Konteks

6 Mei 2026
openAI Sora
HEADLINE

OpenAI Resmi Hentikan Sora, Layanan Video AI Generatif Dihentikan

25 Maret 2026
prompt ramadhan
HEADLINE

Prompt Ramadhan di ChatGPT Indonesia Naik 85 Persen

27 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.